TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Jadi Buah Bibir, Berikut 5 Fakta Tindakan Bullying di Korea Selatan

Bacaan 4 menit
Jadi Buah Bibir, Berikut 5 Fakta Tindakan Bullying di Korea Selatan

Terkenal kasus kematian yang tinggi, tindakan perundungan Korea Selatan masih belum reda. Baca selengkapnya di sini.

Fenomena bullying di Korea Selatan masih jadi sorotan publik karena kasus yang sedang menerpa anggota Le Sserafim. Negara yang terkenal akan tingginya kasus kematian akibat bunuh diri inipun mempunyai fakta di balik tindakan bullying yang jadi salah satu penyebab kematian.

Bahkan, sederet judul drama Korea pun kerap mengangkat isu perundungan yang terjadi di berbagai lingkungan masyarakat. Apa saja fakta dari fenomena yang sedang diperbincangkan masyarakat ini? Yuk, simak faktanya berikut ini.

5 Fakta Bullying di Korea Selatan

  1. Ada Sejak Jaman Kerajaan

Tindakan perundungan di Korea Selatan ini rupanya telah ada semenjak jaman kerajaan terdahulu, loh tepatnya masa dinasti Chosun.

Melansir dari Beautynesia, hal ini tercatat dalam penelitian milik Hyojin Koo dari Universitas Woosuk.

bullying di korea selatan

Dalam catatan penelitian tersebut dijelaskan bahwa tindakan perundungan di masa dinasti terdahulu dilakukan oleh para senior perwira kepada junior perwiranya.

Peristiwa yang terjadi di masa lalu itu sempat digambarkan dalam drama berjudul ‘D.P’ yang tayang 2021 lalu, di mana para laki-laki yang menjalankan masa wajib militer harus menerima tindakan perundungan dari seniornya selama di kamp, parahnya lagi ada yang sampai dilecehkan.

  1. Memakan Korban Jiwa

Pasti sering mendengar jika kasus kematian di Korea Selatan salah satu penyebabnya adalah faktor perundungan. Ya, bullying memang membuat korban semakin hari menderita dan mengalami gangguan mental.

Mengutip CNN, beberapa kasus perundungan di Negeri Gingseng terjadi di sekolah yang membuat dua korbannya memutuskan untuk mengakhiri hidupnya karena tak tahan menerima tindakan dari para pelaku.

bullying di korea selatan

Bukan hanya korban yang asalnya dari Korea Selatan saja, justru siswa yang berkewarganegaraan dari negara lain yang sedang menempuh pendidikan di sini pun tak jarang jadi korban bullying.

Meski kurikulum pendidikan di Korea Selatan membuat pendidikan anti-bullying untuk para siswa-siswinya, namun kasus bullying ini masih tetap saja terjadi.

Melansir Beautynesia, tindakan perundungan di lingkungan sekolah pun gak main-main, ada yang dikunci di ruang kelas, selalu diperintah si pelaku, dipukul, sampai dikucilkan oleh teman-teman sekelasnya.

  1. Pelakunya dari Berbagai Kalangan

Pelaku perundungan tak hanya dari kalangan biasa saja, tapi ada juga orang-orang dengan jabatan tertentu serta selebritis.

Hal ini terbukti dengan adanya seorang selebriti yang pernah tersandung skandal bullying ketika namanya sedang di puncak popularitas pada 2021 kemarin.

bullying di korea selatan

Sanksi sosial yang sering dilakukan masyarakat Korea Selatan memang gak main-main, mulai dari cancel culture, langsung pemutusan kontrak kerja, dan berujung mendadak ikut wajib militer untuk meredam skandal yang sedang tersebar.

Meski ada beberapa skandal yang tak terbukti benar, namun biasanya selebritis itu bakalan lebih sulit membersihkan namanya dan kembali ke panggung hiburan karena framing yang telah terbentuk di masyarakat.

Artikel terkait: 7 Artis Korea yang Pernah Jadi Korban Bully, Masih Diingat Hingga Sekarang

  1. Terjadi di Lingkungan Manapun

Bukan hanya terjadi di lingkungan sekolah saja, bahkan di lingkungan kerja pun juga marak terjadi. Seperti hal yang diungkap oleh beberapa karyawan perusahaan ternama secara anonim, mereka juga mengaku pernah jadi korban perundungan.

bullying di korea selatan

Enggak sampai situ saja, kasus cyber-bullying di Korea Selatan juga terkenal parah dan rata-rata warganetnya bisa memberikan komentar yang begitu kasar sampai sang korban alami depresi.

Perundungan yang terjadi ini tak hanya berupa tindakan fisik, tapi tindakan non-verbal juga termasuk. Umumnya pelaku ini adalah orang yang merasa punya power daripada sang korban.

  1. Hukuman Bagi Pelaku Kurang ‘Tegas’

Fenomena perundungan yang terus terjadi ini memang mendapat perhatian dari pemerintah, sebenarnya pihak pemerintah mempunyai hukum khusus tindakan bullying, salah satunya Undang-undang Standar Tenaga Kerja seperti menlansir Asia Times.

Sedangkan dalam lingkungan sekolah, dinas pendidikan punya hukum tersendiri yang mengaturnya.

bullying di korea selatan

Sumber: instagram/le_sserafim

Seperti yang dijelaskan Youtuber Korea Reomit, sekolah di Korea Selatan menetapkan jenis-jenis hukuman berdasarkan tingkatan mulai dari 1-9. Tiap level tersebut menentukan hukuman yang disesuaikan atas tindakan pelakunya.

Contohnya saja seperti kasus yang menerpa Kim Garam, member Le Sserafim yang diduga melakukan bullying terhadap teman-teman semasa sekolahnya dulu. Melihat dari bukti yang tersebar, Garam mendapat hukuman di level 5.

Level 5 sendiri sudah masuk kategori cukup parah, bahkan nama pelaku bakal dipampang di situs publik selama 2 tahun.

 

Itulah 5 fakta fenomena bullying di Korea Selatan yang jadi isu hangat. Semoga kasus seperti ini bisa berhenti di Korea Selatan juga di negara lainnya, ya. Bagaimana tanggapan Parents tentang fenomena ini?

Baca juga:

Waspada! Anak Korban Bullying Berpotensi Jadi Pelaku Bully

8 Artis Korea Tersandung Skandal di Tahun 2021, Kasus Aborsi hingga Perundungan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Alya

  • Halaman Depan
  • /
  • Korea Update
  • /
  • Jadi Buah Bibir, Berikut 5 Fakta Tindakan Bullying di Korea Selatan
Bagikan:
  • 60 Rekomendasi Film Semi Korea Paling Panas Terbaik hingga Terbaru!

    60 Rekomendasi Film Semi Korea Paling Panas Terbaik hingga Terbaru!

  • 15 Film Korea tentang Perselingkuhan, Bikin Penonton Ikutan Naik Darah

    15 Film Korea tentang Perselingkuhan, Bikin Penonton Ikutan Naik Darah

  • 12 Drama Korea tentang Kesehatan Mental Terbaik hingga Terbaru 2026

    12 Drama Korea tentang Kesehatan Mental Terbaik hingga Terbaru 2026

  • 60 Rekomendasi Film Semi Korea Paling Panas Terbaik hingga Terbaru!

    60 Rekomendasi Film Semi Korea Paling Panas Terbaik hingga Terbaru!

  • 15 Film Korea tentang Perselingkuhan, Bikin Penonton Ikutan Naik Darah

    15 Film Korea tentang Perselingkuhan, Bikin Penonton Ikutan Naik Darah

  • 12 Drama Korea tentang Kesehatan Mental Terbaik hingga Terbaru 2026

    12 Drama Korea tentang Kesehatan Mental Terbaik hingga Terbaru 2026

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti