Cara tepat memilih bra hamil yang nyaman bagi bumil

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Agar tetap nyaman selama proses kehamilan, Bumil perlu memilih bra hamil yang sesuai kebutuhan. Bra hamil ini juga dapat digunakan selama menyusui bayi.

Ukuran payudara akan berubah saat perempuan hamil karena anggota tubuh tersebut sedang bersiap untuk melaksanakan tugasnya memberikan ASI kepada bayi. Untuk itu, Bunda perlu memilih bra hamil yang nyaman untuk digunakan selama masa kehamilan hingga menyusui bayi.

Mengapa Bunda butuh memilih bra hamil yang tepat?

Hormon kehamilan membuat sirkulasi darah berjalan lancar dan merangsang perkembangan kelenjar susu di area payudara. Hal ini bisa membuat buah dada Bunda terasa penuh dan sensitif.

Payudara Bunda kemungkinan akan terus membesar selama masa kehamilan.

Memilih bra hamil bukan hanya mencari ukuran yang lebih besar daripada yang Bunda pakai sebelum hamil. Bra kehamilan didesain untuk mengakomodasi perubahan di tubuh Bunda, sehingga memberi penopang yang baik bagi diafragma dan payudara Bunda.

Setelah bayi lahir, bra hamil atau maternity bra ini juga bisa membuat akses bayi untuk menyusui menjadi lebih mudah. Dengan area depan puting yang bisa dilepas.

tips memilih bra hamil

Memilih bra hamil yang bisa memberi akses pada bayi untuk menyusui tanpa harus melepas bra lebih dulu.

Bagaimanakah memilih bra hamil yang benar untuk menunjang payudara selama masa kehamilan?

Sebaiknya Bunda segera membeli bra yang baru ketika payudara mulai membesar, biasanya terjadi di usia kehamilan 3 atau 4 bulan. Bunda bisa mencoba dulu di kamar pas sebelum membelinya untuk memastikan bahwa BH yang dipilih benar-benar sesuai.

Jika setiap bulan Bunda merasa bra semakin terasa ketat, sebaiknya segera membeli yang baru. Bra yang terlalu ketat bisa menghambat sirkulasi darah dan bisa membahayakan kesehatan Bunda.

Apakah selama hamil bisa memakai bra yang berkawat?

BH yang berkawat sebaiknya tidak digunakan selama hamil dan menyusui. Payudara Bunda akan sering berubah bentuk akibat suplai ASI.

Kawat pada bra bisa menekan payudara ketika penuh terisi ASI, yang bisa menyebabkan kelenjar susu tersumbat dan Bunda terkena mastitis.

Apakah boleh memakai bra hamil saat tidur?

Memakai bra saat tidur bergantung pada kenyamanan yang Bunda rasakan. Meski tidak memakai bra saat tidur jauh lebih menyehatkan karena bisa membuat sirkulasi darah di payudara menjadi lebih lancar.

Selengkapnya: Bahaya menggunakan bra saat tidur, Bunda Wajib Baca!

Berapa banyak bra hamil yang diperlukan?

Selama kehamilan, setidaknya Bunda membutuhkan 2 bra hamil. Saat menyusui, Bunda bisa menambah jumlahnya sesuai kebutuhan.

Ketika menyusui, kemungkinan ASI akan memancar dan membasahi bra, sehingga Bunda perlu lebih sering menggantinya.

tips memilih bra kehamilan

Berapa lama bra hamil digunakan setelah bayi lahir?

Rata-rata, Bunda masih harus menggunakan bra hamil hingga enam minggu setelah melahirkan. Bunda masih membutuhkan dukungan dari penopang payudara, bahu, leher dan punggung yang diberikan oleh bra hamil ini meskipun Bunda tidak menyusui.

Jika Bunda merasa nyaman menggunakan maternity bra saat menyusui, Bunda masih bisa terus menggunakannya hingga bayi disapih.

Apakah harus mengganti bra hamil saat selesai menyusui?

Ketika anak sudah disapih dan payudara Bunda tidak lagi memproduksi ASI, bentuk payudara mungkin akan berubah mengecil. Dada Bunda tidak penuh seperti sebelumnya karena lemak yang biasanya ada sudah menghilang.

Bunda bisa membeli BH baru yang lebih pas dan cocok dengan ukuran payudara Bunda setelah menyusui. Namun ukurannya mungkin tidak akan sama dengan sebelum hamil.

Semoga informasi bagaimana memilih bra hamil ini bermanfaat ya Bunda.

Sumber referensi: Bubhub

 

Baca juga:

Terlalu Sering Mencuci BH Dapat Berpengaruh pada Kesehatan Wanita

Dapatkan Infomasi Terbaru dan Hadiah Menarik Khusus Member

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Kehamilan