TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Viral Anak Mengazankan Jenazah Ibu, Bagaimana Menjelaskan Kematian pada Anak?

Bacaan 4 menit
Viral Anak Mengazankan Jenazah Ibu, Bagaimana Menjelaskan Kematian pada Anak?

Video seorang anak mengazankan jenazah ibunya mengundang rasa pilu pelayat yang hadir, tak terkecuali warganet yang menyaksikan.

Sebuah potongan video yang memperlihatkan seorang anak mengazankan jenazah ibunya viral di media sosial. Unggahan tersebut terang saja membuat warganet ikut menangis sedih dan terharu. Lantas, siapakah sosok anak laki-laki yang berhati tegar itu?

Dalam potongan video yang terasa pilu itu, tampak seorang bocah berdiri di depan jenazah sang ibu. Dengan mengenakan pakaian berwarna biru dan berkopiah, ia lalu mengumandangkan azan dengan suara lantang.

Video berisi adegan yang menyayat hati tersebut diketahui pertama kali diunggah oleh akun Instagram resmi Divisi Humas Polri (19/11/20).

Anak Mengazankan Jenazah Ibunya, Sedih Namun Tetap Tegar

anak mengazankan jenazah ibunya (viral)

Seorang anak laki-laki tampak tegar mengazankan jenazah sang ibu yang telah tiada. Hal tersebut lantas membuat isak tangis para pelayat pecah. Terdengar suara sesenggukan, terutama para ibu yang turut menyaksikan adegan yang menyayat hati itu.

Meski suara tangisan terasa menggema di rumah duka, bocah laki-laki yang tak disebutkan namanya itu terlihat tenang. Dengan lantunan azan yang merdu, ia mengantarkan ibunda tercinta ke tempat peristirahatan terakhir.

Belakangan diketahui anak laki-laki tersebut berasal dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan. Melalui keterangannya di kolom caption, akun Instagram @divisihumaspolri menuliskan: 

“Seorang bocah adzankan jenazah ibunya yang diketahui almarhumah merupakan anggota Bhayangkari Cabang Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

anak mengazankan jenazah ibunya (viral) Ilustrasi anak mengumandangkan azan. Apa yang dilakukan anak dari Bripka Untung Setiadi Personel Bhabinkamtibmas Desa Guha Kec. Labuan Amas Selatan Kab. Hulu Sungai Tengah itu, membuat sedih dan haru, tak terkecuali para pelayat yang menyaksikan langsung pun ikut berderai airmata. Dengan suara yang lantang, anak laki-laki itu mengumandangkan adzan. Kendati tampak menahan rasa sedihnya, ia berhasil menyelesaikan tugas mulianya untuk sang bunda. Setelah azan selesai, jenazah ibunya langsung diangkat untuk segera dikebumikan.”

Warganet yang menyaksikan video tersebut juga tak kalah dibuat pilu. 

“Menetes pula air mataku. Ya Allah… Berikanlah kami keturunan yang soleh dan solehah seperti anak ini. Amin….amin….amin,” tulis akun @adisunarno.

“Masya Allah Tabarakallah… Insya Allah ibumu husnul khotimah, Nak. Dan kamu jadi anak yang soleh ya, aamiin allahumma aamiin,” komentar akun @tiranubuww.

Artikel terkait: Foto viral; Momen sedih kakak ucapkan selamat tinggal pada adik yang sekarat

Bagaimana Menjelaskan Kematian pada si Kecil?

Viral Anak Mengazankan Jenazah Ibu, Bagaimana Menjelaskan Kematian pada Anak?

Bagi setiap ibu, anak adalah belahan jiwa, separuh napasnya. Begitu pun sebaliknya, sosok ibu di mata seorang anak tak tergantikan, dialah manusia yang memiliki kasih sayang tiada bertepi.

Namun yang namanya ajal tak ada seorangpun bisa menebak kapan datangnya. Sewaktu-waktu, kita bisa saja kehilangan orang yang dikasihi.

Bagi anak-anak, pemahaman tentang kematian akan berbeda-beda sesuai tahapan usia dan tumbuh kembangnya. Pada usia tertentu, hampir semua anak akan menanyakan, “Meninggal itu apa?” atau “Kenapa orang meninggal, apa aku nanti akan meninggal juga?”

Nah, tugas orangtua adalah menjelaskan konsep kematian dengan pilihan kata yang akrab, mudah dimengerti, dan singkat. Parents tidak perlu menghindar untuk membahas topik ini. 

Anak-anak biasanya memiliki emosi yang kuat tentang kematian. Mereka menyimpan perasaan sedih bahkan merasa bersalah. Mereka juga mungkin merasa kebingungan mengenai kematian. 

anak mengazankan jenazah ibunya (viral)

Ketika menjelaskan kematian kepada si kecil,  berikanlah informasi yang sesuai dengan kemampuan anak-anak untuk memahaminya. Contohnya, jika si kecil ingin tahu mengapa kakek dan nenek mereka meninggal, hindari penjelasan yang membingungkan seperti: “Nenek/Kakek sedang tidur.”

Menganalogikan kematian dengan tidur bisa membuat anak salah persepsi. Mereka mungkin akan berpikir orang yang meninggal akan bangun kembali.

Hindari juga jawaban seperti, “Tuhan telah mengambilnya.” Pasalnya, anak-anak bisa jadi akan berpikir bahwa Tuhan adalah sosok yang kejam karena telah mengambil orang yang dikasihinya.

Lantas jawaban seperti apa yang terasa lebih bijaksana? Jelaskan kondisi sebenarnya dengan bahasa yang sesederhana mungkin. Misalnya “Nenek sudah terlalu tua dan sudah terlalu lelah”.

Dengan jawaban semacam ini, si kecil akan mangembangkan pemahaman bahwa semua orang akan beranjak tua dan lelah dan tidak bisa bertahan untuk hidup lagi.

Namun bagaimana pun, ketika berhadapan dengan kematian orang terdekat, anak-anak akan merasa sedih dan terluka. Biarkan mereka meluapkan perasaannya dengan jujur. Katakan pula bahwa sedih dan berduka adalah suatu yang normal, lalu berilah dia pelukan hangat yang menenangkan.

Baca juga:

Pahami dengan Benar, Ini Penjelasan Seputar Doa Sebelum dan Sesudah Adzan

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Titin Hatma

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Viral Anak Mengazankan Jenazah Ibu, Bagaimana Menjelaskan Kematian pada Anak?
Bagikan:
  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti