Suka makanan/minuman manis? Waspadai bahaya konsumsi gula berlebih

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Batasi asupan gula Anda mulai sekarang agar terhindar dari penyakit berikut.

Siapa yang tidak suka makanan manis? Makanan dan minuman manis tidak pernah bisa dilepaskan dari keseharian kita. Namun, sebaiknya Bunda mewaspadai bahaya konsumsi gula berlebih yang dampaknya bisa sangat buruk bagi kesehatan.

Apalagi bagi Bunda yang sedang hamil, hati-hati bila mengidamkan makanan manis. Efeknya bisa berpengaruh buruk pada bayi dalam kandungan.

Artikel terkait: Gula berlebih saat hamil, bisa tingkat risiko asma pada bayi

Berikut adalah beberapa bahaya konsumsi gula berlebih yang harus Bunda waspadai.

1. Bahaya konsumsi gula berlebih menyebabkan hormon tidak seimbang

Women’s Health Network menyatakan konsumsi gula yang terlalu banyak bisa meningkatkan produksi hormon testosteron dalam tubuh wanita yang membuat keseimbangan hormonnya terganggu.

Hormon yang tidak seimbang bisa menyebabkan terjadinya hal yang tidak diinginkan, seperti lonjakan gula darah yang tinggi yang bisa menghancurkan sistem hormon endokrin di dalam tubuh.

2. Kadar kolesterol dan fungsi hati

Dalam dunia yang serba praktis sekarang ini, tanpa sadar orang lebih banyak mengonsumsi makanan dan minuman kemasan yang mengandung gula, pemanis buatan, dan sirup fruktosa. Bahan pemanis tersebut tidak baik untuk kesehatan.

Bahaya konsumsi gula berlebih bisa memengaruhi kadar kolesterol Anda dan juga fungsi hati. Selain itu, juga mempercepat naiknya berat badan.

Seringkali kita tertipu iklan makanan kemasan dengan slogan sehat atau diet, padahal sebenarnya mengandung gula yang bisa menghancurkan diet itu sendiri.

3. Masalah kesehatan kronis

Bahaya konsumsi gula berlebih bisa akibatkan berbagai masalah kesehatan, dari yang ringan hingga kronis. Di antaranya ialah sebagai berikut:

  • Membuat kulit kering
  • Menyebabkan depresi
  • Tekanan darah yang meningkat
  • Merusak gigi
  • Merusak hati dan ginjal

Hindari bahaya konsumsi gula berlebih dengan membatasi asupan makanan kemasan yang mengandung jenis gula paling buruk. Dan makanlah makanan sehat yang mengandung energi tanpa gula.

4. Makanan olahan mengandung gula lebih berbahaya

Banyak sekali makanan olahan, bahkan dengan label tawar atau asin di kemasannya, ternyata mengandung gula. Seperti roti tawar, jus kemasan, sereal sarapan, yogurt hingga minuman bersoda. Mulai sekarang, batasilah konsumi makanan tersebut.

Berapakah konsumsi gula yang aman setiap harinya?

2015-2020 Dietary Guidelines for Americans  merekomendasikan konsumsi gula kurang dari 50 gram per hari. Atau kurang dari 10% kebutuhan kalori harian Anda. Jika ingin sehat, batasi asupan gula Anda dari sekarang.

Hindari makanan manis sebagai sarapan. Gantilah dengan oatmeal yang digabung dengan buah sebagai menu sarapan Anda.

Buah dan sayuran adalah makanan sehat yang baik untuk Anda konsumsi.

Selain gula, Anda juga harus membatasi konsumsi karbohidrat. Karbohidrat juga mengandung senyawa bersifat seperti gula.

Pilih gandum utuh sebagai sumber karbohidrat sehat dibandingkan nasi dan roti biasa.

Semoga bermanfaat.

Referensi: Cheatsheet

 

Baca juga:

Seperti Halnya Alkohol, Asupan Gula Berlebih Bisa Rusak Otak Anak

Dapatkan Infomasi Terbaru dan Hadiah Menarik Khusus Member

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Kesehatan