Anda Dilarang Menyusui Jika...

Ada banyak manfaat menyusui bayi, tapi juga ada situasi dimana Ibu dilarang menyusui. Kenapa? Berikut ini ulasannya

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Anda dilarang menyusui jika…

Beberapa Ibu mungkin bertanya-tanya kenapa tidak boleh menyusui bayi mereka, padahal ASI adalah makanan terbaik bagi bayi dan bahkan merupakan anjuran. Tetapi ada beberapa kondisi yang menjadi alasan khusus agar Ibu tidak menyusui bayinya karena jika dilakukan maka justru akan membahayakan keselamatan bayi dan mengganggu tahap tumbuh kembang mereka..

Anda tidak boleh menyusui bayi jika Anda :

  • Terjangkit penyakit HIV-AIDS karena jika hal ini terjadi secara langsung Anda akan menularkan virus tersebut kepada bayi Anda. Tentunya Anda tidak ingin membahayakan keselamatan bayi Anda sendiri khan?
  • Anda sedang menjalani pengobatan  antiretroviral. Kandungan zat antiretroviral yang bisa membunuh sel-sel dapat membahayakan perkembangan bayi
  • Anda terjangkit penyakit TBC aktif tanpa pengobatan, karena bisa menular juga pada bayi Anda
  • Sedang menggunakan atau kecanduan narkoba. Kandungan narkoba bisa merusak sel-sel saraf dan otak bayi yang bisa mengakibatkan mereka tumbuh tidak normal dan mungkin bebal.
  • Sedang dalam pengobatan kanker. Pengobatan kanker tentunya menggunakan zat-zat yang bisa merusak sel jaringan di tubuh manusia. Bayi dalam kondisinya yang masih rentan dan tidak se-stabil orang dewasa akan terhambat pertumbuhannya jika mengkonsumsi Asi dari Anda.
  • Anda sedang menjalani terapi radiasi. Radiasi bisa membahayakan bagi sel-sel pertumbuhan bayi Anda, jadi sebaiknya Anda tidak menyusui bayi Anda sampai Anda sudah diijinkan untuk melakukannya oleh Dokter Anda
  • Anda kecanduan alkohol.
  • Bayi Anda didiagnosis mengalami galactosemia. alactosemia adalah kondisi dimana bayi tidak dapat mencerna kandungan laktosa yang banyak terkandung di dalam ASI ataupun susu formula.

Jadi penjelasan diatas bisa menjadi bahan pertimbangan Anda untuk tidak menyusui bayi Anda jika Anda ataupun bayi mengalami hal yang diulas diatas agar tidak terjadi resiko yang membahayakan baik bagi Ibu maupun bayi.

 

Share on Facebook atau G+ jika Anda merasa artkel tentang larangan menyusui bayi ini bermanfaat. Join Komunitas Keluarga Indonesia di G+ untuk mengikuti update info dari kami dan berdiskusi dengan para Keluarga Indonesia

Beberapa ibu mungkin bertanya tanya alasan tidak boleh memberikan ASI eksklusif kepada bayi. Padahal ASI adalah salah satu makanan terbaik bagi bayi yang bisa membantu pertumbuhannya. Namun ada beberapa kondisi dimana ibu tidak boleh memberikan ASI kepada bayinya, karena jika dilakukan justru akan membahayakan keselamatan bayi dan menganggu tahap tumbuh kembang mereka. Mari simak alasan selengkapnya.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Alasan Ibu Tidak Boleh Memberikan ASI

1. Ibu Terjangkit Virus

Apabila ibu sedang terjangkit virus yang membahayakan, maka ada baiknya Anda berhenti untuk menyusui bayi Anda. Salah satu virusnya adalah penyakit HIV AIDS yang akan menularkan secara langsung virus tersebut kepada bayi Anda. Dengan memberikan ASI, bayi akan terancam keselamatanya.

2. Pengobatan Antiretroviral

Apabila Anda sedang menjalani pengobatan antiretroval sebaiknya jangan memberikan ASI eksklusif kepada bayi Anda. Hal ini karena kandungan zat antiretroval akan bisa membunuh sel sel yang ada di dalam tubuh ibu. Sehingga dengan mamaksakan memberikan ASI tentu akan membahayakan perkembangan bayi.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

3. Terjangkit TBC atau Masa Pengobatan Kanker

Hal yang perlu Anda perhatikan adalah jangan memberikan ASI saat Anda sedang terjangkit TBC aktif tanpa pengobatan. Hal ini karena TBC dapat menular juga pada bayi Anda dan dapat membahayakan kesehatannya. Sementara apabila Anda juga sedang menjalani pengobatan kanker, ada baiknya Anda tidak memberikan ASI eksklusif bayi Anda. Hal ini karena obat obatan yang digunakan tidak bagus untuk diberikan kepada bayi yang masi kecil.

4. Kecanduan Narkoba dan Alkohol

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Narkoba adalah barang mahal yang peredarannya mudah sekali ditemukan. Namun apabila bunda ingin menyusui dan merupakan pengguna narkoba, Anda sebaiknya tidak memberikan ASI pada si kecil. Kandungan yang ada di dalam narkoba bisa merusak sel sel saraf dan otak bayi yang bisa mengakibatkan mereka tumbuh tidak normal dan mungkin bebal.

5. Sedang Menjalani Terapi Radiasi

Radiasi tentu sangat membhayakan keselamatan si kecil untuk membantu pertumbuhan bayi Anda. Sebaiknya Anda tidak memberikan ASI ekslusif kepada bayi sampai diijinkan untuk melakukan oleh dokter Anda. Bayi yang diberikan ASi saat bunda mengalami terapi radiasi akan berdampak pada kesehatan si kecil di masa yang akan datang.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

6. Bayi Didiagnosisi Mengalami Galactosemia

Galactosemia adalah salah satu kondisi dimana bayi tidak dapat mencerna kandungan laktosan. Padahal laktosan ini banyak sekali terkandung di dalam ASI maupun susu formula. Dengan memberikan ASI secara paksa justru akan membuat kesehatan bayi menurun dan tidak bisa tumbuh dengan baik. Bunda harus selalu waspada untuk melihat gejala gejala penyakit yang mungkin saja dialami oleh si kecil.

Jadi ada banyak sekali faktor yang bisa membuat bunda lebih baik tidak memberikan ASI pada buah hatinya. Apabila masih memaksakan untuk memberikan ASI dalam kondisi yang telah disebutkan diatas, maka bunda harus siap menanggung resikonya. Anak akan tumbuh dengan tidak sehat dan mudah sekali terserang penyakit. Terlebih lagi jika anak akan tertular penyakit yang sedang diderita oleh ibunya.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan