TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Balita PDP COVID-19 di Medan meninggal dunia setelah dirawat 2 hari

Bacaan 4 menit
Balita PDP COVID-19 di Medan meninggal dunia setelah dirawat 2 hari

Seorang anak berusia 2,5 tahun harus meregang nyawa setelah menjadi PDP COVID-19 dan mendapat perawatan di rumah sakit selama dua hari.

Seorang balita PDP COVID-19 yang masih berusia 2,5 tahun mengembuskan napas terakhirnya pada Minggu (12/04), pukul 03.00 WIB dini hari. Sebelumnya, balita tersebut sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik, Medan.

“Statusnya PDP. Meninggalnya pukul 03.00 WIB dini hari,” jelas Kassubag Humas RSUP Haji Adam Malik Medan, Rosario Dorothy Simanjuntak.

Rosario menambahkan, pasien balita ini dirawat di ruang isolasi RSUP Haji Adam Malik Medan sejak Sabtu (11/04), pukul 04.00 WIB. Selain memiliki gejala yang mengarah ke COVID-19, pasien juga memiliki riwayat penyakit jantung.

“Belum tahu tertular dari mana, tapi yang jelas pasien memang punya riwayat penyakit jantung dan punya gejala lain yang mengarah ke COVID-19,” tambahnya, sebagaimana dikutip dari laman CNN.com.

Artikel terkait : Bayi satu tahun tertular Covid-19 setelah ayahnya berbelanja ke supermarket

Meskipun dirawat di rumah sakit Medan, nyatanya pasien bukan warga Medan, tapi merupakan rujukan dari salah satu daerah di provinsi Sumatera Utara. Tim medis RSUP Haji Adam Malik Medan sudah mengambil swab balita tersebut untuk mengetahui apakah balita itu positif COVID-19 atau tidak.

“Untuk sampel swab baru tadi diambil. Kita tunggu lah hasilnya nanti,” katanya.

Balita PDP COVID-19 yang meninggal sudah dimakamkan sesuai protokol

balita PDP covid-19

Balita malang tersebut dimakamkan sesuai protokol penanganan pasien COVID-19 di tempat pemakaman khusus COVID-19 di Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan Kota Medan.

“Sudah dimakamkan di Simalingkar B,” ujar Rosario.

Berdasarkan data di RSUP Haji Adam Malik Medan, saat ini ada 10 orang PDP dan 3 orang pasien positif COVID-19 yang dirawat di sana. Sementara itu, kasus meninggalnya balita PDP corona ini menambah deretan pasien PDP corona yang meninggal dunia di Medan.

Balita PDP COVID-19 di Medan menjadi kasus pasien anak pertama yang meninggal

Balita PDP COVID-19

Meninggalnya balita ini, menjadi kasus kali pertama terkait COVID-19 yang merenggut nyawa anak-anak di Provinsi Sumatera Utara. Maka dari itu, jumlah PDP yang wafat bertambah menjadi 2, lalu pasien positif yang wafat tetap 3 orang, serta yang sembuh 8 orang.

Informasi terkini per 12 April 2020, di provinsi Sumatera Utara seluruhnya terdapat 90 kasus terkonfirmasi positif. Baru 9 orang yang dinyatakan sembuh, sedangkan pasien dalam pengawasan sebanyak 145 orang.

Artikel terkait : Bayi 3 bulan positif Covid-19 di Bogor, begini kondisinya

Risiko infeksi COVID-19 pada pengidap penyakit jantung

Mengutip dari Health.harvard, penelitian menunjukkan, seseorang dengan penyakit jantung yang sudah ada sebelumnya, kemudian terinfeksi COVID-19, maka berisiko menimbulkan kondisi lebih serius. Seperti, dapat mengalami serangan jantung atau gagal jantung kongestif.

Memburuknya kesehatan kardiovaskular yang cepat ini kemungkinan karena kombinasi dari penyakit virus yang parah dan meningkatnya aktivitas pada jantung. Misalnya, kondisi pada saat demam menyebabkan detak jantung lebih cepat.

Hal ini diperparah oleh tingkat oksigen yang rendah karena pneumonia. Selain itu, pada pasien dengan bawaan penyakit jantung juga bisa memicu terjadinya pembentukan gumpalan darah.

Kemudian, kondisi tidak biasa yang disebut miokarditis juga telah diamati terjadi pada pasien COVID-19. Miokarditis adalah rusaknya otot jantung karena peradangan.

Seperti apa gejala COVID-19 pada anak-anak?

Balita PDP COVID-19

Gejala infeksi COVID-19 pada anak, mirip dengan gejala pada orang dewasa. Penelitian menunjukkan anak-anak menunjukkan gejala yang ringan dibanding orang dewasa.

Melansir dari laman Kidshealth, gejala yang dilaporkan pada anak-anak mirip seperti gejala flu. Seperti, demam, pilek, dan batuk, serta muntah dan diare.

Walau demikian, belum diketahui apakah anak-anak berisiko lebih tinggi terinfeksi COVID-19 atau tidak. Terlebih bagi anak-anak dengan kondisi medis bawaan dan yang memiliki kebutuhan perawatan kesehatan khusus.

Masih banyak yang harus dipelajari tentang bagaimana COVID-19 berdampak pada anak-anak. Akan tetapi, yang lebih baik adalah mencegah penularan penyakit ini, seperti tetap berada di rumah, atau jika terpaksa keluar rumah, gunakan masker wajah untuk melindungi mereka saat harus keluar rumah.

Tak luput, jangan lupa cuci tangan selama 20 detik pakai sabun dan air mengalir. Ajarkan juga anak-anak tentang etika ketika batuk dan bersin.

Demikian informasi tentang balita PDP COVID-19 di Medan. Semoga semua pasien yang sakit segera sembuh.

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Referensi : Cnn.com, Health.harvard.edu, Kidshealth

Baca juga :

Kelainan Jantung Bawaan pada Bayi

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

febri

  • Halaman Depan
  • /
  • Parenting
  • /
  • Balita PDP COVID-19 di Medan meninggal dunia setelah dirawat 2 hari
Bagikan:
  • 10 Tanda dan Ciri-ciri Anak Kurang Kasih Sayang, Waspada Dampaknya!

    10 Tanda dan Ciri-ciri Anak Kurang Kasih Sayang, Waspada Dampaknya!

  • Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Jadwalnya di Januari 2026

    Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Jadwalnya di Januari 2026

  • 20 Contoh Surat Keterangan Kerja Beserta Format Lengkapnya

    20 Contoh Surat Keterangan Kerja Beserta Format Lengkapnya

  • 10 Tanda dan Ciri-ciri Anak Kurang Kasih Sayang, Waspada Dampaknya!

    10 Tanda dan Ciri-ciri Anak Kurang Kasih Sayang, Waspada Dampaknya!

  • Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Jadwalnya di Januari 2026

    Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Jadwalnya di Januari 2026

  • 20 Contoh Surat Keterangan Kerja Beserta Format Lengkapnya

    20 Contoh Surat Keterangan Kerja Beserta Format Lengkapnya

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti