TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Jangan Tunda! Ini Momen Belajar Bahasa Asing Terbaik untuk Anak

Bacaan 4 menit
Jangan Tunda! Ini Momen Belajar Bahasa Asing Terbaik untuk Anak

Tidak perlu khawatir jika anak dikenalkan dan belajar bahasa asing sejak dini. Justru semakin cepat, semakin baik, lo!

“Belajar bahasa asing untuk anak dan dikenalkan sejak dini, perlu nggak, sih?”

“Apakah jika anak saya akan bingung jika kita mulai dengan lebih dari 1 bahasa?”

“Usia berapa ya, anak bisa dikenalkan bahasa asing selain bahasa Ibu?”

“Kalau anak bisa bilingual, nanti bicaranya campur-campur. Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris digabung. Bagaimana, tuh?”

“Anak yang dikenalkan bahasa asing sejak dini, bisa berisiko bikin anak gagap dan speech delay, ya?”

Deretan pertanyaan ini mungkin sempat terbersit di benak Parents. Adalah wajar jika kita sebagai orang tua merasa khawatir jika tumbuh kembang anak mengalami hambatan dan tidak maksimal. Tak terkecuali dengan perkembangan bahasanya.

Apalagi kalau mengingat sampai saat ini masih banyak persepsi yang salah terkait dengan mengenalkan bahasa asing di usia dini. Katanya, bisa menyebabkan anak bingung bahasa bahkan speech delay. 

Benarkah?

Dikutip dari laman IDAI, speech delay atau keterlambatan berbicara sebenarnya disebabkan beberapa faktor. Mulai dari adanya gangguan pendengaran, gangguan pada otak (misalnya retardasi mental, gangguan bahasa spesifik reseptif dan/atau ekspresif), autisme, atau gangguan pada organ mulut yang menyebabkan anak sulit melafalkan kata-kata. Kesulitan anak ini juga dikenal sebagai gangguan artikulasi. Dari sini maka bisa dipahami, bahwa mengajarkan bahasa asing selain bahasa ibu, tidak menyebabkan anak mengalami speech delay. 

IDAI juga menyebutkan, untuk mengetahui apa yang  menyebabkan anak mengalami keterlambatan bicara, perlu pemeriksaan lebih dalam. Tak hanya dokter anak, namun juga melibatkan dokter THT, dan psikolog atau psikiater anak, termasuk spesialis lain seperti terapis wicara dan tentunya orang tua. Dengan demikian, dapat diberikan penanganan yang tepat 

Biar bagaimana pun, kita sebagai orang tua dan lingkungan terdekat memegang peranan penting dalam perkembangan bicara dan bahasa seorang anak.Tak hanya mendampingi dan mengamati, namun juga mengoptimalkan perkembangan bicara dan bahasa anak. 

Berdasarkan penelitian perkembangan berbahasa, salah satunya teori dari Noam Chomsky dibuktikan bahwa bayi yang dipaparkan lebih dari dua bahasa tidak akan mengalami keterlambatan wicara. Hal ini dikarenakan setiap manusia sejak bayi sudah memiliki program di dalam otak yang disebut dengan Language Acquisition Device (LAD).

‘Program’ inilah yang akhirnya memungkinkan bayi untuk punya kemampuan menganalisa dan memahami aturan dasar dari bahasa yang mereka dengar, hingga akhirnya bisa berbahasa dengan baik.

Belajar Bahasa Asing untuk Anak, Baik Dikenalkan Sejak Golden Age

belajar bahasa asing untuk anak

Orang tua tentu saja perlu memahami kapan momen belajar bahasa asing untuk anak yang terbaik. Jangan sampai justru terjebak terjebak dengan berbagai mitos yang justru bisa menghambat. 

Penelitian membuktikan, mengenalkan bahasa asing di usia dini, khususnya golden age memiliki dampak positif. Dari berbagai penelitian diketahui bahwa the golden age (pada usia dini) merupakan masa yang efektif untuk mengoptimalkan potensi kecerdasan anak, Dengan demikian, anak bisa tumbuh dan menjadi sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas.  

 Oleh karena itulah penting bagi orang tua memberikan berbagai stimulus dan memberikan dukungan agar anak pintar berbahasa asing, Baik Bahasa Inggris, Bahasa Mandarin, dan bahasa asing lainnya. 

Proses belajar bahasa asing untuk anak ini tentu saja perlu dimulai sejak dini. Pada saat anak masih berada di usia golden age, orang tua perlu memanfaatkan waktu dan kesempatan untuk mengenalkannya. 

Lagi pula kita tentu cukup menyadari bahwa proses belajar bahasa asing akan lebih sulit dilakukan pada saat usia kian bertambah. Bahkan, sebuah studi yang dipublikasikan pada jurnal Cognition, menemukan fakta bahwa momen belajar terbaik bahasa asing perlu dilakukan sedini mungkin. Bahkan,  ‘hampir tidak mungkin’  bagi seseorang untuk fasih berbahasa asing apabila mereka baru mulai mempelajarinya di atas usia 10 tahun.

Agar proses pembelajaran lebih efektif, tentu saja diperlukan cara, media atau metode yang tepat dan menyenangkan untuk mendukung momen belajar bahasa asing. Misalnya, mulai dengan mengenalkan anak bahasa asing, lewat lagu dan video. Serta memasukkan anak ke lembaga kursus bahasa asing LingoAce. 

LingoAce merupakan platform EdTech global yang menawarkan pembelajaran yang autentik, menarik, efektif, dan tentu saja disesuaikan dengan kebutuhan anak. Hal ini tidak terlepas karena LingoAce percaya bahwa setiap anak unik dan memiliki perkembangan bahasa yang berbeda satu sama lain. 

Proses pembelajaran bahasa asing ini tentu saja tidak maksimal tanpa tenaga pengajar yang berpengalam. Di LingoAce, setiap anak akan mendapatkan pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan bahasa Mandarin  mereka. Dilatih oleh guru native.

Penasaran dan ingin tahu bagaimana proses belajar bahasa Mandarin di LingoAce seperti apa? Langsung saja daftar kelas free trial gratis, dan buktikan kalau Si Kecil akan menikmati momen terbaik belajar bahasa Mandarin di sana. Tak usah ragu, belajar bahasa asing untuk anak sedini mungkin justru baik untuk perkembangan bahasanya. 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Tumbuh Kembang
  • /
  • Jangan Tunda! Ini Momen Belajar Bahasa Asing Terbaik untuk Anak
Bagikan:
  • 100 Nama Bayi Laki-Laki Modern Awalan El yang Keren dan Rangkaiannya

    100 Nama Bayi Laki-Laki Modern Awalan El yang Keren dan Rangkaiannya

  • 150 Nama Bayi Huruf S Laki-Laki Islami dan Inspirasi Rangkaiannya

    150 Nama Bayi Huruf S Laki-Laki Islami dan Inspirasi Rangkaiannya

  • 250 Nama Bayi Cina Perempuan dan Laki-laki Pembawa Keberuntungan

    250 Nama Bayi Cina Perempuan dan Laki-laki Pembawa Keberuntungan

  • 100 Nama Bayi Laki-Laki Modern Awalan El yang Keren dan Rangkaiannya

    100 Nama Bayi Laki-Laki Modern Awalan El yang Keren dan Rangkaiannya

  • 150 Nama Bayi Huruf S Laki-Laki Islami dan Inspirasi Rangkaiannya

    150 Nama Bayi Huruf S Laki-Laki Islami dan Inspirasi Rangkaiannya

  • 250 Nama Bayi Cina Perempuan dan Laki-laki Pembawa Keberuntungan

    250 Nama Bayi Cina Perempuan dan Laki-laki Pembawa Keberuntungan

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti