TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

6 Sekolah ini Melarang Muridnya Merayakan Ulang Tahun di Sekolah, Simak Alasannya

Bacaan 3 menit
6 Sekolah ini Melarang Muridnya Merayakan Ulang Tahun di Sekolah, Simak Alasannya

6 sekolah ini melarang perayaan ulang tahun di sekolah, demi menghindari terjadinya kecemburuan sosial, dan juga perbandingan di kalangan teman.

Di Singapura, beberapa SD memberlakukan kebijakan melarang perayaan ulang tahun di sekolah secara mewah. Kebijakan ini memicu protes dari orangtua murid, namun pihak sekolah tetap bergeming.

Seperti diberitakan oleh The New Paper, setidaknya enam sekolah memberlakukan kebijakan ini. Yakni Dazhong Primary School, Pei Chun Public School, Geylang Methodist School (SD), Oasis Primary School, Springdale Primary School dan Riverside Primary School.

Sekolah-sekolah ini mengaku, mereka menerapkan kebijakan tersebut demi mencegah para murid membuat perbandingan antara mereka yang berasal dari keluarga kaya dengan yang miskin. Selain itu, kebijakan ini juga bertujuan untuk menghindari konsumsi junk food dan kemungkinan alergi makanan pada murid.

Sementara itu, Kementerian Pendidikan Singapura tidak memiliki kebijakan terkait hal ini, mereka menyerahkan sepenuhnya pada masing-masing sekolah.

Beberapa orangtua murid yang bersekolah di tempat yang menerapkan kebijakan tersebut mengaku tidak senang. Mereka biasa merayakan ulang tahun anaknya saat TK, dan ingin kebiasaan itu dilanjutkan di SD.

Seorang ibu bernama Betha Bhanu, memiliki putra yang bersekolah di SD Springdale kelas 2. Dia biasa memperingati ulang tahun sang anak, dengan mengirimkan goody bag berisi mainan dan makanan kecil pada teman sekelas. Dengan tambahan balon dan kue ulang tahun.

“Dia bisa merayakan ulang tahun di TK, jadi saya tidak mengerti mengapa ia tidak dibolehkan melakukannya sekarang,” kata Betha.

Pada bulan Januari, Oasis Primary mengirimkan pesan pada orangtua agar tidak mengadakan perayaan ulang tahun di sekolah. Karena perayaan tersebut pasti akan melibatkan makanan, pihak sekolah khawatir akan menimbulkan alergi pada anak-anak.

Ong-Chew Lu See, Kepala Sekolah Oasis menyatakan, bahwa pihak sekolah kuatir para siswa akan mulai membandingkan temannya yang mampu dan tidak mampu. Karena itulah kebijakan ini dibuat.

“Kami ingin murid-murid kami membangun pertemanan yang berkualitas di dalam kelas, kami tidak ingin mendorong mereka untuk membuat perbandingan,” tambahnya.

Pada bulan yang sama, Springdale Primary juga memberitahu para orangtua untuk tidak mengirimkan goody bags atau hadiah lain pada anak-anak di sekolah.

Sebuah panduan telah diterapkan pada SD Riverside sejak sekolah itu dibuka pada tahun 2013. Dibanding merayakan dengan kue, paket hadiah, dan benda-benda lain yang dibawa ke sekolah. Para siswa memperingati ulang tahun dengan cara sederhana dan bermakna, dengan cara menyanyikan lagu selamat ulang tahun di kelas.

Sharon Siew, Kepala Sekolah Riverside mengatakan, mayoritas orangtua menyetujui perayaan ulang tahun secara sederhana ini. Yang juga mendukung pola hidup sehat, dengan mengurangi konsumsi junk food dan menanamkan budaya kesederhanaan dan penghargaan.

“Ada orangtua yang menunjukkan cintanya dengan cara merayakan ulang tahun dengan mewah, tapi orangtua lain mencintai anaknya dengan cara lebih sederhana,” ujar Sharon.

“Para orangtua mengatakan bahwa kebijakan ini bisa menghindari terjadinya kecemburuan sosial,” tambahnya.

Nur Azlina memiliki dua orang anak yang bersekolah di SD Riverside. Dan ia menyukai kebijakan yang diterapkan sekolah tersebut.

“Anak-anak sudah mulai membuat perbandingan pada usia dini. Hal ini membuat orangtua dengan latar belakang berbeda mengalami kesulitan,” ungkapnya.

Nah, Parents, meski belum ada kebijakan serupa di Indonesia. Tidak ada salahnya Anda mulai menghindari kebiasaan merayakan ulang tahun di sekolah. Selain menghindari kecemburuan sosial, Anda juga bisa menanamkan empati sejak dini pada anak.

Semoga bermanfaat.

 

Baca juga:

Stop Mengantarkan Barang Anak yang Ketinggalan di Rumah ke Sekolah, Ini Alasannya

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • 6 Sekolah ini Melarang Muridnya Merayakan Ulang Tahun di Sekolah, Simak Alasannya
Bagikan:
  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti