[Video] Metode gentle c-section, persalinan cesar Ibu bisa melihat proses bayi keluar

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Metode gentle c-section mulai marak diperkenalkan sebagai alternatif melahirkan bagi ibu. Ibu pun akan mendapatkan pengalaman melahirkan yang luar biasa.

Kini beberapa rumah sakit mulai menawarkan metode gentle c-section atau gentle cesarean sebagai alternatif melahirkan. Pada metode inisang ibu bisa melihat sendiri bayinya keluar dari perut secara perlahan dan bisa langsung memeluknya.

Jika operasi cesar biasa sering membuat wanita merasa tidak merasakan proses melahirkan karena tahu-tahu bayi yang dikandungnya sudah keluar setelah berada di ruang pemulihan, maka gentle c-section ini memberikan pengalaman yang berbeda. Karena ibu yang sedang melahirkan dalam keadaan sadar.

Mampu melihat kelahiran bayi secara langsung memungkinkan Bunda merasa seperti berpartisipasi dalam proses tersebut. Penelitian telah menunjukkan bahwa kontak langsung skin-to-skin dapat membantu dalam mengatur suhu tubuh dan denyut jantung bayi serta memperkuat bonding yang berkontribusi dalam keberhasilan menyusui.

Artikel terkait: Mengapa skin to skin itu penting untuk ibu dan bayinya?

Keuntungan metode gentle c-section

Rumah sakit yang menyediakan metode gentle c-section biasanya menawarkan beberapa keuntungan yang bisa didapat orangtua. Sebelum memutuskan untuk melahirkan dengan teknik ini, simak keuntungan melahirkan dengan gentle c-section.

  1. Bunda dapat meminta posisi sedikit bersandar sehingga bisa melihat kelahiran melalui tirai plastik bening atau meminta agar tirai diturunkan lebih awal dan lebih jauh sehingga Bunda bisa melihat bayi Anda lahir.
  2. Bayi Anda akan dikeluarkan perlahan dari rahim untuk memberi waktu bagi dada untuk membersihkan cairan yang ada di paru-paru bayi.
  3. Bayi yang baru lahir akan diletakkan di dada Bunda (dan ditutup dengan handuk hangat) tepat setelah melahirkan agar dapat kontak langsung skin-to-skin.
  4. Beberapa rumah sakit juga menaruh bayi di sebelah ibunya setelah operasi hingga ke ruang pemulihan.
  5. Selang infus bisa dimasukkan ke dalam tangan yang tidak dominan, biarkan tangan Bunda yang dominan bisa menggendong bayi Anda.
  6. EKG (yang berfungsi untuk melacak detak jantung bayi) ditempatkan di punggung Bunda, bukan di perut. Jadi EKG tidak akan menghalangi Bunda untuk dapat langsung berinteraksi dengan bayi Anda.
  7. Bunda mungkin memiliki pilihan untuk mengurangi bius setelah operasi, sehingga Bunda lebih cepat sadar pasca operasi untuk meerawat bayi.
  8. Tali pusat bayi tidak akan dipotong sebelum ibu dan bayinya melakukan skin to skin.

Simak video gentle c-section berikut ini:

Lebih menyenangkannya lagi, beberapa dokter memperbolehkan suami untuk menemani istri di ruang operasi. Sehingga tak hanya ibu saja yang terlibat dalam persalinan, melainkan ayah juga.

Jika Bunda memilih untuk dapat melahirkan dengan cara ini, maka sebaiknya menyiapkan mental agar siap menjalani proses persalinannya. Sekalipun tanpa rasa sakit, posisi sadar membuat Bunda dapat merasakan saat perut mulai dibedah dan “diutak-atik”.

Bagi Bunda yang takut dengan peralatan medis, maka sebaiknya mempersiapkan mental sekuat mungkin karena ada kemungkinan Bunda malah jadi panik saat dokter sedang berusaha mengeluarkan bayi dari perut Anda.

Perlu dicatat juga, masih belum banyak dokter maupun rumah sakit yang bisa melakukan prosedur gentle c-section. Konsultasikan dengan dokter kandungan tentang metode melahirkan yang nyaman untuk Anda.

Referensi: Baby Center, Worry Free C Section, The Bump.

 

Baca juga:

[Video] Gentle C-Section; Membiarkan Bayi Keluar Sendiri dari Rahim Seperti Persalinan Normal

Dapatkan Infomasi Terbaru dan Hadiah Menarik Khusus Member

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Melahirkan