Wajarkah Bila Anak Laki-Laki Suka Main Boneka?

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Anak laki-laki yang suka boneka bukan berarti bisa tumbuh menjadi transgender. Ikuti tips dan ulasannya di sini.

anak laki-laki main boneka

Anak laki-laki suka main boneka? Wajarkah…

Anak balita tampaknya memang tidak memiliki preferensi dalam memilih mainan kesukaan, dan hal ini membuat orangtua merasa khawatir bila melihat anak laki-laki mereka lebih suka main boneka daripada mobil-mobilan.

Saya sendiri juga merasa khawatir saat melihat anak laki-laki saya menyukai boneka. Namun berdasarkan penjelasan dari beberapa ahli cukup membuat kekhawatiran saya memudar.

Pada usia 0-3 tahun, anak-anak masih tertarik dengan berbagai macam mainan tanpa batasan gender. Anak laki-laki bisa saja menyukai boneka, sedangkan anak-anak perempuan justru lebih suka bermain mobil-mobilan.

Hal seperti ini bisa saja dipengaruhi oleh lingkungan di sekitarnya. Namun saat mereka telah menginjak usia lima tahun, mereka akan mulai mengenal dan mengidentifikasi mainan berdasarkan gender.

Baca Juga: Memilih Mainan Anak Usia 1 Tahun, Memilih Mainan Anak Usia 2 Tahun

Pada usia dini, anak membutuhkan banyak stimulasi dan mereka bisa mendapatkannya dari berbagai jenis mainan. Tentunya pemilihan mainan juga harus tepat guna, terlepas dari identitas gender pada mainan tersebut.

Perasaan was-was pada orangtua saat melihat anak laki-laki nya menyukai boneka sangat bisa dimengerti, namun jangan sampai hal tersebut membuat Anda melarang anak bermain. Bimbingan orangtua sangat diperlukan untuk memberikan pengarahan saat mereka sedang bermain.





Batita Pra Sekolah