TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Viral foto bocah packing baju untuk isolasi, lakukan ini saat anak positif COVID-19

Bacaan 4 menit
Viral foto bocah packing baju untuk isolasi, lakukan ini saat anak positif COVID-19

Viral foto bocah dijemput oleh petugas medis dengan mengemas barangnya sendiri untuk isolasi. Sebagai orangtua, apa yang harus dilakukan jika anak positif COVID-19?

Belum lama ini sebuah foto yang menampilkan seorang anak kecil dijemput oleh petugas medis yang mengenakan APD lengkap membuat geger media sosial. Diketahui, anak yang berusia 7 tahun tersebut dijemput karena harus mengisolasi diri setelah dinyatakan positif Corona. Apa yang harus dilakukan jika anak positif COVID-19?

Tidak hanya orang dewasa dan lansia, anak-anak pun memiliki risiko untuk terinfeksi oleh Virus Corona. Namun penelitian menunjukkan bahwa gejala yang ditunjukkan oleh anak yang positif COVID-19 tidak separah orang dewasa.

Dilansir dari BBC, berdasarkan data yang ada dari Chinese Center for Disease Control and Prevention, anak-anak di bawah usia 19 tahun menyumbang 2% dari 72.314 kasus COVID-19 per Februari 2020.

Viral foto bocah packing baju untuk isolasi, lakukan ini saat anak positif COVID-19

Sementara pada pusat penelitian di Amerika Serikat melaporkan tidak ada kasus yang berbahaya di kelompok usia anak dalam 508 kasus pasien Corona.

Dokter spesialis anak di Rumah Sakit Khusus Anak Southampton, Sanjay Patel, menjelaskan bahwa kemungkinan orang dewasa terinfeksi Virus Corona lebih besar karena mereka lebih sering keluar rumah untuk bekerja atau melakukan hal lain sehingga mudah terpapar.

“Melihat kondisi sekarang dimana orangtua berdiam diri di rumah bersama anaknya, mungkin saja kita akan melihat kenaikan pada jumlah pasien usia anak,” ungkapnya.

Artikel terkait: Bayi satu tahun tertular COVID-19 setelah ayahnya berbelanja ke supermarket

Bocah 7 tahun positif COVID-19, kemasi barang-barang sendiri

Potret anak laki-laki dan petugas medis ini awalnya diunggah oleh akun @ridwanmandar, Ketua AJI Kota Mandar di Twitter. Tampak pada foto tersebut anak laki-laki itu membawa sebuah kresek putih berisi pakaian yang ia bawa untuk menjalani isolasi di rumah sakit.

“Bersama neneknya, bocah 7 tahun ini berdasarkan tes swab positif COVID-19. Dia ‘packing’ sendiri, menggunakan tas kresek menampung bawaannya, bekal di RS. Polman, Sulbar 5 Mei,” tulisnya.

Seperti yang telah diberitakan Liputan6, bocah tersebut disebut berasal dari Dusun Kandemeng, Desa Batulaya, Kecamatan Tinambung, Polman, Sulawesi Barat.

Viral foto bocah packing baju untuk isolasi, lakukan ini saat anak positif COVID-19

Foto tersebut dibagikan ulang di Facebook oleh akun Fauzan Mukrim. Ia menggambarkan suasana penjemputan bocah tersebut dan 12 orang pasien positif COVID-19 lainnya di Kandemeng.

“Saya berusaha membayangkan bagaimana perasaannya saat ia mengemas pakaiannya. Memilih sendiri mana yang harus ia bawa, dan kemudian membungkusnya dengan plastik. Mungkin ada ia menyelipkan mainan di situ. Sekadar untuk mengusir rasa bosan di tempat isolasi nanti.”

Diduga 12 orang pasien positif lainnya adalah anggota keluarga bocah, sementara satu orang sudah meninggal dunia beberapa hari sebelumnya. Anak itu terpapar virus setelah melakukan kontak dengan salah satu pasien positif lainnya yang disebut sebagai carrier penyebaran virus di Dusun Kandemeng.

Menurut Fauzan, penambahan pasien COVID-19 ini melambat di Jakarta akibat ditekan di sana-sini, tetapi di daerah-daerah kecil lain di luar Jakarta, para pasien baru terus bermunculan.

“Semoga adik ini dan seluruh keluarganya, bisa bertahan dan segera pulih. Sudah terlalu penuh ruang pikiran kita dengan cerita-cerita sedih,” Fauzan menutup postingannya.

Artikel terkait: Duh! Satu keluarga terpapar COVID-19 diduga tertular dari baju sang ayah

Sebagai orangtua, apa yang harus dilakukan jika anak positif COVID-19?

Jika anak menunjukkan salah satu dari gejala berikut ini:

  • Demam
  • Batuk
  • Sakit tenggorokan
  • Napas pendek
  • Menggigil
  • Pegal linu
  • Sakit kepala
  • Kehilangan kemampuan mengecap rasa atau penciuman

Pertama, lakukan yang terbaik untuk tetap tenang dan jangan panik. Selanjutnya, Parents bisa menghubungi dokter.

Dokter akan memeriksa riwayat kesehatan anak anda sebelumnya dan bertanya apakah Anda atau si kecil sempat melakukan perjalanan ke luar negeri atau kontak dengan penderita COVID-19. Jawablah pertanyaan tersebut dengan jujur.

Viral foto bocah packing baju untuk isolasi, lakukan ini saat anak positif COVID-19

Jika tidak memungkinkan untuk mengunjungi dokter di klinik atau rumah sakit, manfaatkan fasilitas telemedis yaitu konsultasi dengan dokter melalui telepon atau aplikasi khusus kesehatan.

Pastikan anak tetap diam di rumah agak tidak terekspos kepada virus atau bakteri lainnya di luar rumah. Hal ini juga bertujuan agar anak tidak menyebarkan virus kepada orang lain. Jika dokter mendiagnosis anak dengan kemungkinan positif COVID-19, seluruh anggota keluarga juga diharuskan untuk isolasi mandiri.

Untuk merawat anak yang sakit, usahakan hanya satu orang saja yang melakukan kontak untuk meminimalisir penyebaran virus lebih luas. Anak yang sudah lebih besar bisa mengenakan masker di rumah agar dropletsnya tidak menyebar.

Apabila memungkinkan, anak yang sakit diusahakan memakai kamar dan kamar mandi yang terpisah dari anggota keluarga lainnya. Tetapi jika tidak mungkin bersihkan kamar mandi sesering mungkin dengan cairan disinfektan atau pembersih.

Orangtua juga harus memberikan dukungan moral untuk anak yang positif COVID-19. Beritahu bahwa ini bukan akhir dari segalanya, kemungkinan untuk sembuh dari infeksi Virus Corona cukup besar. Pemikiran yang positif dapat meningkatkan imunitas tubuh.

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Ajak anak untuk mengikuti semua instruksi dari petugas medis dan melakukan isolasi sesuai dengan peraturan.

Sumber: BBC, Liputan6, Kidshealth.org

Baca juga:

Waspada! Infeksi Virus Corona pada anak berkaitan dengan gejala penyakit kawasaki

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Annisa Pertiwi

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Viral foto bocah packing baju untuk isolasi, lakukan ini saat anak positif COVID-19
Bagikan:
  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti