Waspadai Dampak Pubertas Dini Pada Anak Anda!

Menurut National Institutes of Health, usia pubertas kini semakin maju saja. Orangtua diminta waspada terhadap bahaya dari pubertas dini pada anak-anak.

Pubertas adalah salah satu tanda si kecil akan melangkah ke fase baru dalam hidupnya. Ia yang dulu kecil akan beranjak menjadi remaja. Namun kini, usia pubertas pada anak semakin maju saja dan dikhawatirkan terjadi pubertas dini pada anak generasi sekarang.

Menurut National Institutes of Health, pubertas umumnya dimulai pada kisaran  usia 10 tahun pada kebanyakan anak-anak abad 19. Namun kini, rata-rata anak usia 8-9 tahun sudah mengalami pubertas. Apa penyebabnya?

Banyak faktor yang masih diteliti oleh para ilmuwan terkait dengan pubertas dini. Mulai dari faktor nutrisi, genetik, sampai pengaruh obesitas terhadap pubertasi dini. Namun belum ada satupun yang bisa menyimpulkan penyebab pastinya.

Meskipun begitu, bukan berarti orangtua boleh lengah, karena bahaya dari pubertas dini amatlah nyata!

Bahaya Pubertas Dini

  • Penelitian menunjukkan, anak dengan pubertas dini memiliki tubuh yang lebih pendek. Hal ini karena tulang mereka merapat lebih cepat sehingga pertumbuhan menjadi tidak maksimal
  • Semakin cepat pubertas, semakin cepat pula hormon-hormon kedewasaannya bermunculan. Hal ini bisa mengacaukan keseimbangan dalam tubuh dan berpotensi tumor
  • Ketidakseimbangan hormon bisa mengarah pada penyakit diabetes bahkan kanker

Selain bahaya dari segi kesehatan, orangtua juga harus memikirkan dampak psikologis dari fenomena ini.

Beberapa anak tidak siap dengan kedewasaan dan perubahan bentuk tubuh mereka sehingga bisa mengarah pada depresi. Untuk itu diperlukan komunikasi yang baik antara anak dan orangtua.

Jika Anda memiliki anak perempuan, Dr Kersi Chavda, konsultan psikiater dari Hinduja Healthcare Surgical menyarankan untuk menunda memperkenalkan produk makeup kepada mereka.

Anak yang berkenalan dengan kosmetik lebih awal dikhawatirkan bisa membuat anak menjadi remaja lebih awal.

Hal ini senada dengan perkataan Stacy Malkan, seorang pakar kosmetik, ia memberi istilah 'semakin belia anak berkenalan dengan kosmetik, semakin mudah kosmetik itu membunuh anak Anda' ujarnya.

Hal ini dikarenakan beberapa kosmetik memiliki kandungan kimia bernama parabens dan phthalates yang telah diketahui bisa mengganggu keseimbangan hormon. Penelitian juga menunjukkan bahwa paparan kimiawi dari bahan tersebut bisa mengarah pada pubertas dini pada anak.

 

Referensi: Nationalgeographic.co,id 

Baca juga:

Pendidikan Seks Untuk Anak