Cara Tepat Memilih Obat Batuk Anak Sesuai dengan Gejalanya

Batuk merupakan gejala dari penyakit tertentu. Karena itu, cara memilih obat batuk yang tepat harus dimulai dengan memahami gejala batuk yang dialami anak. 

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Batuk sebenarnya adalah mekanisme tubuh mengeluarkan benda asing dari dalam saluran pernapasan. Namun, batuk juga merupakan gejala dari penyakit tertentu. Inilah sebabnya cara memilih obat batuk yang tepat harus dimulai dengan memahami gejala batuk yang dialami.

Biasanya, batuk ringan yang disebabkan flu atau pilek dapat hilang tanpa pengobatan khusus. Jika anak cukup istirahat, minum air putih serta meminum air hangat dengan campuran jeruk nipis dan madu, batuk ringan dapat hilang tanpa perlu obat. Namun ketika batuk yang dialami anak sudah menganggu aktivitas dan waktu istirahatnya, maka Bunda perlu memberikan obat batuk untuk meredakan batuknya.

Cara memilih obat batuk dengan mengetahui jenis batuk yang dialami

Secara umum, batuk terbagi menjadi dua jenis, yaitu batuk berdahak dan batuk kering (tidak berdahak). Sebelum memilih mana obat yang tepat untuk meredakan batuk, sebaiknya Bunda memahami gejala-gejala yang muncul saat anak batuk agar dapat memilih obat batuk yang sesuai.

Gejala umum batuk biasanya ditandai dengan gatal pada tenggorokan. Selain tenggorokan yang terasa gatal, seringkali batuk akan disertai radang sehingga anak akan merasa tenggorokannya sakit saat menelan. Gejala umum lainnya yang biasa menyertai batuk adalah naiknya suhu tubuh anak atau demam, sakit kepala, hidung meler hingga sakit kepala.

Untuk batuk berdahak 

Jika gejala-gejala umum tadi disertai dengan keluarnya dahak atau lendir, maka anak sedang menderita batuk berdahak. Untuk mengatasinya, Bunda bisa memberikan obat batuk jenis ekspektoran yang dapat meredakan batuk serta melancarkan pengeluaran dahak di saluran napas.

Salah satu obat yang pas dan efektif meredakan gejala flu yang disertai batuk berdahak untuk anak usia 2-12 tahun adalah bodrexin Flu & Batuk PE.

Tak hanya meredakan batuk berdahak, bodrexin Flu & Batuk PE juga meringankan gejala flu seperti demam, sakit kepala, bersin-bersin, dan hidung tersumbat. bodrexin Flu & Batuk PE juga mengandung Guaifenesin yang merupakan jenis ekspektoran untuk mengencerkan dahak sehingga tidak mengganggu saluran pernapasan.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Untuk batuk kering

Lain halnya dengan batuk kering. Batuk kering biasanya memiliki gejala berupa iritasi pada saluran napas karena batuk yang terus-menerus. Ini tentunya akan sangat mengganggu aktivitas dan waktu istirahat anak, apalagi batuk kering biasanya lebih parah saat malam hari.

Jadi untuk batuk kering, pilihlah obat batuk yang memiliki kandungan Antitusif (Dextromethorphan) seperti bodrexin Flu & Batuk Tidak Berdahak PE. bodrexin Flu & Batuk Tidak Berdahak PE tak hanya pas dan efektif meredakan gejala flu yang disertai batuk tidak berdahak untuk anak usia 2-12 tahun, namun juga meringankan gejala flu seperti demam, sakit kepala, bersin-bersin, dan hidung tersumbat.

Sebisa mungkin, hindari menggunakan obat batuk tanpa memerhatikan gejalanya. Obat batuk untuk batuk kering sebaiknya tidak digunakan jika anak mengalami batuk berdahak, dan sebaliknya. Masing-masing obat batuk memiliki manfaat yang sudah disesuaikan dengan gejala batuk yang perlu ditangani. Jadi, penting bagi Anda mengetahui cara memilih obat batuk yang tepat untuk meredakan batuk anak.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Berikanlah obat batuk sesuai dengan dosis dan petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan. Jika batuk anak tak kunjung membaik bahkan setelah minum obat, bawalah ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Penulis

cahya