Membersihkan Rumah Bersama Anak

Membersihkan Rumah Bersama Anak

Ayo mulai mengajarkan anak untuk membersihkan rumah dan memberskan rumah sejak dini. Hal ini akan mengembangkan rasa tanggung jawabnya setelah dewasa nanti

membersihkan rumah

Membersihkan rumah bersama anak, mengembangkan rasa tanggung jawab mereka

Pernah punya pengalaman sulit mengajak anak-anak membersihkan rumah terutama kamarnya sendiri? Wah…berarti Anda tidak sendirian kok. Banyak orangtua lain juga mengalami hal yang sama. Rasanya sudah 1000 kali diberitahu, tapi sepulang kantor, Anda tetap menemukan kamar mereka super berantakan. Kesal…pastilah begitu perasaan Anda, tetapi menurut sebuah penelitian terakhir, mengajari anak membersihkan rumah dapat membantu anak-anak menjadi bertanggung jawab dan menjadi dewasa.

Dalam artikel berjudul “7 Trik Melatih Anak Membersihkan Rumah” yang dimuat pada 28 November 2009 di vivanews.com, Petti Lubis dan Lutfi menulis, penugasan bisa dimulai dengan meminta si kecil merapikan mainannya setelah selesai bermain. Dengan cara ini bisa secara otomatis melatih ketrampilan mengatur barang sekaligus melatih mereka belajar menghormati orang lain.

673519_blue_house

Charlie Taylor, Kepala Sekolah di salah satu Sekolah Dasar di AS, dan penulis buku ‘The Secrets to Having a Much Better Behaved Child’, juga mengatakan, penugasan-penugasan kecil untuk anak bisa dimulai sejak mereka berusia 3 tahun. Karena akan lebih mudah melatih mereka ketika usianya masih muda.

“Dengan cara ini bisa melatih mereka membangun rasa tanggung jawab,” katanya seperti dikutip dari mirror.co.uk life and style.

Caranya tentu beragam, mulai dari menetapkan rutinitas untuk melatih tanggung jawab, memberikan pujian bila anak rajin membersihkan rumah (tapi bukan menyuap lho), hingga memberi contoh cara beres-beres dan membuat tim kerja dengan anak.

Membersihkan Rumah Bersama Anak

Khusus untuk memberikan pujian, Profesor Julian Elliot berpesan: “Jangan membayar anak-anak untuk melakukan tugas,” kata profesor dari Durham University’s School of Education. Berdasarkan penelitian menunjukkan bahwa tidak satupun anak akan bekerja setelah mereka diberikan bayaran. Lebih baik berikan pujian, terutama jika mereka membantu tanpa diminta, biarkan mereka bangga dengan pekerjaan dilakukan dengan baik.

Jadi tunggu apa lagi, segera beri contoh dan buat tim kerja serta jadwal membersihkan rumah bersama si kecil. Awalnya mereka hanya senang untuk bermain atau mungkin malas-malasan. Tapi jika Anda dapat menciptakan suasana yang seru saat membersihkan rumah, mereka akan segera belajar dari rutinitas ini.

Liburan rumah bersih saat mudik Membersihkan Rumah Secara Gotong Royong

Sebagaimana dikutip dari The Canadian Homeschooler, mengajari anak melaksanakan pekerjaan rumah juga dapat meningkatkan kemampuan berorganisasi. Menjaga rumah tetap rapi bukan hanya tentang daftar tugas semata, namun juga rangkaian sikap tanggungjawab di mana-mana saja barang yang dibersihkan ini berada. Ini adalah pelajaran dalam organisasi, dan pelajaran yang mudah diadaptasi oleh anak-anak.

Anak-anak kita akan belajar betapa pentingnya melakukan apa yang diberikan kepada mereka. Ini mengajarkan tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas, serta juga mengasah ketekunan dan memastikan mereka telah melakukan yang terbaik yang mereka bisa.

Agar dapat menyelesaikan tugas rumah tangga, anak-anak harus belajar untuk mendengarkan tugas yang diberikan kepada mereka, dan mengikuti instruksi yang diberikan kepada mereka. Ini adalah peluang besar untuk mengembangkan keterampilan mendengarkan yang berkualitas atau juga untuk menemukan solusi untuk membantu anak-anak mendapatkan informasi itu dengan cara lain.

Selain itu, mengerjakan pekerjaan rumah adalah kerja tim. Jika satu orang harus menangani semuanya sendiri, itu rasanya tidak adil dan akan lebih sulit. Mendorong dan saling membantu menyelesaikan tugas adalah cara luar biasa untuk mengembangkan keterampilan kerja tim yang berkualitas.

Dengan membiarkan anak mengerjakan pekerjaan rumah, orangtua juga sekaligus mengasah keterampilan motorik kasar dan halus si kecil. Karena hampir semua tugas melibatkan gerakan fisik. Tugas seperti menyapu dan menyedot debu membutuhkan pengembangan keterampilan otot yang besar, sedangkan sesuatu seperti mencuci piring mungkin membutuhkan keterampilan motorik yang lebih kecil dan penggunaan jari saja. Ini cara yang bagus untuk mengembangkan kebugaran si kecil.

Mengajari anak melaksanakan pekerjaan rumah akan membuat ia memiliki keterampilan hidup dan etos kerja yang akan jadi bekalnya di masa depan. Memberi mereka keterampilan dasar untuk menjadi rajin dan tekun sangat membantu kemampuan mereka untuk memiliki rumah yang bersih ketika mereka besok hidup sendiri dan mandiri.

Maka, mulailah tangga kesuksesannya sedini mungkin, mulai dari sekarang. Selamat membelajarkan anak kita, Parents!

Share on Facebook atau G+ jika Anda merasa artikel mengenai membersihkan rumah bersama anak ini bermanfaat. Join Komunitas Keluarga Indonesia di G+ untuk mengikuti update info dari kami dan berdiskusi dengan para Keluarga Indonesia

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

pangesti

app info
get app banner