Usus Buntu pada Anak

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Radang usus buntu bisa menyerang siapa saja, bukan hanya pada orang dewasa, melainkan juga pada anak-anak dan balita. Bacalah untuk mengetahuinya.

Inilah ilustrasi tentang usus buntu

Inilah ilustrasi tentang usus buntu

Radang usus buntu bisa menyerang siapa saja, bukan hanya pada orang dewasa, melainkan juga pada anak-anak dan balita.

Usus buntu sendiri merupakan bagian dari usus yang ujungnya buntu. Usus ini besarnya kira-kira sejari kelingking dan letaknya melekat pada usus sebelah kanan rongga perut. Menurut wikipedia, usus buntu merupakan organ imunologik dan secara aktif berperan dalam sekresi immunoglobin (suatu kekebalan tubuh) yang memiliki kelenjar limfoid.

Usus buntu ini kerap disebut umbai cacing. Bila usus buntu ini mengalami infeksi atau mengalami peradangan (appendicitis), maka akan membuat tubuh merasakan nyeri yang luar biasa bahkan bisa menimbulkan kematian bila terlambat melakukan tindakan medis.

Pada anak radang usus buntu ini biasa terdeteksi ketika kondisi sudah parah. Hal ini disebabkan karena kesulitan anak, terutama balita, untuk menjelaskan sumber rasa sakit yang sedang dialami.

Faktor lain yang turut memicu bahaya radang usus buntu pada anak adalah belum sempurnanya tabir pelindung rongga perut yang biasanya ada pada tubuh orang dewasa. Sehingga infeksi yang terjadi bisa menyebar dengan cepat pada rongga perut.

Tidak ada seorangpun yang dapat memastikan apa penyebab terjadinya radang usus buntu. Namun, beberapa hal berikut diduga memicu terjadinya radang usus buntu.

Dapatkan Infomasi Terbaru dan Hadiah Menarik Khusus Member

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Batita Pra Sekolah