Mengenal Tes Mantoux Untuk Mendeteksi Tuberkulosis Pada Anak

Tuberkulosis pada anak adalah penyakit yang mengkhawatirkan. Salah satu cara mengetahui potensinya adalah dengan melakukan tes mantoux

Parents, pernahkah Anda memiliki kekhawatiran si kecil mengidap tuberkulosis? Jika iya, tes mantoux adalah salah satu cara untuk mengetahuinya.

Tes mantoux adalah sebuah tes yang dilakukan  dengan cara menyuntikkan larutan tuberkulin (protein kuman TB) di bawah kulit (intrakutan).

Setelah proses penyuntikan, biasanya akan didiamkan hingga 48-72 jam untuk memperoleh hasilnya.

Jika pada bekas suntikan muncul benjolan kurang lebih 10mm, maka hasil tes bisa dikatakan positif.

Jika hasil tes menunjukkan positif, hal tersebut menunjukkan adanya reaksi tubuh terhadap protein kuman Tuberkulosis yang menandakan pasien pernah terinfeksi dengan kuman ini sebelumnya.

Kapan perlu dilakukan tes mantoux?

Penularan TB bisa terjadi akibat percikan dahak yang mengandung kuman terhirup dan masuk ke paru-paru.

Berbeda dengan gejala TB pada orang dewasa yang batuk selama 3 minggu, gejala pada anak-anak tidak terlalu spesifik.

Anda mungkin membutuhkan tes mantoux bila si kecil menunjukkan gejala berikut ini:

  • Mengalami demam lebih dari 2 minggu dan berulang-ulang meskipun tidak tinggi
  • Penurunan nafsu makan
  • Berat badan tidak naik dalam 2 bulan berturut-turut
  • Wajah anak tampak lesu dan tidak aktif
  • Terdapat benjolan pada leher yang bisa teraba
  • Diketahui ada penderita TB lain di rumah dan anak berdekatan dengannya

 

Halaman selanjutnya: Apa yang harus dilakukan jika hasil tes mantoux positif?

ilustrasi tes mantoux / gambar: webmd ilustrasi tes mantoux / gambar: webmd

Apabila hasil tes menunjukkan indikasi positif anak terkena infeksi TB, maka Anda harus segera melakukan serangkaian perawatan untuknya.

Rontgen mungkin perlu dilakukan untuk melihat seberapa parah infeksi yang diderita si kecil.

Setelahnya, dokter akan memberikan obat yang harus diminum teratur setiap hari.

Meskipun Tuberkulosis atau TB bisa disembuhkan, butuh ketelatenan dari orangtua dalam memberikan obat kepada anak.

Pastikan obat habis agar penyaki dapat sembuh secara tuntas dan jagalah kebersihan area rumah.

 

Referensi: IDAI

 

Baca juga:

Imunisasi BCG, Cegah TBC Sejak Dini