TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Perhatikan, Ini Cara Aman Menggunakan Kompor Tanam

Bacaan 4 menit
Perhatikan, Ini Cara Aman Menggunakan Kompor Tanam

Simak yuk, Bunda!

Apakah Bunda memiliki kompor tanam di dapur? Jenis kompor modern dengan disain yang ramping ini memang dapat membuat proses memasak menjadi mudah. Namun, jenis kompor tersebut juga memerlukan perawatan khusus agar tetap terlihat bersih dan aman digunakan. Karena itu, Bunda perlu mengetahui beberapa tips atau cara aman menggunakan kompor tanam, terutama yang menggunakan bahan keramik atau kaca. 

Artikel terkait: 11 Jenis Kompor yang Wajib Parents Tahu, Jangan Sampai Salah Pilih!

Apa Itu Kompor Tanam? 

Perhatikan, Ini Cara Aman Menggunakan Kompor Tanam

Kompor tanam adalah sebuah jenis kompor yang didisain pemasangannya ditanam diatas meja, dengan cara memotong sebagian tempat pada meja untuk diletakan kompor tanamnya. Kompor tanam memiliki cara kerja yang sama dengan kompor portable, yang membedakan hanyalah cara pemasangnnya saja.

Pemasangan kompor tanam terlihat modern dan estetik, karena bagian yang akan terlihat hanyalah bagian permukaan atasanya saja seperti tungku dan knob. Sementara bagian lainnya tersembunyi dibawah meja.

Kelebihan Kompor Tanam

Kompor tanam sendiri memiliki kelebihan dari jenis kompor lainnya, di antaranya: 

  • Penggunaan kompor tanam membuat dapur menjadi lebih estetik dan elegan.
  • Kompor tanam hanya membutuhkan ruang yang jauh lebih kecil di dapur Anda, sehingga lebih hemat dalam penggunaan space di dapur. 
  • Jika Anda memiliki anak kecil di rumah, kompor tanam bisa menjadi pilihan yang lebih aman karena pengaturan kendali berada di luar jangkauan mereka.
  • Permukaan kaca atau kompor yang lebih halus juga memudahkan saat pembersihan.
  • Pemasangan yang permanen dan penempatan pipa yang tersembunyi membuat kompor tidak mudah bergeser ataupun tersenggol.
  • Kompor tanam juga dilengkapi dengan fitur pendeteksi kebocoran gas, jadi ketika tabung gas mengalami kebocoran, kompor tidak akan bisa dinyalakan.

Cara Menggunakan Kompor Tanam

Beberapa cara atau tips aman menggunakan kompor tanam yang perlu diperhatikan agar kompor tanam awet, di antaranya: 

1. Perhatikan Beban Berat Masakan

Ditemui dalam acara launching Rinnai Pendant Hood, David Kwee, Brand Manager Rinnai menjelaskan, kompor tanam ini memang diperuntukkan untuk pemakaian aktivitas dapur rumah tangga, bukan untuk masakan yang jumlahnya banyak, seperti untuk komersial. 

“Kalau untuk pemakaian komersial biasanya membutuhkan beban masakan yang banyak. Atau memasak yang suhunya lebih dari 280 derajat atau sampai 300 derajat. Ada juga yang memakai bebannya itu lebih dari 100 kilogram. Itu kompor tanam bisa rentan pecah,” jelasnya. 

2. Lakukan Pemasangan dengan Teknisi

Pemasangan kompor tanam harus dilakukan oleh teknisi. Mereka akan memperhitungkan bagaimana pemasangan kompor tanam yang tepat, dan aman. Kesalahan instalasi bisa menyebabkan kompor tanam rentan pecah dan terjadi kecelakaan. 

3. Rajin Membersihkan

Chef Norman Ismail, Chef Professional dan Brand Ambassador Rinnai Indonesia dalam kesempatan yang sama juga menuturkan, seperti barang-barang lainnya, kompor tanam juga harus dirawat dengan rutin.

“Jadi setelah memasak, jangan didiamkan gitu aja. Setelah memasak, ditunggu sampai dingin. Kemudian bisa dilap bagian kacanya pakai lap bersih dengan air atau cairan pembersih. Apalagi kalau abis masak yang banyak cipratan minyak, kalau didiamkan bisa jadi kering. Jadi kalau rutin dibersihkan, setiap pemakaian kita tidak terlalu susah. Tapi kalau dibersihkannya seminggu sekali, bisa repot, noda bisa menempel,” jelasnya. 

Artikel terkait: 6 Cara Membersihkan Kompor Gas Biar Bersih dan Kinclong Lagi

4. Pastikan Sirkulasi Udara di Dapur Tetap Bagus

Cara menggunakan kompor tanam yang juga tak boleh dilewatkan adalah memastikan sirkulasi udara di dapur tetap baik.

Menurut Chef Norman, suhu yang tinggi terus menerus dan sirkulasi di dapur tidak bagus, juga bisa membuat kompor di dapur rentan meledak.

“Biasanya kalau gasnya kecolok terus, ada sisa-sisa gas yang ngumpul. Makanya hati-hati kalau dapur Anda tertutup, sebelum menyalakan api atau kompor, biasanya buka-buka pintu atau jendela dulu biar udara berganti dan sisa-sisa gas bekas masak sebelumnya itu bisa hilang. Baru kita nyalakan kompor.

Banyak sekali kejadian, kondisi dapurnya lumayan tertutup, nyalakan api, sisa-sisa gas masih ngumpul, lalu menyambar terjadi kebakaran. Makanya, sirkulasi ini sangat penting,” tuturnya. 

Itulah cara dan tips menggunakan kompor tanam agar aman digunakan dan awet. Semoga bermanfaat. 

 

Baca juga: 

10 Rekomendasi Kompor Gas Pilihan di 2023, Harga Mulai 200 Ribu

10 Kompor Induksi dengan Harga Terbaik di 2023, Masak Jadi Anti Kepanasan!

id.theasianparent.com/dapur-nagita-slavina

Cerita mitra kami
Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis
Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis
Edukasi Gizi Sejak Dini, 50 Chef Cilik Unjuk Kreativitas di Grand Final Weyoco Junior Chef Indonesia Season 5
Edukasi Gizi Sejak Dini, 50 Chef Cilik Unjuk Kreativitas di Grand Final Weyoco Junior Chef Indonesia Season 5
Kenyamanan Sehari-hari, Kenangan Sepanjang Masa: Cerita di Balik Petit Beary
Kenyamanan Sehari-hari, Kenangan Sepanjang Masa: Cerita di Balik Petit Beary
Dukung Pendidikan dan Lingkungan Sehat, PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk Gelar CSR di SDN 01 Cilangkap
Dukung Pendidikan dan Lingkungan Sehat, PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk Gelar CSR di SDN 01 Cilangkap

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Aulia Trisna

  • Halaman Depan
  • /
  • Gaya Hidup
  • /
  • Perhatikan, Ini Cara Aman Menggunakan Kompor Tanam
Bagikan:
  • 14 Film dan Acara TV Terbaik Ringgo Agus Rahman, Ada 'Esok Tanpa Ibu'!

    14 Film dan Acara TV Terbaik Ringgo Agus Rahman, Ada 'Esok Tanpa Ibu'!

  • Kalender Jawa Januari 2026: Tanggal Weton, Hijriah, Masehi

    Kalender Jawa Januari 2026: Tanggal Weton, Hijriah, Masehi

  • 17 Film tentang Ibu dan Anak Tersedih, Rating Tinggi hingga Paling Baru!

    17 Film tentang Ibu dan Anak Tersedih, Rating Tinggi hingga Paling Baru!

  • 14 Film dan Acara TV Terbaik Ringgo Agus Rahman, Ada 'Esok Tanpa Ibu'!

    14 Film dan Acara TV Terbaik Ringgo Agus Rahman, Ada 'Esok Tanpa Ibu'!

  • Kalender Jawa Januari 2026: Tanggal Weton, Hijriah, Masehi

    Kalender Jawa Januari 2026: Tanggal Weton, Hijriah, Masehi

  • 17 Film tentang Ibu dan Anak Tersedih, Rating Tinggi hingga Paling Baru!

    17 Film tentang Ibu dan Anak Tersedih, Rating Tinggi hingga Paling Baru!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti