13 Permainan Mengasah Otak Anak Umur 3 Tahun

Apa saja permainan mengasah otak anak untuk umur 3 tahun? Yuk, cari tahu di artikel ini. Lengkap dengan tips supaya anak cerdas & pintar!

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Salah satu cara mengasah otak anak adalah melalui bermain. Melalui permainan mengasah otak anak umur 3 tahun dan aktivitas yang menyenangkan, si Kecil dapat bereksplorasi juga melatih keterampilan dan memperkuat fungsi kognitifnya yang baik bagi perkembangan otak. 

Selain mendukung perkembangan otaknya, berbagai permainan mengasah otak untuk anak umur 3 tahun tersebut juga dapat membantu si Kecil belajar memfokuskan perhatian, memperkuat daya ingat, dan mengembangkan pengendalian diri dasar. 

Apa saja ragam permainan yang direkomendasikan tersebut? Simak ulasannya dalam artikel berikut ya, Mams. 

Pentingnya Perkembangan Otak di Masa Emas

Di masa golden age (0-5 tahun), perkembangan otak si Kecil berlangsung dengan kecepatan yang luar biasa. Karena itu, stimulasi seperti permainan untuk mengasah otak anak di umur 3 tahun tidak hanya membantu si Kecil lebih cerdas di masa sekarang, tetapi penting untuk membangun kemampuan kognitifnya di masa depan. 

Pada lima tahun pertama kehidupan anak, 90% struktur otak terbentuk. Di usia tersebut, koneksi antar sel saraf (sinaps) sedang terbentuk pesat, sehingga ia jauh lebih mudah menyerap informasi dan mampu membangun kemampuan dasar yang akan memengaruhi proses belajarnya di masa depan. 

Jadi, stimulasi dalam bentuk apa pun, baik aktivitas fisik, interaksi sosial, serta melalui bermain dapat membantu mengoptimalkan tumbuh kembangnya. 

Permainan Apa yang Bisa Mencerdaskan Otak Anak 3 Tahun?

1. Membangun Balok

Balok membantu mengembangkan eksperimen dan kemampuan si Kecil untuk membentuk hipotesis. Misalnya, si Kecil akan berpikir, “Apa yang terjadi jika aku meletakkan balok besar ini di atas balok kecil ini?”, “Wah ternyata balok besar di atas balok kecil akan jatuh”.

Bermain balok juga membantu anak-anak mempelajari kata-kata petunjuk arah, seperti “atas”, “bawah”, “dalam”, dan “keluar”. Mams bisa berikan tantangan dengan balok-balok yang memiliki beragam bentuk, berat, dan warna.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

2. Busyboard

Busyboard adalah mainan edukatif yang dirancang untuk memperkenalkan anak pada berbagai benda dan alat yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, dalam satu papan terdapat kombinasi beberapa objek, seperti merangkai atau mengikat tali, kancing, sakelar, dan lainnya. Semua elemen ini membantu memberikan beragam stimulasi untuk si Kecil. 

3. Pasir dan Air

Seember air, sebaskom pasir, dan beberapa cangkir serta sendok dapat membuat si Kecil betah bermain selama berjam-jam. Dengan permainan ini, mereka belajar tentang volume dan tekstur, cairan dan padatan. 

4. Bermain di Taman 

Bermain di taman memberikan manfaat besar bagi perkembangan si Kecil karena melalui kegiatan ini ia berkesempatan untuk bersosialisasi dengan teman sebaya yang ia temui sekaligus beraktivitas fisik di luar rumah. 

Saat bermain di taman, anak akan belajar berkomunikasi, berbagi, menunggu giliran, hingga bekerja sama saat bermain dengan teman sebaya. Ini mengajarkan si Kecil keterampilan sosial yang penting untuk kehidupannya sehari-hari.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Ia juga dapat melakukan aktivitas fisik seperti berlari, memanjat, meluncur, dan lainnya yang akan melatih motorik kasar dan koordinasi tubuh. Selain itu, membantunya menyalurkan energi dengan cara yang positif.  

5. Main Masak-masakan

Berikan si Kecil panci kosong dan sendok kayu, lalu biarkan mereka “memasak”. Atau Mams bisa memberikannya mainan masak-masakan. Mereka tahu itu hanya berpura-pura, tetapi mereka tidak hanya menghibur diri, tetapi juga mengembangkan keterampilan pra-literasi. 

6. Bersepeda/Balance Bike

Balance bike atau bersepeda bisa membantu anak belajar menjaga keseimbangan sejak dini. Saat bersepeda, anak dapat mengatur kecepatan dan bergerak secara mandiri, serta mengontrol tubuh untuk mengembangkan motorik kasar.

Saat bersepeda, anak juga bisa belajar menghindari tantangan serta memahami arah dan jarak. Secara keseluruhan, bersepeda atau balance bike bisa jadi cara menyenangkan untuk mendukung perkembangan fisik dan kemandirian. 

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

7. Bermain Kartu Flash

Kartu flash adalah alat yang sangat baik namun mudah digunakan untuk merangsang otak si Kecil. Misalnya, Mams dapat menunjukkan kartu bergambar dengan cepat kepada si Kecil untuk mengembangkan memori visualnya.

Ketika anak-anak melihat kartu yang ditunjukkan dengan cepat, otak akan mengasah kemampuan memori langsung dengan mereka berusaha menghafal kartu-kartu tersebut.

8. Bermain Permainan Angka

Matematika bisa menyenangkan bagi anak-anak jika diajarkan secara interaktif dan kreatif. Bermain permainan mengenal angka adalah salah satu kegiatan yang akan membantu si Kecil belajar angka, berhitung, dan operasi aritmatika dasar dengan cara yang menyenangkan dan dukung perkembangan otak si Kecil.

Ada banyak permainan yang dapat Mams mainkan bersama si Kecil untuk membantunya mempelajari angka dan konsep matematika. Salah satu permainan tersebut adalah permainan “tebak angka”. 

Tuliskan angka antara 1 dan 10 di papan tulis, dan minta si Kecil untuk menebaknya. Jika ia benar, beri ia poin. Jika tidak, beri ia petunjuk dan biarkan ia mencoba lagi. Anda juga dapat memainkan permainan “lebih besar dari atau lebih kecil dari”.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Tuliskan dua angka di papan tulis, misalnya 3 dan 5, dan tanyakan kepada si Kecil angka mana yang lebih besar. Jika jawabannya benar, beri dia poin. Jika salah, beri dia petunjuk dan biarkan dia mencoba lagi.

9. Aktivitas Mengurutkan

Mengurutkan adalah aktivitas menyenangkan yang membantu anak-anak belajar tentang berbagai atribut seperti ukuran, bentuk, warna, dan lainnya. Aktivitas ini juga membantu mereka mengembangkan keterampilan memecahkan masalah.

Biarkan anak Anda memilih beberapa benda dan minta dia untuk mengurutkannya berdasarkan ukuran, bentuk, warna, dan lainnya. Misalnya, mereka dapat mengurutkan balok berdasarkan ukuran atau mobil-mobilan berdasarkan warna. 

Saat mereka mengurutkan benda-benda tersebut, bantu mereka mengidentifikasi atribut yang mereka gunakan untuk mengurutkan. Permainan ini melatih si Kecil untuk menyortir, mengkategorikan, dan memecahkan masalah sehingga mendukung perkembangan daya tangkap dan fokus si Kecil.    

10. Menggambar

Salah satu kegiatan prasekolah favorit untuk anak usia 3 tahun adalah menggambar. Pada tahap ini, kemampuan artistik si Kecil belum terlalu penting. Menggambar adalah kegiatan yang menyenangkan bagi balita untuk mengekspresikan diri, melatih keterampilan motorik halus, dan bersenang-senang. 

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

11. Memotong Kertas dengan Gunting yang Aman

Berikan si Kecil selembar kertas dan biarkan dia memotongnya sesuka hati menggunakan gunting yang aman. Mams juga bisa memberikan beberapa tantangan, seperti memotong mengikuti bentuk lingkaran, dan lainnya.

Mams dapat membantu si Kecil menghias potongan-potongan tersebut dengan perlengkapan kerajinan yang diinginkan. Permainan ini melatih keterampilan motorik halus, kreativitas, imajinasi, dan fokus.

12. Bermain Peran

Bermain peran adalah salah satu kegiatan terbaik untuk anak usia 3 tahun karena membantu mereka belajar tentang berbagai emosi, orang, dan situasi.

Mintalah si Kecil memilih karakter yang ingin ia perankan. Bisa siapa saja, anggota keluarga, teman, karakter kartun, hewan, dan lainnya. Kemudian, dorong mereka untuk memerankan peran tersebut. 

Mereka dapat berbicara dengan cara yang berbeda, menggunakan alat peraga, dan melakukan apa pun yang mereka inginkan untuk menghidupkan karakter tersebut. Anak-anak belajar mengamati orang-orang di sekitar mereka dan memahami emosi mereka dengan cara ini.

13. Membuat Karya Seni dengan Cetakan Jempol, Tangan, atau Kaki

Aktivitas ini memungkinkan si Kecil menghasilkan karya seni indah yang dapat Mams pajang di kulkas atau dinding.

Gunakan cat non-toksik dan kertas kosong. Biarkan si Kecil memilih warna cat yang ingin digunakan. Kemudian, bantu mereka membuat cap jempol, cap tangan, atau cap kaki di atas kertas.

Setelah cat mengering, Mams dapat menggantung karya seni tersebut!

Permainan ini mengasah kreativitas, imajinasi, keterampilan motorik halus, serta pengenalan warna. 

14. Membuat Kolase

Kolase adalah cara yang bagus bagi si Kecil untuk mengekspresikan kreativitas mereka. Si Kecil dapat membuat kartu ulang tahun yang menakjubkan dengan kolase foto, membuat karya seni hiasan dinding, atau bersenang-senang merobek kertas dan merekatkannya kembali.

Biarkan si Kecil memilih apa yang ingin mereka gunakan untuk kolase. Kemudian, bantu mereka memotong kertas atau bahan lain menjadi potongan-potongan kecil. 

Setelah mereka memiliki tumpukan potongan yang cukup, mereka dapat menempelkannya ke selembar kertas lain. Kegiatan ini membantu si Kecil mengasah kreativitas dan pengenalan pola. 

Bagaimana Supaya Otak Anak Cerdas dan Pintar?

Meluangkan waktu bermain bersama dengan anak dapat membantu membangun ikatan di antara Mams dan si Kecil, yang menjadi fondasi bagi hubungan-hubungan lainnya. Bermain menawarkan kesempatan untuk melatih keterampilan sosial-emosional, komunikasi, dan kognitif yang penting. 

Selain bermain, si Kecil juga perlu bereksplorasi, beraktivitas fisik, dan mengenal emosi juga menerima bentuk cinta dari Mams dan Paps. Jangan lupa untuk tetap batasi screentime dan juga menjaga pola tidur anak yang sangat penting untuk mengkonsolidasikan ingatan, karena otak mereka terus tumbuh dan memproses informasi.

Hal yang juga tak kalah penting adalah menyediakan pilihan makanan bergizi dan mengandung nutrisi yang sangat penting bagi perkembangan otak anak yang optimal. Pastikan si Kecil mendapatkan asupan yang dibutuhkan untuk perkembangan otaknya.

S-26 Procal Nutrissentials mengandung lebih dari 26 nutrisi penting untuk dukung belajar pintar si Kecil, seperti Alfa-laktalbumin, DHA, AA, Omega 3 & 6, kaya akan Kolin, kaya akan Zat Besi, tinggi protein, juga tanpa gula tambahan (0gr sukrosa). 

Temukan juga berbagai tips dan cerita inspiratif untuk dukung awal belajar si Kecil di Learnspiration. Karena menjadi hebat adalah sebuah perjalanan dan #SemuaBisaJadiHebat.  

****

 

Penulis

Aulia Trisna