TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Kisah Nyata:"Merawat Dua Anak dengan Jarak Usia Dekat, Tak Mudah namun Tak Boleh Menyerah!"

Bacaan 3 menit
Kisah Nyata:"Merawat Dua Anak dengan Jarak Usia Dekat, Tak Mudah namun Tak Boleh Menyerah!"

Pandangan dan informasi yang diceritakan di dalam artikel ini merupakan pendapat penulis dan belum tentu didukung oleh theAsianparent atau afiliasinya. TheAsianparent dan afiliasinya tidak bertanggung jawab atas konten di dalam artikel atau tidak bisa diminta pertanggungjawaban untuk kerusakan langsung atau tidak langsung yang mungkin diakibatkan oleh konten ini.

Mungkin mendapat kabar kehamilan anak pertama adalah hal yang paling dinantikan setiap pasangan suami istri, begitulah yang terjadi pada aku dan suami kehadiran anak benar-benar mengubah hidup kami.

Tapi tidak lama berselang anak pertama masih berumur 10bulan tiba-tiba aku merasakan tanda kehamilan lagi, sampai akhirnya aku beranikan diri untuk test kehamilan dan hasilnya “positif”.

Kisah Nyata:Merawat Dua Anak dengan Jarak Usia Dekat, Tak Mudah namun Tak Boleh Menyerah!

Rasanya berbeda saat mendapat kabar kehamilan kedua ini, seperti campur aduk dalam hati, disatu sisi bahagia karena ada bayi kecil (kehidupan baru dari Tuhan) di diriku.

Di sisi lain aku dan suami mengkhawatirkan apa dampaknya bagi anak pertama kami yang masih berumur 10bulan? Yang seharusnya butuh perhatian kami sepenuhnya, yang sedang dalam masa perkembangan butuh full support dari kami, yang masih butuh dimanja oleh orang tuanya.

“Pentingnya Support Suami dan Keluarga”

Kisah Nyata:Merawat Dua Anak dengan Jarak Usia Dekat, Tak Mudah namun Tak Boleh Menyerah!

Selama kehamilan kedua ini, aku cuma bisa menyesal dan menangis tapi berkat dukungan suami yang menguatkan kalau kita pasti bisa membagi kasih sayang secara adil, aku jadi yakin dan percaya pada kehamilan ku.

Sampai akhirnya tibalah hari H kelahiran anak keduaku, melihat wajah kecilnya aku semakin kuat dan percaya kalau aku bisa menjadi orang tua yang adil. Ditambah keluarga besar kita yang juga selalu memberi dukungan dan perhatian seperti menanyakan kabar, menawarkan jika butuh bantuan.

Bahkan walaupun terlihat sederhana tapi menurut aku sangat menguatkan seperti melemparkan pujian “Hebatnya bisa urus 2 anak sendiri”.

“Keseruan Mempunyai Dua Anak Dengan Umur Berdeketan”

Kisah Nyata:Merawat Dua Anak dengan Jarak Usia Dekat, Tak Mudah namun Tak Boleh Menyerah!

Hari demi hari berlalu sekarang anak pertama aku sudah berusia 27 bulan dan anak kedua berusia 8 bulan. Setiap harinya selalu ada tantangan baru di hidup entah anak pertama yang tiba-tiba tantrum, anak ke 2 yang sedang MPASI mengalami GTM, anak pertama yang cemburu saat aku sedang mengASIhi anak ke 2, atau bahkan tantangan terberat saat salah satu anak sakit pasti menular dengan cepat ke anak satunya.

Kebayangkan gimana rewelnya anak saat sakit? Tapi ternyata punya 2 anak dengan jarak umur dekat tidak semenakutkan yang aku pikirkan selama aku yakin bisa membagi kasih sayang dan perhatian dengan adil seperti keduanya selalu mendapat ciuman sayang dari aku dan suami setiap harinya.

Keduanya juga full aku yang rawat dari memandikan sampai memberi makan tanpa ada perbedaan, lalu si kakak yang selalu aku ajarkan untuk menyayangi adiknya dan begitu juga sebaliknya.

“Stop Mengeluh”

Kisah Nyata:Merawat Dua Anak dengan Jarak Usia Dekat, Tak Mudah namun Tak Boleh Menyerah!

Dari pengalaman yang aku dapat selama 8bulan ini mengurus 2 anak, ini kuncinya jangan stress enjoy aja dalam menjalani setiap harinya, jangan over thinking yang berlebihan, stop mengeluh dan kalau memang ada saatnya aku jenuh dengan kehidupan dalam mengurus dua anak, aku minta me time ke suami di weekend (saat suami libur kantor) walapun hanya 1-2jam untuk ke salon atau berolahraga tapi cukup membantu untuk mengembalikan mood aku dalam kembali menghadapi hari senin bersama anak-anak.

 

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

jessica margaretha

  • Halaman Depan
  • /
  • Kisah Nyata Parents
  • /
  • Kisah Nyata:"Merawat Dua Anak dengan Jarak Usia Dekat, Tak Mudah namun Tak Boleh Menyerah!"
Bagikan:
  • "Istriku Melahirkan Anak Orang Lain karena Diperkosa, Aku Harus Apa?" Curhat seorang Suami

    "Istriku Melahirkan Anak Orang Lain karena Diperkosa, Aku Harus Apa?" Curhat seorang Suami

  • #CurhatBunda : “Pengalaman Melahirkan yang Mendebarkan Demi Bertemu Bayi Saya”

    #CurhatBunda : “Pengalaman Melahirkan yang Mendebarkan Demi Bertemu Bayi Saya”

  • “Susahnya Menjadi Seorang Ibu, Saya Baru Merasakannya Sekarang”

    “Susahnya Menjadi Seorang Ibu, Saya Baru Merasakannya Sekarang”

  • "Istriku Melahirkan Anak Orang Lain karena Diperkosa, Aku Harus Apa?" Curhat seorang Suami

    "Istriku Melahirkan Anak Orang Lain karena Diperkosa, Aku Harus Apa?" Curhat seorang Suami

  • #CurhatBunda : “Pengalaman Melahirkan yang Mendebarkan Demi Bertemu Bayi Saya”

    #CurhatBunda : “Pengalaman Melahirkan yang Mendebarkan Demi Bertemu Bayi Saya”

  • “Susahnya Menjadi Seorang Ibu, Saya Baru Merasakannya Sekarang”

    “Susahnya Menjadi Seorang Ibu, Saya Baru Merasakannya Sekarang”

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti