TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

5 Penyebab Lelaki Tidak Siap Jadi Ayah Meski Ia Sudah Punya Anak

Bacaan 4 menit
5 Penyebab Lelaki Tidak Siap Jadi Ayah Meski Ia Sudah Punya Anak

Keluhan istri terhadap suami adalah seolah para lelaki memang tidak siap jadi ayah. Benarkah hal-hal ini yang jadi penyebabnya?

Sejak kecil, perempuan sudah dipersiapkan untuk jadi istri dan ibu yang baik. Para lelaki justru sebaliknya, mereka dipersiapkan untuk fokus pada karir dan pekerjaannya, namun mereka tidak siap jadi ayah.

Dalam hal pendidikan keluarga, harus diakui bahwa banyak orang membesarkan anaknya dengan cara yang berbeda. Jika Anda sering mendengar keluhan seputar suami yang kurang bisa dekat dengan keluarga maupun tidak mau mengerjakan pekerjaan rumah, maka karakter tersebut sudah dibentuk sejak ia masih kecil.

Berikut 5 penyebab mengapa banyak lelaki tidak siap jadi ayah sekalipun ia sudah menikah yang disarikan dari the Good Men Project:

1. Pemilihan mainan saat masih kecil

tidak siap jadi ayah

 

Anak perempuan dilatih untuk menjadi ibu sejak masih kecil. Itulah sebabnya mereka dibelikan masak-masakan, boneka, dan bermain peran sebagai ibu.

Sedangkan lelaki, biasanya dibelikan mainan berupa senjata, mobil, bola, robot, yang berhubungan dengan masa depannya sebagai lelaki dengan pekerjaan tertentu. Jika ada lelaki yang memiliki mainan masak-masakan, boneka, maupun mainan yang dianggap seperti perempuan, orangtuanya takut jika suatu hari ia akan jadi lelaki yang punya sifat ‘melambai’.

Padahal, menjadi seorang ayah tak hanya soal bisa memiliki karir bagus, kuat, dan punya uang. Tugas ayah juga merawat anaknya dan menjadi orang yang bisa diandalkan keluarga.

2. Membedakan pekerjaan rumah

Anak perempuan sudah mulai dilatih masak agar bisa memberikan makanan yang enak untuk keluarga dan dilatih untuk bisa bersih-bersih rumah sejak dini. Hal itu tidak berlaku untuk lelaki karena lelaki yang malas mengerjakan pekerjaan rumah dan tidak bisa memasak dianggap wajar.

Kebanyakan orang bermasalah ketika kamar perempuan berantakan sedangkan akan merasa maklum jika yang berantakan adalah kamar lelaki. Sesungguhnya, kemampuan masak dan bersih-bersih rumah akan bermanfaat untuk lelaki dan perempuan saat jauh dari rumah orangtuanya kelak.

Artikel terkait: 5 Alasan bahwa Jadi Ayah Rumah Tangga Bukanlah Sebuah Aib bagi Lelaki

3. Tidak siap jadi ayah karena tidak terbiasa akrab dengan anak kecil

tidak siap jadi ayah

 

Menjadi seorang ayah tak hanya soal memberikan nafkah lahir saja, melainkan memenuhi kebutuhan mental anak juga. Sebelum menikah, banyak lelaki yang bersikap cuek pada anak kecil karena ia dididik oleh ayah yang cuek.

Ketika lelaki sudah menjadi seorang suami, ia pun menjadi tidak tahu bagaimana harus bersikap saat berhadapan dengan anaknya sendiri.

4. Tuntutan untuk jadi ‘macho’

Banyak lelaki merasa bahwa hidup ‘macho’ adalah sikap terbaik. Macho di sini bukanlah dalam pengertian melindungi perempuan maupun lainnya, melainkan pandangan bahwa lelaki tidak boleh bersikap lembut, tidak boleh menangis, dan dipaksa untuk bersikap kuat terus menerus.

Akibatnya, ia tak bisa mengungkapkan perasaannya. Padahal, sentuhan emosional ayah pada anaknya bisa diperoleh dari kelembutan sang ayah dan sikap berbaginya pada anak.

5. Tidak dibiasakan memiliki sudut pandang sebagai ayah

tidak siap jadi ayah

 

Saat perempuan bisa memasak dengan enak, banyak orang berkata, “Kamu akan jadi ibu yang baik.” Saat lelaki melakukan hal yang sama, ia hanya akan dianggap keren karena bisa melakukan ‘pekerjaan perempuan’ maupun bisa melakukan apa yang tidak bisa dilakukan lelaki lain.

Sejak kecil, lelaki mendapat ‘hak istimewa’ untuk fokus pada dirinya daripada memikirkan keluarganya. Rasa tanggung jawab memikirkan keluarga hanya dilakukan demi memenuhi kebutuhan pribadinya.

Berbeda dengan perempuan yang dituntut untuk mengabdikan energi dan pikiran demi kepentingan keluarga. Inilah yang menjadikan lelaki tidak memiliki sudut pandang bagaimana menjadi seorang ayah.

Jika Anda merasa bahwa suami Anda adalah lelaki yang memang siap jadi ayah, berarti ia telah dididik dengan benar oleh keluarganya. Sebaliknya, jika sampai punya anak ia masih bingung bagaimana caranya berinteraksi lahir dan batin dengan keluarga, itu tandanya secara mental sebenarnya ia tidak siap jadi ayah.

Banyak orang menikah karena memang merasa bahwa usianya sudah memasuki masa-masa harus menikah. Banyak juga yang menikah karena tuntutan usia, sehingga modal itu tidak cukup membuatnya jadi ayah yang baik untuk keluarga.

Hanya sedikit laki-laki yang saat menikah bercita-cita menjadi ayah yang keren di mata anak-anaknya. Jika Anda punya anak lelaki, maka belum terlambat untuk mengajarinya cara menjadi ayah yang baik demi masa depannya kelak.

 

Baca juga:

Anak Kurang Mendapat Kasih Sayang dari Ayah, Ini 3 Dampak Negatif yang Ditimbulkan!

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Syahar Banu

  • Halaman Depan
  • /
  • Kehidupan Ayah
  • /
  • 5 Penyebab Lelaki Tidak Siap Jadi Ayah Meski Ia Sudah Punya Anak
Bagikan:
  • 20 Lagu Tentang Ayah yang Enak Didengar, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris

    20 Lagu Tentang Ayah yang Enak Didengar, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris

  • 40 Quotes Ayah dan Anak Perempuan, Indah dan Sangat Menyentuh!

    40 Quotes Ayah dan Anak Perempuan, Indah dan Sangat Menyentuh!

  • 5 Fakta Sejarah Hari Ayah Nasional dan Tema Perayaan di 2025

    5 Fakta Sejarah Hari Ayah Nasional dan Tema Perayaan di 2025

  • 20 Lagu Tentang Ayah yang Enak Didengar, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris

    20 Lagu Tentang Ayah yang Enak Didengar, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris

  • 40 Quotes Ayah dan Anak Perempuan, Indah dan Sangat Menyentuh!

    40 Quotes Ayah dan Anak Perempuan, Indah dan Sangat Menyentuh!

  • 5 Fakta Sejarah Hari Ayah Nasional dan Tema Perayaan di 2025

    5 Fakta Sejarah Hari Ayah Nasional dan Tema Perayaan di 2025

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti