TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

HAMIL SETELAH KEGUGURAN, YUK KITA PELAJARI SAMA SAMA

Bacaan 4 menit
HAMIL SETELAH KEGUGURAN, YUK KITA PELAJARI SAMA SAMA

Tips Cepat Hamil Pasca Keguguran

Posted On: 19 Agustus 2021

Posted By: Hermina Pandanaran

4 min read

Reviewed By: dr. Adi Rahmawan, Sp.OG

Tips Cepat Hamil Pasca Keguguran

Kehamilan adalah hal yang paling ditunggu-tunggu bagi sebagian besar pasangan suami istri. Sayangnya, kehamilan juga dapat menjadi hal yang traumatis apabila Sahabat Hermina pernah mengalami keguguran. Merencanakan untuk hamil kembali setelah keguguran tidaklah mudah. Akan ada banyak pertanyaan yang berkecamuk, misalnya kapan waktu yang tepat untuk kembali hamil, perlukah menjalani program hamil khusus setelah keguguran, serta berapa besar risiko keguguran untuk kedua kalinya.

Namun, jangan biarkan hal ini mematahkan semangat Sahabat Hermina. Setiap wanita yang mengalami keguguran tetap memiliki peluang untuk hamil kembali. Hanya saja, ada sejumlah hal yang perlu dicermati selama merencanakan kehamilan kembali.

Kapan bisa hamil lagi setelah keguguran?

Secara medis, tubuh wanita dapat kembali berovulasi (mengeluarkan sel telur) sekitar 2 minggu setelah keguguran. Tak hanya itu, seorang wanita juga aman untuk hamil kembali setelah 2-3 siklus menstruasi berulang. Kendati demikian, kehamilan bukan perkara kesiapan fisik saja. Kesehatan mental pun jadi pertimbangan penting ketika memutuskan ingin hamil kembali.

Hamil kembali setelah keguguran bergantung pada kondisi diri sendiri, yang terpenting seberapa hamil sudah dipersiapkan dengan konsumsi asam folat sebelum pembuahan bisa dalam waktu 1 hingga 3 bulan. Keguguran disebabkan mayoritas dikarenakan janin yang tidak sempurna, bukan seperti yang Sahabat Hermina pikirkan seperti terjatuh, terpleset, naik turun tangga, ataupun kecapekan. Faktor tersebut hanya menyumbang satu persen dari penyebab keguguran pada 3 bulan pertama. Sahabat Hermina juga harus percaya bahwa tubuh memiliki kemampuan luar biasa dalam membantu dirinya sendiri untuk pulih dalam kondisi setelah keguguran.

Bagaimana cara cepat hamil setelah keguguran?

Keguguran memang traumatis, tetapi percayalah bahwa Sahabat Hermina tetap bisa hamil kembali dengan kondisi yang lebih sehat. Jika Sahabat Hermina sudah siap untuk hamil kembali, ada beberapa cara yang bisa dicoba untuk bisa mendapatkan kehamilan yang sehat. Berikut beberapa cara cepat hamil setelah keguguran yang dapat dilakukan, di antaranya:

– Berkonsultasi pada dokter

Konsultasi sangat penting dilakukan untuk mengetahui apakah tubuh sudah siap untuk kembali menjalani masa kehamilan. Lakukan juga kunjungan ke dokter secara rutin ketika ingin hamil kembali setelah keguguran agar keadaan fisik dapat dipantau dengan baik. Terlebih jika Sahabat Hermina mengalami satu dari beberapa kondisi berikut, seperti:

Pernah mengalami keguguran dua kali atau lebih

Wanita dengan usia di atas 35 tahun

Mempunyai penyakit yang bisa memengaruhi kehamilan

Pernah mengalami masalah kesuburan

Jalani pola makan dengan gizi yang seimbang

Perbanyak konsumsi makanan agar cepat hamil seperti sayuran berdaun hijau, buah-buahan segar, protein, dan makanan yang kaya akan zat besi. Tidak lupa, minumlah vitamin kesuburan guna meningkatkan peluang kehamilan pasca keguguran. Perbanyak juga minum air mineral untuk menghindari dehidrasi serta menjaga tubuh tetap bisa melakukan tugasnya dengan baik.

– Rutin berolahraga

Berolahraga atau melakukan aktivitas fisik lainnya bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan di masa subur. Cara cepat hamil setelah keguguran yang satu ini juga diharapkan mampu mempercepat proses pembuahan. Sahabat Hermina bisa memulai dengan berjalan kaki, berenang, atau jogging. Paling tidak, lakukan olahraga 3 kali dalam seminggu.

– Berpikir tenang dan hindari stres

Keguguran dapat menimbulkan trauma dan stres apabila tidak ditangani dengan baik. Sangat wajar jika Sahabat Hermina memiliki ketakutan untuk hamil kembali setelah keguguran. Namun, cobalah untuk memberikan afirmasi positif pada diri sendiri. Pasalnya, stres sangat berdampak pada fungsi hormon dan ovulasi. Oleh karena itu, jika ingin hamil kembali setelah keguguran, jauhkan pikiran dari stres. Lakukan apa pun yang menyenangkan hati dan melegakan pikiran seperti menghabiskan lebih banyak waktu dengan pasangan.

– Menjaga berat badan tetap ideal

Kekurangan atau kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko Sahabat Hermina mengalami masalah kesuburan. Oleh karena itu, menjaga berat badan tetap ideal menjadi salah satu syarat untuk bisa cepat hamil setelah keguguran.

Kiat mencegah keguguran terjadi Kembali

Setelah mengalami keguguran, Sahabat Hermina mungkin akan fokus mencari program hamil demi merencanakan kehamilan selanjutnya. Akan tetapi, pastikan juga melakukan berbagai hal agar keguguran tidak terjadi kembali. Berikut adalah beberapa hal yang saya sarankan untuk mencegah keguguran di kemudian hari:

Melakukan pemeriksaan prakehamilan untuk mendeteksi risiko kehamilan sejak dini, termasuk kelainan

Mengendalikan gula darah, tekanan darah, berat badan, serta kondisi lain yang dapat memengaruhi kehamilan

Mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan mencukupi kebutuhan nutrisi

Aktif bergerak dan berolahraga

Suami pun dapat berperan aktif dengan beberapa cara. Antara lain berhenti merokok, mendampingi istri menjalani hidup sehat, dan menjaga berat badan ideal karena obesitas bisa menurunkan kualitas sperma dan akhirnya meningkatkan risiko keguguran.

Jika tubuh Sahabat Hermina dan pasangan sehat, serta faktor risiko lain sudah dikendalikan, maka kehamilan selanjutnya dapat direncanakan segera tanpa perlu menunda terlalu lama. Jadi, tidak perlu berkecil hati. Selalu ada kesempatan bagi Sahabat Hermina untuk mencoba kembali. Konsultasikan masalah kehamilan Sahabat Hermina pada Dokter Spesialis Kebidanan dan Penyakit Kandungan di RSU Hermina Pandanaran.

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

nabilla swayantika

  • Halaman Depan
  • /
  • Kisah Nyata Kehamilan
  • /
  • HAMIL SETELAH KEGUGURAN, YUK KITA PELAJARI SAMA SAMA
Bagikan:
  • Percaya setiap perkataan adalah doa ✨

    Percaya setiap perkataan adalah doa ✨

  • Perjalanan Hamil yang Tidak Sesuai Ekspektasi

    Perjalanan Hamil yang Tidak Sesuai Ekspektasi

  • Pengalaman melahirkan mengajar kan semua apa adany

    Pengalaman melahirkan mengajar kan semua apa adany

  • Percaya setiap perkataan adalah doa ✨

    Percaya setiap perkataan adalah doa ✨

  • Perjalanan Hamil yang Tidak Sesuai Ekspektasi

    Perjalanan Hamil yang Tidak Sesuai Ekspektasi

  • Pengalaman melahirkan mengajar kan semua apa adany

    Pengalaman melahirkan mengajar kan semua apa adany

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti