Tips Mama Menyusui Tetap Produktif dan Rileks

undefined

Seperti apa tips menyusui tetap produktif dan rileks? Yuk, baca artikel lengkapnya di sini dan pentingnya me time untuk Mama.

Advertisement

Pernah merasa bersalah karena ingin punya waktu untuk diri sendiri di tengah jadwal menyusui? Penasaran dengan tips menyusui tetap produktif dan rileks? Perasaan ini sangat umum dialami Mama, dan ternyata ada penjelasan ilmiah mengapa me time itu penting. 

Isu ini dibahas di talkshow Philips Avent bertajuk “Hands Free and Heart Full Breastfeeding with Philips Avent #ShareTheCareID” di Wilbex 2026, Grand City Convex Surabaya, 14 Februari 2026. 

Bersama dr. Sunny Mariana Samosir, Sp.A, M.Ked.Klin, Angela Lis, dan Mustika Rini dari Philips Avent Indonesia, talkshow ini membahas mengapa kebahagiaan Mama berkaitan erat dengan kelancaran ASI, serta bagaimana teknologi hands-free bisa menjadi solusi praktisnya.

Kenapa Emosi Mama Memengaruhi Kelancaran ASI?

Menurut dr. Sunny, produksi ASI dipengaruhi dua hormon utama:

  • Prolaktin, yang berperan memproduksi ASI.
  • Oksitosin, yang berperan mengalirkan ASI. Hormon ini sering disebut hormon cinta karena meningkat saat Mama merasa bahagia, rileks, atau menatap buah hati dengan penuh kasih, sehingga memicu let-down reflex.

Sebaliknya, saat Mama stres, lelah, atau tertekan, hormon adrenalin dapat menghambat kerja oksitosin. Akibatnya, ASI terasa sulit keluar meski payudara sudah penuh.

Karena itu, dr. Sunny menegaskan bahwa self-care bukan keegoisan, melainkan langkah preventif agar Mama terhindar dari baby blues hingga postpartum depression. 

Prinsip happy mom, happy baby pun berlaku: bayi lebih tenang dalam dekapan Mama yang juga tenang.

Tips Self-Care di Sela Kesibukan

Beberapa tips singkat dari dr. Sunny yang bisa langsung dicoba:

  1. Manfaatkan micro-break 5-10 menit saat bayi tidur.
  2. Bebaskan tangan dengan alat pumping yang praktis.
  3. Tidak menuntut semua pekerjaan rumah harus sempurna.
  4. Jangan ragu meminta bantuan pasangan dan keluarga.

Tips kedua menjadi kunci, karena sesi pumping sering kali memakan waktu dan membuat Mama “terikat” di satu tempat. Di sinilah pompa ASI wearable berperan.

Tips Menyusui Tetap Produktif dan Rileks

Mengenal Philips Avent Electric Wearable Breastpump SCF534

Philips Avent Electric Wearable Breastpump SCF534 dirancang agar Mama bisa memompa ASI dengan posisi duduk tegak yang rileks, tanpa perlu membungkuk. Inilah yang disebut Philips Avent sebagai hands-free feeling: waktu Mama kembali untuk beristirahat, menjalani hobi, atau sekadar bernapas sejenak. Sesuai visi mereka, Free Your Hands, Free Your Time.

Berikut fitur yang patut Mama ketahui:

  1. Meniru ritme menyusu bayi. Pompa ini dirancang mengikuti pola menyusu alami bayi. Kecepatannya mencapai hingga 85 kali per menit, yang 2x lebih cepat dibanding kebanyakan pompa lain.
  2. Kekuatan standar rumah sakit dalam unit ringkas. Unit motornya menghadirkan tenaga seperti pompa konvensional dalam bentuk yang compact dan bisa dikenakan. Motornya juga nyaris tanpa suara, cocok untuk memompa saat bayi tidur atau saat bekerja.
  3. Breast shield SkinSense dari silikon food-grade. Bahan silikon lembutnya menyesuaikan bentuk payudara dengan memanfaatkan kehangatan tubuh. Desainnya membantu penempatan puting yang tepat dan memudahkan Mama memantau volume ASI secara visual.
  4. Ringan dan mudah dibawa. Collection cup-nya hanya sedikit di atas 100 gram saat kosong, hingga 3x lebih ringan dibanding pompa fully wearable pada umumnya. Praktis dibawa berpindah ruangan atau ke acara di luar rumah.
  5. Pengaturan yang tersimpan otomatis. Mama bisa menyesuaikan intensitas saat memompa, dan pengaturan favorit akan diingat pompa untuk sesi berikutnya.
  6. Baterai isi ulang. Pengisian daya penuh membutuhkan sekitar 1,5 jam dan cukup untuk kurang lebih 5 sesi memompa.

Cerita Nyata: Pumping Sambil Tetap Produktif

Angela Lis, content creator sekaligus ibu dengan jadwal padat, awalnya mengira pumping akan membatasi produktivitasnya. Setelah memakai pompa hands-free Philips Avent, ia bisa memompa sambil membaca script atau mengedit video dengan posisi duduk nyaman, tanpa harus menunduk.

Di panggung Wilbex, dance lead Stephanie Waringga bahkan memakai pompa ini di balik nursing cover sambil tetap menari bersama peserta. Ini gambaran betapa bebasnya gerak yang ditawarkan.

Pumping Lebih Ringan dengan #ShareTheCareID

Tips Mama Menyusui Tetap Produktif dan Rileks

Pompa yang praktis akan lebih bermakna jika didukung keluarga. Lewat kampanye #ShareTheCareID, Philips Avent mengajak Ayah dan anggota keluarga lain terlibat aktif dalam perjalanan menyusui dan mematahkan stigma bahwa mengasuh anak adalah tugas ibu seorang diri.

Seperti dikatakan Mba Ririn, ketika beban perawatan bayi dibagi, Mama menjadi jauh lebih bahagia, dan Ibu yang bahagia adalah kunci keluarga yang sehat dan harmonis.

Tips Memulai Pumping Hands-Free

  • Kenali dulu cara kerjanya. Baca panduan pengguna dan latihan sebelum dipakai rutin. Memompa butuh proses adaptasi, dan wajar bila perlu beberapa kali percobaan.
  • Pilih ukuran breast shield yang pas. Kenyamanan dan kecocokan ukuran sangat memengaruhi hasil pumping.
  • Ciptakan suasana rileks. Duduk nyaman, tarik napas, atau lihat foto si kecil agar oksitosin bekerja optimal.
  • Jaga kebersihan. Cuci dan sterilkan bagian yang bersentuhan dengan ASI sesuai petunjuk pabrik.
  • Konsultasikan dengan tenaga kesehatan bila Mama mengalami kesulitan menyusui atau produksi ASI terasa menurun.

Dapatkan Philips Avent Handsfree Wearable Breastpump SCF534

Mama bisa mendapatkan Philips Avent Electric Wearable Breastpump SCF534 melalui toko resmi Philips di Shopee. Cek juga promo yang sedang berlangsung, karena Philips Avent kerap menghadirkan penawaran khusus.

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.