[Viral] Video perjuangan ibu dan anak bertahan dari hantaman tsunami Palu

[Viral] Video perjuangan ibu dan anak bertahan dari hantaman tsunami Palu

Sebuah video perjuangan ibu dan anak menyelamatkan diri di tengah hantaman gempa tsunami Palu dan Donggala beberapa waktu lalu, sangat menyentuh.

Masih jelas dalam ingatan kita bagaimana dahsyatnya gempa tsunami meluluhlantakkan kota Palu dan Donggala 28 September 2018 lalu. Berbagai cerita pilu tentang perjuangan para korban saat menyelamatkan diri pun banyak beredar di dunia maya. Termasuk rekaman video sang ibu yang berjuang menyelamatkan anakya di tengah hantaman ‘air bah’ berikut, yang banyak mendapat respon dari netizen.

gempa tsunami

Perjuangan ibu dan anak menyelamatkan diri di tengah gempa tsunami Palu

Jika Anda pernah menonton film The Impossible, mungkin video ini akan mengingatkan Anda dengan salah satu adegan saat Maria (Naomi Watts) dan anaknya, Lucas (Tom Holland) saling menyelamatkan satu sama lain di tengah gempa tsunami.

Sebuah rekaman video nyata ini juga memperlihatkan seorang ibu dan anaknya yang tengah berjuang menyelamatkan diri dari hantaman ‘air bah’ yang menyerang Palu beberapa waktu lalu.

Sang ibu yang terjebak di reruntuhan kayu itu pun diinstruksikan oleh seorang pria, untuk menaiki pohon yang ada di dekatnya. “Naik di pohon, Bu! Naik ke pohon saja, Bu! Pegang bambunya dulu, Bu!” teriak seorang pria yang hanya berjarak beberapa meter dari korban dan dipisahkan oleh air bah. Diduga, pria tersebut jugalah yang merekam video ini.

Sang ibu itu tidak sendiri. Ia juga berusaha menyelamatkan anaknya yang tak jauh darinya. Tak mau terpisah dari sang anak, ibu itu berusaha keras menaiki pohon di dekatnya sesuai instruksi.

Air bah terus mengaliri arusnya menghampiri tempat mereka. Sang pria meminta ibu itu dan anaknya untuk tetap bertahan ke tempat yang lebih aman.

“Ibu cepat bertahan di pohon, Bu! Ibu bertahan, Bu! Air akan kemari. Ayo cepat, Dek! Naik lagi yang lebih tinggi. Pegangan yang kuat!” teriak sang pria lagi pada ibu dan anaknya itu.

Sang anak yang diketahui bernama Eza itu pun sempat terdengar meminta tolong karena ketakutan dengan suasana mencekam tersebut.

Tonton videonya di sini:

Video tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama Maghfirah ASri pada 12 November lalu. Postingannya itu mendapat 96 komentar dan telah dibagikan sebanyak 1.391 kali. Syukurlah dalam postingannya, sang pemilik akun pun menuliskan bahwa ibu dan anak korban gempa tsunami itu selamat.

gempa tsunami

Artikel terkait: Terjebak reruntuhan bersama ibunya yang sudah meninggal, korban gempa ini selamat

Jumlah korban terakhir

Dikutip dari laman Kompas.com, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal yang ditemukan tercatat 2.256 orang yang seluruhnya sudah dimakamkan. Sementara, 1.309 orang dilaporkan hilang dan 4.612 orang luka-luka, serta sebanyak 223.751 orang yang mengungsi di 122 titik.

Proses pencarian dan evakuasi korban meninggal pun sudah dihentikan sejak 12 Oktober lalu.

gempa tsunami

Santunan untuk korban masih terus berdatangan

Bantuan demi bantuan memang masih terus disalurkan ke beberapa daerah berdampak gempa tsunami Palu dan Donggala.

Namun dikutip dari laman Kompas.com, santunan ahli waris korban meninggal dunia akibat bencana alam di Sulawesi Tengah ini masih belum disalurkan karena proses verifikasi. Rencananya, santunan ini akan diberikan pemeritah sebesar Rp15 juta per orang kepada ahli waris para korban meninggal dunia.

Semoga semua bantuan bisa tersalurkan secara merata, sertan semua korban selamat bisa segera pulih dari trauma fisik dan psikis, juga bisa kembali beraktivitas sedia kala.

 

Referensi: Facebook, Kompas.com
Baca juga:

Bayi dan anak korban gempa Palu rentan alami 6 penyakit ini

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner