Manfaat dan Dosis yang Tepat Vitamin C untuk Ibu Hamil

Manfaat dan Dosis yang Tepat Vitamin C untuk Ibu Hamil

Ketahui beragam manfaat serta dampak kelebihan maupun kekurangan vitamin C pada ibu hamil.

Asupan vitamin tentunya sangat dibutuhkan, khususnya pemenuhan kebutuhan vitamin C untuk ibu hamil. Ini menjadi vitamin yang cukup esensial diperlukan bagi ibu hamil karena beragam manfaat yang bisa dirasakannya.

Vitamin C adalah zat gizi yang larut dalam air. Kelebihan asupannya tidak ditimbun dalam lemak, seperti vitamin A, D, E, dan K. Namun, asupannya tetap harus sesuai dosis yang diperlukan, khususnya bagi ibu hamil.

Manfaat vitamin C untuk ibu hamil

vitamin C untuk ibu hamil

Beragam manfaat bisa dirasakan Bunda saat mengonsumsi vitamin jenis ini selama periode kehamilan, di antaranya:

  • Sebagai antioksidan untuk melawan infeksi dan melindungi tubuh Anda dari racun dan kerusakan.
  • Membantu dalam perbaikan jaringan, dan penyembuhan luka.
  • Pertumbuhan dan perbaikan tulang.
  • Memiliki kulit yang sehat.
  • Membuat kolagen, protein struktural yang merupakan komponen tulang, tulang rawan, tendon, dan kulit.
  •  Membantu tubuh menyerap zat besi dari makanan (sebagian besar sumber vegetarian).
  • Melindungi Anda dari anemia.
  • Kesehatan kuku dan rambut ibu dan janin.
  • Mengatasi sembelit dan pergerakan usus yang mudah.
Artikel terkait : Kekurangan dan kelebihan vitamin E bisa berbahaya bagi ibu hamil, ini dosis yang tepat!

Manfaat vitamin C untuk janin

Beragam manfaat pun bisa dirasakan janin saat ibu hamil mengonsumsi vitamin ini dalam jumlah yang tepat, seperti:

  • Asam askorbat membantu perkembangan janin dengan baik
  • Pembentukan jaringan bayi
  • Memperkuat pembuluh darah plasenta sehingga memberikan lebih banyak oksigen ke janin
  • Menurunkan risiko solusio plasenta

Asupan Vitamin C untuk ibu hamil yang tepat

vitamin C untuk ibu hamil

vitamin C untuk ibu hamil

Jumlah asupan gizi harian yang disarankan pada ibu hamil dan menyusui pun berbeda, seperti:

  • Wanita hamil berusia 18 tahun ke bawah: 80 miligram (mg) per hari.
  • Wanita hamil berusia 19 tahun ke atas: 85 mg per hari.
  • Lalu, wanita menyusui berusia 18 tahun ke bawah: 115 mg per hari.
  • Wanita menyusui usia 19 dan lebih tua: 120 mg per hari.

Sesuai dengan Badan Makanan dan Nutrisi AS dari Insititute of Medicine dan National Academy of Sciences, tingkat asupan atas (UI) yang dapat ditoleransi adalah 2.000 mg per hari untuk wanita berusia 19 tahun ke atas, dan 1.800 mg untuk wanita berusia 18 tahun ke bawah.

Dampak kekurangan dan kelebihan vitamin C

Vitamin C pada ibu hamil memiliki peran yang sangat vital sehingga asupannya harus dijaga. Berdasarkan penelitian pada hewan, beberapa peneliti percaya bahwa kekurangan vitamin C pada bayi baru lahir dapat mengganggu perkembangan mental.

Selain itu, ada juga yang berpendapat bahwa defisiensinya bisa meningkatkan risiko kelahiran prematur. Waspadai tanda-tanda dari kekurangan vitamin C saat hamil. Segeralah penuhi asupan harian bila mengalami kelelahan, radang gusi, luka penyembuhan yang lambat, memar, dan kulit kering dan kasar.

Namun jangan salah, kelebihan vitamin ini pun bisa mengganggu kesehatan, khususnya organ pencernaan. Ada juga laporan bayi yang lahir dari ibu yang mengonsumsi suplemen vitamin C berlebihan selama kehamilan bisa mengembangkan penyakit kudis.

Artikel terkait : Ini tandanya ibu hamil kelebihan dan kekurangan kalium, waspadai bahayanya

vitamin C untuk ibu hamil

Makanan sumber vitamin C

Banyak sekali pangan sehari-hari yang kaya akan vitamin C, mulai dari buah-buahan hingga sayuran. Beberapa jenis buah tinggi vitamin C yang disarankan, antara lain jeruk, kiwi, dan stroberi.

Vitamin ini pun memiliki kandungan yang pas pada sayuran seperti bayam, brokoli, paprika, kentang, dan tomat. Lalu, bolehkan mengonsumsi suplemen vitamin C saat kehamilan?

Bolehkah mengonsumsi suplemen vitamin C untuk ibu hamil?

Disarankan untuk mengonsumsi vitamin jenis ini dari bahan alami saja, Bunda. Hal ini karena ibu hamil dikhawatirkan mengalami kelebihan vitamin C yang justru malah bisa membahayakan.

Selain itu, bila Anda mengonsumsi vitamin prenatal, Bunda mungkin juga sudah mendapatkan banyak vitamin C. Oleh karena itu, sebaikya ibu hamil tidak perlu mengonsumsi suplemen vitamin C tambahan. Semoga informasi ini bermanfaat, Bunda!

Sumber : babycenter, momjunction

Baca Juga :

Jangan keliru, begini aturan minum vitamin yang aman bagi ibu hamil

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner