Tips Penting Untuk Ibu Hamil Yang Ingin Melakukan Traveling Jarak Jauh

Apa sajakah yang harus disiapkan dan diketahui ibu hamil sebelum mereka melakukan traveling jarak jauh?

ibu hamil jalan-jalan? mengapa tidak!

Ibu hamil traveling? Mengapa tidak!

Anda yang saat ini sedang mengandung mungkin sedang merasa bosan tinggal di rumah dan ingin kembali melakukan traveling ke tempat-tempat keren seperti saat Anda masih gadis.

Tapi perubahan fisik membuat Anda mengurungkan niat itu. Jangan salah, Bunda. Ibu hamil masih bisa dan boleh traveling kok!

Ibu hamil traveling? Mengapa Tidak!

Ya, siapa bilang ibu hamil harus duduk tenang di rumah mulai dari awal masa kehamilan hingga menjelang kelahiran buah hati? Traveling adalah pilihan yang bisa Anda lakukan  untuk menjaga kesehatan psikis dan kesiapan mental menjelang ‘hari H’ Anda dan jabang bayi.

Tentu saja, traveling harus disertai beberapa pertimbangan seperti yang telah kami rangkum di bawah ini.

1. Traveling di saat yang tepat

Meski Anda sudah membayangkan betapa asyiknya traveling Anda nanti, keselamatan bayi dalam kandungan tetaplah yang utama.

Jika Anda hendak traveling menggunakan pesawat, sebaiknya Anda memeriksa kebijakan yang diterapkan maskapai penerbangan sebelum Anda membeli tiket. Apakah pihak airlines mengizinkan ibu hamil traveling dengan usia kandungan tertentu dalam penerbangan mereka?

Kenyamanan Anda dalam perjalanan pun juga perlu dipertimbangkan. Sejumlah ibu hamil mengatakan, mereka merasa nyaman melakukan traveling ke luar kota pada masa trimester kedua.

Alasannya, pada masa ini ibu hamil sudah tak lagi mengalami morning sickness dan belum merasa mudah lelah akibat beban kandungan, yang biasanya dialami ibu hamil pada masa trimester ketiga.

Meski demikian, tidak setiap ibu hamil merasakan hal yang sama dan Anda pun bebas menentukan waktu terbaik untuk melakukan traveling.

2. Sirkulasi darah

Tekanan darah Anda dapat terganggu kala sedang berada pada ketinggian tertentu, jadi pastikan Anda minum banyak air.

Usahakan untuk berdiri dan berjalan di sepanjang lorong pesawat tiap satu atau dua jam jika Anda melakukan traveling jarak jauh menggunakan pesawat terbang.

Hal yang sama juga bisa Anda lakukan saat Anda bepergian menggunakan bus atau kereta api. Akan lebih mudah ketika Anda traveling dengan mobil pribadi, karena Anda bisa meminta suami atau pengemudi untuk sering-sering menghentikan kendaraan agar Anda dapat berjalan kaki sebentar.

3. Perhatikan asupan nutrisi Anda

Menjaga asupan nutrisi selama perjalanan juga penting untuk ibu hamil. Jangan makan terlalu kenyang atau Anda akan merasa mual. Bawalah snack ringan sehat untuk membantu mempertahankan kadar glukosa dalam tubuh.

3. Tanggal jatuh tempo

Kami merekomendasikan Anda untuk menghindari melakukan perjalanan pada saat usia kandungan telah mencapai 9 bulan. Hal ini dimaksudkan agar Anda tak merasa kewalahan jika sewaktu-waktu Anda mengalami kontraksi di tempat dan waktu yang tidak Anda inginkan.

Namun jika Anda terpaksa harus bepergian jauh menjelang datangnya ‘hari H’, maka sebaiknya Anda harus bersiap diri terhadap segala kemungkinan.

Bawalah beberapa potong baju bayi, gurita dan pembalut khusus melahirkan dalam tas Anda. Jika memungkinkan, lengkapi diri Anda dengan informasi tentang bidan, dokter atau klinik bersalin di sekitar tempat tujuan. Jangan lupa untuk menyisihkan dana cadangan juga ya, Bunda.