Tipe Pola Asuh Anak

Ada beberapa tipe pola pengasuhan yang diterapkan orangtua terhadap anak-anak. Mana yang lebih bagus? Silahkan baca di sini...

pola asuh anak

Gunakan tipe pola pengasuhan dengan takaran yang tepat

Pola asuh anak yang diterapkan oleh masing-masing orangtua tentunya berbeda antara orangtua yang satu dengan lainnya. Pada intinya pola pengasuhan orangtua bertujuan demi kebaikan anak kelak saat mereka tumbuh dewasa dan mulai berbaur dalam kehidupan bermasyarakat.

Berikut ini beberapa pola pengasuhan yang banyak berkembang di masyarakat Indonesia saat ini:

Pola Asuh Anak ‘Agamis’

Pola asuh anak ini menitikberatkan pada nilai-nilai moral dan berpegang teguh pada agama. Pola asuh anak ‘agamis’ cenderung banyak berkembang di negara ‘Timur’.

Landasan agama menjadi sangat penting untuk memperkuat keimanan anak-anak agar tidak sampai terjerumus ke dalam hal-hal yang negatif seperti narkoba, pergaulan bebas, dsb.

Pola Asuh Anak ‘Aktif Progresif’

Pola asuh anak ini menitikberatkan toleransi dan nilai-nilai yang diterapkan dalam keluarga. Biasanya pola asuh ini dijalankan secara turun temurun dalam lingkup keluarga ‘ningrat’. Disini anak-anak diajarkan untuk lebih menghormati yang lebih tua.

Selanjutnya pola asuh anak “bebas’ di halaman berikut ini :

Pola Asuh Anak ‘Bebas’

Pola asuh anak yang memberikan kebebasan dan kemandirian anak dalam menemukan dan menentukan jati diri. Pola asuh ini bisa dikategorikan dalam pola asuh ‘Barat’ atau ‘modern’.

Di sini anak-anak dibiarkan bebas berekspresi, namun kadangkala jadi kebablasan karena orangtua tidak bisa mengontrol anak-anak. Jika pola asuh anak yang diterapkan pas, pola asuh ini bagus untuk mengembangkan kepribadian anak.

Pola Asuh Anak ‘Idaman Orangtua’

Pola asuh anak dimana orangtua mendidik anak-anak agar bisa lebih sukses dari orangtuanya. Pola asuh ini biasanya berkembang dikalangan menengah – ke bawah. Karena orangtua tidak menginginkan anak-anak mereka merasakan susah seperti apa yang dialami orangtua.

Namun pola asuh ini juga kadang membuat orangtua terlalu mengekang anak untuk bisa menuruti keinginan mereka. Dengan takaran yang pas, pola asuh ini bisa menghasilkan anak-anak yang sukses di kemudian hari.

Masing-masing pola asuh anak diatas masih menjadi perdebatan di kalangan para ahli. Tipe pola pengasuhan di atas adalah pola pengasuhan umum yang diterapkan di kalangan keluarga di Indonesia.

Selanjutnya di halaman berikut ini :

Kebanyakan orangtua yang tinggal di kota besar non metropolis cenderung menggunakan pola asuh anak agamis. Sedangkan di kalangan pedesaan, kebanyakan orangtua menggunakan pola asuh anak ‘Idaman Orangtua’. Dan mayoritas penduduk metropolis cenderung menggunakan pola asuh anak ‘Bebas’.

Di kalangan ningrat, mayoritas orangtua menggunakan pola asuh anak ‘Aktif progresif’, hal ini biasanya sudah menjadi budaya turun temurun.

Tipe pola asuh anak diatas masing-masing tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Namun setiap pola pengasuhan sebenarnya diciptakan dengan tujuan baik, yaitu untuk membentuk anak-anak agar kelak menjadi orang yang berguna.

Jadi, silahkan saja Anda memilih pola pengasuhan tipe mana yang lebih sesuai bagi keluarga Anda. Tidak ada pola pengasuhan yang bertujuan tidak baik, karena semua orangtua tentunya menginginkan yang terbaik bagi anak-anak kita.

Baca juga artikel menarik lainnya : Kedisiplinan Balita dan Sosialisasinya