TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Cerita Anak Sekolah Minggu Tentang Kasih dan Kebaikan

Bacaan 6 menit
Cerita Anak Sekolah Minggu Tentang Kasih dan Kebaikan

Cinta kasih akan membuat hati seseorang tenang. Ajarkan si kecil yuk!

GENERATOR NAMA BAYI

Generator Nama Bayi, gunakan tools generator ini untuk menambah inspirasi Anda dalam mencari nama yang cocok untuk si buah hati.

Jenis Kelamin

Preferensi Nama Depan

Preferensi Nama Belakang

Tuhan Yesus mengajarkan umatnya untuk berlaku cinta kasih dalam kehidupannya di bumi dengan segala makhluk. Orang tua bisa menanamkan sifat ini pada anak. Misalnya, melalui cerita anak sekolah Minggu tentang kasih.

Tak ada satupun ajaran-Nya yang mengajak umatnya untuk saling membenci satu sama lain, hal ini juga tertuang dalam ayat Alkitab tentang kasih. Salah satunya dalam Matius 22:37-39 yang bunyinya berikut ini.

“Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”

Cerita Anak Sekolah Minggu Tentang Kasih

Cerita Anak Sekolah Minggu Tentang Kasih

SEMUT DAN KEPOMPONG

Di suatu hutan yang rindang, hidup berbagai binatang buas dan jinak. Ada kelinci, burung, kucing, capung, kupu-kupu dan yang lainnya.

Pada suatu hari, hutan dilanda badai yang sangat dahsyat. Angin bertiup sangat kencang, menerpa pohon dan daun-daun.

Kraak! terdengar bunyi dahan-dahan berpatahan. Banyak hewan yang tidak dapat menyelamatkan dirinya. Badai baru berhenti ketika pagi menjelang. Matahari kembali bersinar hangatnya.

Tiba-tiba dari dalam tanah muncul seekor semut. Si semut terlindung dari badai karena ia bisa masuk ke sarangnya di dalam tanah.

Ketika sedang berjalan, ia melihat seekor kepompong yang tergeletak di dahan daun yang patah.

Si semut bergumam, “Hmm alangkah tidak enaknya menjadi kepompong, terkurung dan tidak bisa kemana-mana. Menjadi kepompong memang memalukan! Coba lihat aku, bisa pergi ke mana saja ku mau,” ejek semut pada kepompong. Semut terus mengulang perkataannya pada setiap hewan yang berhasil ditemuinya.

Beberapa hari kemudian, semut berjalan di jalan yang berlumpur. Ia tidak menyadari kalau lumpur yang diinjaknya bisa menghisap dirinya semakin dalam. “Aduh, sulit sekali berjalan di tempat becek seperti ini,” keluh semut. Semakin lama, si semut semakin tenggelam dalam lumpur. “Tolong! tolong,” teriak si semut.

“Wah, sepertinya kamu sedang kesulitan ya?” Si semut terheran mendengar suara itu. Ia memandang kesekelilingnya mencari sumber suara. Dilihatnya seekor kupu-kupu yang indah terbang mendekatinya.

“Hai, semut aku adalah kepompong yang dahulu engkau ejek. Sekarang aku sudah menjadi kupu-kupu. Aku bisa pergi ke mana saja dengan sayapku. Lihat! sekarang kau tidak bisa berjalan di lumpur itu, ‘kan?”

“Yah, aku sadar. Aku mohon maaf karena telah mengejekmu. Maukah kau menolongku sekarang?” kata si semut pada kupu-kupu. Akhirnya kupu-kupu menolong semut yang terjebak dalam lumpur penghisap. Tidak berapa lama, semut terbebas dari lumpur penghisap tersebut.

Setelah terbebas, semut mengucapkan terima kasih pada kupu-kupu. “Tidak apa-apa, memang sudah kewajiban kita untuk menolong yang sedang kesusahan bukan? Karenanya kamu jangan mengejek hewan lain lagi, ya?” Karena setiap makhluk pasti diberikan kelebihan dan kekurangan oleh yang Maha Pencipta. Sejak saat itu, semut dan kepompong menjadi sahabat karib.

Ratu Cantik Nan Kaya Raya

Di sebuah kerajaan, pada jaman dahulu, lahirlah seorang puteri yang cantik jelita berasal berasal dari pasangan suami istri. Raja ini mempunyai tiga orang anak dan seluruhnya perempuan. Memasuki usia Tua, sang Raja memanggil para prajuritnya untuk menyebarkan undangan kepada semua rakyatnya agar turut singgah di dalam memperkenalkan pemimpin baru yang dapat menukar dirinya.

Segera, prajurit kerajaan memasuki rumah-rumah warga untuk berikan undangan sang Raja. Warga pun sangat berantusias menyambut undangan istimewa ini.

Sebelum harinya tiba, Raja memanggil ketiga Puterinya. Anak yang pertama, kedua, dan yang bungsu. Setibahnya mereka di hadapan sang Ayah, mereka menanyakan “Ayah, kenapa kami dipanggil?” ucap si sulung kepada Ayahnya. “bukanya Ayah telah tahu, jika aku mirip si bungsu, tidak senang jadi seorang ratu.” Lanjutnya. Sementara putrinya yang ke-2 hanya diam, sembari menatap muka sang Ayah.

Mendengar itu, Raja diam, selanjutnya menanyakan pada putri keduanya. “Anakku yang cantik, engkau telah mendengar apa yang disampaikan kakakmu, Ayah tak mempunyai pilihan lain. Jika kamu bersedia, maka beberapa besar punya kerajaan dapat diberikan kepadamu, dan sisahnya di bagikan kepada kakak dan adikmu.”

Putri yang cantik ini, tak banyak bicara, ia mengangguk dan berkata; “Jika itu yang terbaik, maka aku coba menjalaninya dan mengupayakan untuk melayani rakyat kami dengan sepenuh hati.”

Ayahnya tertegun, mendengar jawaban si anak. Ia senyum, sambil menetes air mata, ia memeluk anaknya.

Ketika waktunya tiba, prajurit dan penjaga keamanan istana singgah ke raja, bahwa semua rakyat telah berkumpul. “tuan semua undangan telah hadir, mereka sangat gembira, rupanya, mereka sangat penasaran dengan pemimpin mereka yang baru, yang menukar tuan raja.”

Pergilah, sampaikan kepada mereka; “bahwa sebentar lagi seseorang dapat singgah di depan mereka.”
Rakyat yang sangat senang, mempunyai beraneka macam hadiah, tersedia yang mempunyai anggur, bunga, domba, dan kuda.

Beberapa saat kemudian para prajurit membuka tirai dan raja mempersilahkan putrinya maju, untuk menegur mereka yang telah lama menunggu. “ Inilah putriku, kata raja, dialah yang dapat jadi pemimpin kalian.” Sambutan gembira, bersorak-sorai di istana yang megah itu.

Setelah raja meninggal, ratu yang cantik, bijaksana dan kaya raya ini, melayani rakyatnya dengan penuh perhatian.

Suatu waktu, ia mengirim surat kepada ke-2 sudarinya yang telah menikah untuk menghadiri acara lagi tahunnya, adik dan kakaknya menyambut baik dan sangat senang dengan undangan sang Ratu.

Di hari lagi tahunnya itu, ia lagi membagikan harta punya ayahnya kepada kakak dan adiknya. “beberapa tahun yang lalu, aku mendapat lebih banyak berasal berasal dari peninggalan Ayah bagi kita. Tapi aku tahu, bahwa kami semua adalah anak, maka telah sepantasnya kami beroleh warisan ini secara merata.”

Kedua saudaranya itu menangis sambil memeluknya. Namun yang bungsu, sedikit berikan masukan kepada Ratu. Begini saudariku, aku mirip suami telah mempunyai apa yang dibagikan oleh mertua, jadi beberapa punya Ayah yang memberi tambahan kepada kami, kami memberi tambahan lagi ke istana untuk diberikan kepada mereka yang belum berkecukupan.

Hal yang sama disampaikan terhitung oleh si sulung. Ratu yang cantik itu, menyambut baik keputusan kakak dan adiknya.

Setelah pesta lagi tahun berikutnya, sang Ratu yang cantik itu memberikan pengumuman di lapangan istana bahwa keluarga kerajaan dapat beri tambahan sumbangan. Beberapa bidang tanah dapat diberikan kepada rakyatnya yang senantiasa belum bisa dan tidak mempunyai lahan untuk bekerja. Semenjak itu, Istana semakin ramai. Rakyat senang dengan Ratu yang bijaksana.

Seluruh rakyat di negeri itu hidup di dalam damai sejahtera dan penuh kemakmuran. Hasil yang melimpah dan hasil rakyat yang berlebih kembali dibagikan kepada kerajaan lain yang membutuhkan.

Parents, semoga kisah ini bisa menjadi inspirasi agar anak senantiasa mengasihi dan menyayangi diri sendiri dan makhluk hidup lain, ya.

***

Baca Juga:

Ayat Alkitab Tentang Mendidik Anak yang Wajib Parents Ketahui

45 Ayat Alkitab tentang Kesabaran yang Menenangkan Hati

70 Ayat Alkitab Tentang Kekuatan, Beri Semangat di Masa Sulit!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Erinintyani Shabrina Ramadhini

  • Halaman Depan
  • /
  • Rangkaian Edukasi
  • /
  • Cerita Anak Sekolah Minggu Tentang Kasih dan Kebaikan
Bagikan:
  • Tabel Perkalian 1 Sampai 10 agar Anak Pintar Belajar Matematika

    Tabel Perkalian 1 Sampai 10 agar Anak Pintar Belajar Matematika

  • Rumus Luas Permukaan Balok Lengkap dengan Contoh Soal

    Rumus Luas Permukaan Balok Lengkap dengan Contoh Soal

  • Daftar Angka Romawi 1-2000 Beserta Cara Menulis dan Tabelnya

    Daftar Angka Romawi 1-2000 Beserta Cara Menulis dan Tabelnya

  • Tabel Perkalian 1 Sampai 10 agar Anak Pintar Belajar Matematika

    Tabel Perkalian 1 Sampai 10 agar Anak Pintar Belajar Matematika

  • Rumus Luas Permukaan Balok Lengkap dengan Contoh Soal

    Rumus Luas Permukaan Balok Lengkap dengan Contoh Soal

  • Daftar Angka Romawi 1-2000 Beserta Cara Menulis dan Tabelnya

    Daftar Angka Romawi 1-2000 Beserta Cara Menulis dan Tabelnya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti