Cara Mengasuh Anak, Disiplin atau Memanjakan?

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Pekerjaan mengasuh anak kadang cukup rumit karena orangtua harus bisa memberikan porsi yang tepat. Cara mengasuh anak ini harus memandang berbagai aspek agar tidak terjerumus untuk memanjakan mereka

cara mengasuh anak

mengasuh atau memanjakan?

Cara mengasuh anak yang diterapkan oleh orangtua telah berlaku secara turun-temurun tanpa diwariskan. Hal ini mencakup pekerjaan mengganti popok, mengganti pakaian, menyuapi makan, mengantar sekolah dan les, dll. Semua pekerjaan itu dilakukan atas dasar cinta dan tanpa pamrih.

Hal ini diakui oleh penulis dan pembimbing keluarga, Gary Chapman. Dia mengklasifikasikan hal ini sebagai rutinitas cara mengasuh anak yang mencakup lima bahasa cinta (diantaranya adalah kata-kata afirmasi, sentuhan fisik, waktu yang berkualitas dan anugerah).

Orangtua selalu berusaha meluangkan waktu untuk dengan mengaplikasikan cara mengasuh anak dan putra/putri mereka tanpa mengharapkan imbalan apa pun. Itu sudah menjadi tugas dan tanggungjawab orangtua karena pada dasarnya anak-anak masih belum mampu mengerjakan segala sesuatunya sendiri. Setidaknya sampai mereka tumbuh dan berkembang menjadi dewasa, kompeten, dan menjadi individu-individu yang mandiri. Namun, kadangkala karena dorongan kekhawatiran orangtua yang berlebihan justru malah cara mengasuh anakĀ  ini justru merampas kesempatan belajar mereka untuk tumbuh dan berkembang sesuai dengan tingkatan mereka.

Kecenderungan orangtua untuk mengasuh dan melayani putra/putrinya terwujud dari rasa cinta dan tanggung jawab untuk memelihara mereka. Namun, kita juga harus menyadari bahwa kecenderungan tersebut harus seimbang. Kita juga harus membiarkan mereka berkembang sesuai dengan masa pertumbuhannya. Biarkan dan bebaskan dia untuk belajar. Misalnya membiarkan mereka bersekolah dan tumbuh secara mandiri, yang penting sebagai orang tua kita tetap memberikan pengawasan dengan porsi yang tepat dan jangan berlebihan. Keseimbangan cara mengasuh anak ini akan membuat mereka bisa mengatur pekerjaan rumah mereka sendiri. Mereka akan belajar bertanggung jawab terhadap apa yang mereka lakukan dan putuskan.

Selanjutnya di halaman berikut ini :

Dapatkan info Terkini Seputar Dunia Parenting

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Praremaja Usia Sekolah