TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Apa yang harus dilakukan saat anak GTM? Ini 5 Cara Saya Mengatasinya

Bacaan 4 menit
Apa yang harus dilakukan saat anak GTM? Ini 5 Cara Saya Mengatasinya

Pandangan dan informasi yang diceritakan di dalam artikel ini merupakan pendapat penulis dan belum tentu didukung oleh theAsianparent atau afiliasinya. TheAsianparent dan afiliasinya tidak bertanggung jawab atas konten di dalam artikel atau tidak bisa diminta pertanggungjawaban untuk kerusakan langsung atau tidak langsung yang mungkin diakibatkan oleh konten ini.

Hai bund. Pasti pusing ya saat anak GTM?

Pertama-tama, apa sih itu GTM? GTM adalah singkatan dari Gerakan Tutup Mulut. Kondisi dimana anak tidak mau makan.

Disini aku akan bercerita sesuai dengan pengalamanku, jadi anakku jarang banget GTM. Kecuali saat tumbuh gigi, itu juga hanya 1-2 hari paling lama. Habis itu normal lagi. Nah di usia 16 bulan kemarin, aku sempet dibikin stres berat karena dia GTM sampai seminggu.

Apa yang harus dilakukan saat anak GTM? Ini 5 Cara Saya Mengatasinya

Bener-bener tutup mulut, kalaupun buka mulut makanan masuk, lalu dilepeh lagi. Dalam sehari itu bisa masuk makanan berat (nasi, roti, kentang, dll) hanya 2-3 suap. Sisanya hanya makan kerupuk, atau cemilan lain itupun gak banyak. Tapi dia masih mau minum susu sehari 2x 150ml.

Nah terus apa yang aku lakuin?

Hal pertama yang aku lakuin adalah cari tahu penyebab anak GTM, karena dengan begitu kita bisa lebih mudah cari solusinya.

Setelah aku cari tahu, ternyata anakku tumbuh gigi geraham kecil atas dan bawah di sebelah kiri. Saat itu tidak ada demam, dan anaknya aktif-aktif aja beraktifitas seperti biasa. Tapi pas aku periksa giginya, ternyata bener ada gigi muncul dan gusinya merah gitu agak bengkak.

Apa yang harus dilakukan saat anak GTM? Ini 5 Cara Saya Mengatasinya

Apa yang harus dilakukan saat anak GTM? Ini 5 Cara Saya Mengatasinya

Lalu yang aku lakukan adalah:

Pertama, membuat variasi makanan.

Aku coba buat variasi makanan karena mungkin dia bosen dengan menu makan yang biasa aku buat. Temen2 bisa coba bikin perkedel kentang daging keju, atau menu-menu lain yg jarang dilihat anak. Waktu itu anakku sempet mau makan sekitar 3 suap setelah itu dilepeh. Gagal.

Kedua, beri suasana makan yang berbeda dari biasanya.

Aku coba kasih makan di tempat berbeda dari biasanya dia makan. Aku coba ajak makan di luar (di restoran). Aku suapin pakai sumpit. Nah ini dia lumayan banyak nih makannya. Karena mungkin dia lihat tempat baru dan mencoba cara baru buat makan, jadi dia lumayan excited untuk coba. Berhasil. Atau bisa juga dengan makan yang biasanya di meja makan, pindah ke ruang tamu atau teras rumah.

Ketiga, biarkan anak makan sendiri dan mengeksplor makanan sendiri.

Aku coba juga kasih anak makan sendiri, gak disuapin. Biar dia pegang-pegang makanannya. Tugas kita ngeliatin aja, tapi jangan ditinggal ya, Bund, tetep temenin. Gak apa-apa berantakan nanti selesai makan bisa kita rapihin. Di cara ini anakku juga lumayan mau makan, walaupun yang masuk hanya 1/4 dari porsi biasanya.

Keempat, beri anak buah dingin sebagai pengganti teether.

Apa yang harus dilakukan saat anak GTM? Ini 5 Cara Saya Mengatasinya

Aku coba kasih makanan Buah dingin, karena kalau tumbuh gigi kan anak pengennya gigit-gigit gitu. Daripada kasih teether aja, mending kasih makanan biar sekalian ada asupan gizi juga. Boleh coba juga kasih puding bayi. Di minimarket kan ada tuh yg merk milna, promina dll. Buat sendiri pudingnya di rumah.

Kelima, beri vitamin dan madu buat anak.

Aku selalu kasih vitamin dan madu untuk anakku setiap hari. Hal ini juga membantu mengisi kebutuhan gizi anak yg berkurang ketika anak tidak mau makan.

Oh iya, jangan mengganti jam makan anak dengan minum susu ya. Aku kasih susu formula anakku di di jam yang sama seperti biasa.

Jadi Bund, sebagai ibu yang menghadapi anak GTM itu, pikiran kita harus jernih, jangan jadi ikutan badmood seperti anak kita. Kita juga harus mau coba berbagai cara, harus keras kepala cari ide agar anak bisa makan. TAPI yang paling penting jangan sampai memaksa anak makan ya, Bund. Jangan dipaksa suapin sampe anaknya nangis2, ataupun juga ngebohongin anak biar mau makan. Udah banyak kasusnya anak jadi trauma makan sampe harus terapi sama dokter biar bisa makan. Jangan sampe ya.

Bikin suasana makan itu menyenangkan. Harus yakin Fase GTM ini akan terlewat. Tinggal kita siapin amunisi sabar aja yang banyaaak. Dan Kalau udah gak tahan banget, kalian bisa minta tolong orang terdekat untuk bantu kalian. Jangan sampe pada akhirnya ibu dan anaknya nangis bareng-bareng di meja makan. Hehe.

Sekian sharing dari aku, semoga membantu ya, Bund.

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

intan anggita elyadi

  • Halaman Depan
  • /
  • Kisah Nyata Parents
  • /
  • Apa yang harus dilakukan saat anak GTM? Ini 5 Cara Saya Mengatasinya
Bagikan:
  • "Istriku Melahirkan Anak Orang Lain karena Diperkosa, Aku Harus Apa?" Curhat seorang Suami

    "Istriku Melahirkan Anak Orang Lain karena Diperkosa, Aku Harus Apa?" Curhat seorang Suami

  • #CurhatBunda : “Pengalaman Melahirkan yang Mendebarkan Demi Bertemu Bayi Saya”

    #CurhatBunda : “Pengalaman Melahirkan yang Mendebarkan Demi Bertemu Bayi Saya”

  • “Susahnya Menjadi Seorang Ibu, Saya Baru Merasakannya Sekarang”

    “Susahnya Menjadi Seorang Ibu, Saya Baru Merasakannya Sekarang”

  • "Istriku Melahirkan Anak Orang Lain karena Diperkosa, Aku Harus Apa?" Curhat seorang Suami

    "Istriku Melahirkan Anak Orang Lain karena Diperkosa, Aku Harus Apa?" Curhat seorang Suami

  • #CurhatBunda : “Pengalaman Melahirkan yang Mendebarkan Demi Bertemu Bayi Saya”

    #CurhatBunda : “Pengalaman Melahirkan yang Mendebarkan Demi Bertemu Bayi Saya”

  • “Susahnya Menjadi Seorang Ibu, Saya Baru Merasakannya Sekarang”

    “Susahnya Menjadi Seorang Ibu, Saya Baru Merasakannya Sekarang”

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti