TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

7 Trik Agar Tidak Jadi Marah Pada Anak

13 Mar, 2016

Marah pada anak bukan sesuatu yang ingin kita lakukan setiap hari. Lalu, bagaimana cara mengatasi rasa ingin marah dengan anak? Berikut 7 triknya!

Marah pada anak itu tidak enak

Marah pada anak itu tidak enak

Orangtua mana sih yang tidak pernah marah pada anak mereka? Kita semua pernah. Apa yang Anda rasakan saat itu? Bahagia? Jelas tidak.

Marah adalah suatu dorongan perasaan yang menimbulkan tumbuhnya energi negatif, melumpuhkan akal dan bisa membuat manusia hilang kontrol atas tindakannya.

Menjadi ibu atau ayah menjadi titik ujian untuk semua manusia. Ia akan berhadapan dengan sosok kecil yang masih perlu belajar banyak tentang peraturan, tata krama dan kreativitas.

Marah pada anak juga tak bisa dilampiaskan sembarangan, atau anak akan rusak jiwanya seumur hidup. Membentak anak, misalnya, bisa menyakiti hati anak dan membuatnya mudah sakit-sakitan.

Inilah beberapa trik yang bisa Anda coba untuk mengendalikan amarah, dan membatalkan niat kita untuk marah pada anak.

1. Minum air putih

1. Minum air putih

Air bisa menjinakkan api. Begitu juga rasa panas di ubun-ubun bisa Anda dinginkan dengan minum beberapa gelas air putih.
2. Mengingat senyum dan tawanya

2. Mengingat senyum dan tawanya

Tidak ada suara dalam semesta ini yang semerdu suara tawa anak kita. Sebelum Anda memutuskan untuk marah pada anak, coba ingat apa yang Anda rasakan waktu melihat anak tersenyum. Apa yang Anda rasakan saat menatap matanya?

Si bungsu saya cukup jago dalam membela diri agar tidak dimarahi. Begitu tahu ia melakukan kesalahan, ia akan datang pada saya, lalu memeluk dan memasang raut wajah memelas.

3. Membaui aroma tubuhnya

3. Membaui aroma tubuhnya

Kita merawat anak sejak masih kecil, memandikan, menyuapi, memandikan, dst. Baunya ada di sekeliling kita setiap hari, menempel di tubuh dan pakaian kita. Coba bayangkan jika seandainya bau asem si adek tidak pernah ada.
4. Membayangkan reaksinya waktu dimarahi

4. Membayangkan reaksinya waktu dimarahi

Apa yang kira-kira dirasakan anak saat Anda marah dan membentak kepadanya? Matanya yang indah itu mungkin tak akan bersinar lagi. Bentakan yang Anda semburkan menggoreskan luka di hatinya, yang tak akan sembuh sampai bertahun-tahun.
5. Pergi ke luar rumah sebentar

5. Pergi ke luar rumah sebentar

Si abang mulai membantah waktu Anda mengingatkannya untuk segera mandi? Memarahinya bukan solusi karena ia sangat mungkin mengulangi kelakuan itu di masa depan.

Tinggalkan rumah sebentar untuk membeli sesuatu di warung sebelah. Sapalah seorang ibu tetangga dan mengobrolah sebentar dengannya sampai rasa marah pada anak mereda.

6. Tarik nafas dalam-dalam

6. Tarik nafas dalam-dalam

Si balita memecahkan vas antik kesayangan Anda? Si buyung membuang makanannya berceceran di lantai? Tarik nafas dalam-dalam melalui lubang hidung. Kemudian hembuskan dari mulut Anda. Ulangi hingga 4 kali atau lebih sampai dada Anda tidak terasa sesak, kepala tidak terasa panas.
7. Merendahkan nada suara

7. Merendahkan nada suara

Wajar jika Anda marah karena anak berbuat salah. Anda tidak perlu membentak atau berteriak hanya agar anak mengerti Anda sedang marah kepadanya.

Berbicaralah padanya dengan nada suara normal, tahanlah sedapat mungkin agar nada suara Anda tidak meninggi. Terus ajak ia bicara dengan nada suara yang sama. Niscaya rasa marah pada anak akan menghilang sedikit demi sedikit.

Selamat mencoba.

Selanjutnya
img

Penulis

jpqosinbo

  • Halaman Depan
  • /
  • Prasekolah
  • /
  • 7 Trik Agar Tidak Jadi Marah Pada Anak
Bagikan:
  • 7 Ciri-Ciri Anak Sedih dan Tidak Bahagia, Cek Sekarang!

    7 Ciri-Ciri Anak Sedih dan Tidak Bahagia, Cek Sekarang!

  • 7 Ciri-ciri Anak Jenius atau Gifted Child, Si Kecil Salah Satunya? Cek!

    7 Ciri-ciri Anak Jenius atau Gifted Child, Si Kecil Salah Satunya? Cek!

  • 10 Ciri-Ciri Anak Punya Sifat Baik yang Terlihat saat Balita, Cek!

    10 Ciri-Ciri Anak Punya Sifat Baik yang Terlihat saat Balita, Cek!

  • 7 Ciri-Ciri Anak Sedih dan Tidak Bahagia, Cek Sekarang!

    7 Ciri-Ciri Anak Sedih dan Tidak Bahagia, Cek Sekarang!

  • 7 Ciri-ciri Anak Jenius atau Gifted Child, Si Kecil Salah Satunya? Cek!

    7 Ciri-ciri Anak Jenius atau Gifted Child, Si Kecil Salah Satunya? Cek!

  • 10 Ciri-Ciri Anak Punya Sifat Baik yang Terlihat saat Balita, Cek!

    10 Ciri-Ciri Anak Punya Sifat Baik yang Terlihat saat Balita, Cek!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti