7 Tingkah laku bayi yang aneh namun tetap menggemaskan, nomor 6 sering terjadi!

lead image

Tingkah laku bayi selalu menggemaskan untuk diperhatikan, meski terkadang terlihat aneh namun tidak mengurangi level kelucuan si buah hati.

Tingkah laku bayi selalu unik dan menggemaskan untuk dilihat. Meski terkadang yang dia lakukan terlihat aneh, namun selalu saja nampak lucu di mata kita.

Berikut adalah beberapa tingkah laku bayi yang aneh, namun tetap membuat kita tak bisa menahan tawa karena lucu dan tak menduga dia bisa melakukannya.

1. Menyentuh kemaluannya sendiri

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2017/12/tingkah laku bayi.jpg 7 Tingkah laku bayi yang aneh namun tetap menggemaskan, nomor 6 sering terjadi!

Tingkah laku bayi yang mulai mengenal anggota tubuhnya sendiri.

DeAnn Davies, direktur pengembangan anak di Scottsdale Healthcare, Arizona mengatakan, “Umumnya bayi mulai bermain dengan selangkangannya pada usia 5-7 bulan. Mereka menyentuh kemaluannya sendiri karena penasaran dengan anggota tubuhnya tersebut.”

Peter Vishton, Ph.D., kepala peneliti di Child Development Research Center di College of William & Mary, menambahkan, “Di usia ini, mereka sedang senang-senangnya belajar dan bereksplorasi. Apapun yang bisa disentuhnya adalah hal baru dalam dunia belajarnya. Sama halnya dengan ia bermain dengan tangan dan kakinya sendiri. Jadi, orangtua tidak perlu merasa heran.”

Jadi, orangtua tidak perlu menaruh perhatian berlebihan jika melihat anak suka menyentuh kemaluan. Karena itu merupakan salah satu cara dia belajar tentang tubuhnya sendiri.

Artikel terkait: Usia berapa sebaiknya mengajari anak perbedaan jenis kelamin?

2. Tingkah laku bayi mulai berdiri

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2017/12/tingkah laku bayi 1.jpg 7 Tingkah laku bayi yang aneh namun tetap menggemaskan, nomor 6 sering terjadi!

Tingkah laku bayi belajar berdiri dan duduk setelah berdiri.

Sekitar usia 10 bulan, bayi akan mencapai milestone yang akan membuat orangtua senang bukan main. Dia akan menggapai kursi dan menarik tubuhnya hingga posisi berdiri.

Namun, seringkali si kecil lupa bagaimana untuk duduk lagi, karena merendahkan tubuh dan duduk kembali setelah berdiri membutuhkan praktik dan koordinasi. Hal ini belum dikuasai anak., sehingga seringkali dia duduk dengan keras, seperti terjatuh.

Jadi, orangtua tidak perlu heran jika bangun tengah malam akibat tangisan bayi. Dan melihatnya berdiri memegang tepian kasur atau ranjang bayi, karena tidak bisa duduk lagi.

Namun, jangan buru-buru untuk membantunya. Rangsang kemampuan anak untuk bisa berdiri dan duduk sendiri.

Caranya dengan melatihnya di ruangan yang sudah diberi karpet empuk dan sofa. Ajak dia berdiri dan duduk beberapa kali secara perlahan. Sampai dia bisa duduk setelah berdiri tanpa membanting bokongnya ke bawah.

3. Badan bayi gemetar mendadak

Pada satu waktu tertentu, bayi akan mengalami lonjakan saraf. Sehingga tubuhnya bisa tiba-tiba bergetar keras. Hal ini terjadi karena saraf di tubuh bayi belum mampu mengatur pergerakan dengan baik. Badannya bisa tiba-tiba tersentak. Ini adalah proses tumbuh kembang yang biasa terjadi padanya.

Namun, jangan lupa untuk memeriksa apakah tubuh bayi gemetar karena kedinginan atau memang hanya masalah saraf. Bila tubuh si kecil sering bergetar, atau diiringi dnegan tangisan, cobalah berkonsultasi dengan dokter.

4. Cegukan

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2017/12/tingkah laku bayi 5.jpg 7 Tingkah laku bayi yang aneh namun tetap menggemaskan, nomor 6 sering terjadi!

Tingkah laku bayi yang sering cegukan.

Cegukan adalah situasi menyebalkan, bahkan bagi orang dewasa. Apalagi bagi bayi. Kemampuan bayi menelan dan bernapas belum tersinkronisasi dengan sempurna. Dia bisa saja mencoba untuk menelan dan bernapas di waktu bersamaan, hingga menyebabkan cegukan.

Cegukan pada bayi lebih lama durasinya dibandingkan orang dewasa. Hal ini karena mereka masih belajar cara mengatasinya. Menyusui mungkin bisa membantunya berhenti cegukan.

Selain itu, cegukan juga bisa menjadi tanda bahwa dia merasa kewalahan karena suasana terlalu berisik. Untuk membantunya berhenti cegukan, bawa bayi tempat yang tenang.

Artikel terkait: Ini penyebab bayi sering cegukan dan cara mencegahnya

5. Batuk

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2017/12/tingkah laku bayi 1 1.jpg 7 Tingkah laku bayi yang aneh namun tetap menggemaskan, nomor 6 sering terjadi!

Pada sekitar usia 6 bulan, bayi akan sering mengalami batuk yang tidak berhubungan dengan kondisi kesehatannya. Dia mulai mengenal dunia sekitarnya, dan bagaimana pikiran orang bekerja. Dia mulai menyadari bahwa batuk bisa membuatnya mendapat perhatian, sehingga dia sering mengulanginya.

Tingkah laku bayi yang satu ini tentunya aneh bagi orangtua. Tapi tentu saja lucu karena di usianya yang baru beberapa bulan, dia sudah tahu cara mencari perhatian.

6. Lupa berguling

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2017/12/tingkah laku bayi 4.jpg 7 Tingkah laku bayi yang aneh namun tetap menggemaskan, nomor 6 sering terjadi!

Terkadang bayi kecil Anda bisa tengkurap, dan mulai menangis karena dia lupa cara berguling telentang. Hal ini akibat dia masih belajar, dan proses itu terlalu kompleks bagi mereka. Selain itu, jika dia berada di tempat baru, kemungkinan dia lupa dengan kemampuan baru yang telah dicapainya.

Parents tidak perlu cemas jika bayi lupa sesuatu yang telah dipelajarinya, karena itu berarti dia sedang belajar hal baru lainnya.

7. Berpose seperti terbang

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2017/12/tingkah laku bayi 3.jpg 7 Tingkah laku bayi yang aneh namun tetap menggemaskan, nomor 6 sering terjadi!

Pernah melihat bayi jatuh dan kedua tangannya terentang lebar? Tak usah heran, bayi beradaptasi dengan mengembangkan strategi membela diri ketika terjatuh dengan merentangkan kedua tangan seperti pose terbang. Kapanpun dia merasa akan jatuh atau kaget, tangannya akan terangkat dan merentang lebar.

Selain itu, tingkah laku bayi yang satu ini juga merupakan tanda bahwa sistem saraf si kecil berkembang dengan baik. Meskipun cukup membuatnya stres, karena terjatuh atau kaget akan membuat denyut jantung dan napasnya lebih cepat, tapi tidak perlu khawatir. Refleks ini akan berkurang setelah dia berusia 3 bulan.

 

Tingkah laku bayi mana saja yang sudah dilakukan buah hati Anda? Bagikan di kolom komentar ya!

 

Referensi: Parenting

Baca juga:

12 Foto Tingkah Polah Bayi yang Menggemaskan, Bikin Parents Jatuh Cinta!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Adroid.