Telapak Kaki Datar, Kelainan Perkembangan Pada Anak

Telapak Kaki Datar, Kelainan Perkembangan Pada Anak

Apakah bentuk kaki anak Anda cenderung datar? Waspada parents, bentuk kaki datar merupakan salah satu kelainan perkembangan pada anak!

Parents, pernahkan Anda memperhatikan bentuk kaki si kecil ketika sedang berjalan? Apakah semua bagian kakinya menapak dengan sempurna? Jika iya, bisa saja ia terkena gejala kaki datar yang patut Anda waspadai!

Normalnya, bentuk kaki memiliki cekungan di bagian telapak. Bagian dalam dari lengkungan ini adalah otot yang membantu menopang berat tubuh.

Pada balita, otot-otot mereka masih sangat lentur sehingga saat semua beban tubuh mengarah ke bawah ketika mereka sedang berdiri sehingga menyebabkan kaki datar.

Kaki datar, umum terjadi pada balita

Bayi yang lahir pada umumnya memiliki bentuk telapak yang datar, hal ini karena mereka masih memiliki banyak lemak sehingga lemak tersebut menutupi Arch atau lengkungan pada kaki tersebut.

Umumnya orangtua baru menyadari bentuk telapak yang datar ini ketika anak berusia 1-2 tahun saat anak sudah mulai berjalan.

Telapak yang datar sebenarnya tidak perlu terlalu dikhawatirkan bila si kecil masih berusia di bawah 3 tahun karena umumnya, bentuk telapak masih belum sempurna.

Namun jika anak sudah berusia di atas 5 tahun dan memiliki bentuk kaki yang datar, Anda patut waspada karena bisa mengindikasi adanya kelainan pada perkembangan kakinya.

Jika anak memiliki kelainan bentuk kaki yang datar, umumnya mereka akan merasakan hal-hal berikut ini:

  • Mudah lelah ketika berjalan
  • Nyeri pada telapak kaki
  • Memiliki gangguan pada keseimbangannya seperti sulit untuk jongkok, jinjit, dan melompat

 

Telapak Kaki Datar, Kelainan Perkembangan Pada Anak

Jika anak Anda memiliki kondisi kaki yang seperti ini, segera konsultasikan pada dokter anak atau ahli ortopedi.

Pada beberapa kasus, kaki yang datar membuat otot-otot Achiles di kaki menjadi tegang sehingga anak merasakan nyeri yang cukup intens.

Untuk mengobatinya, dibutuhkan teknik peregangan tertentu yang bisa diajarkan oleh ahli terapi di rumah sakit.

Untuk Anda yang masih memiliki anak balita, kaki yang datar bisa dicegah dengan cara berikut ini:

  • Jangan memakaikan alas kaki jika tidak perlu
  • Belilah ukuran alas kaki yang tidak terlalu pas agar masih ada sisa ruang di kaki anak
  • Hindari alas kaki yang mengganggu pergerakan pergelangan kakinya saat masih balita (contoh: sepatu boots sampai mata kaki)
  • Pilih alas kaki dengan bentuk sol fleksibel yang mengikuti bentuk kakinya

 

Baca juga:

Tips Memilih Sepatu Anak Menurut Ahli Penyakit Kaki

 

Referensi: Healthychildren.org

Pernahkah Anda melihat gejala kaki dengan telapak yang datar pada si kecil? Hal tersebut dapat dideteksi sejak dini dengan cara melihat cara berdiri atau berjalannya anak anak. Jika kaki si kecil menapak dengan sempurna, maka dapat dipastikan telapak kakinya datar. Sebagai orang tua harus mewaspadai gejala ini karena normalnya kaki memiliki cekungan yang berfungsi menopang berat tubuh. Yuk simak ulasan mengenai kaki datar di bawah ini secara lengkap!

Umumnya Terjadi pada Balita

Bayi yang baru saja lahir memiliki banyak lemak, sehingga menutup bagian cekungan telapak kaki. Hal itulah yang menyebabkan si kecil memiliki telapak kaki yang datar. Bentuk kaki anak baru dapat dideteksi pada saat ia mulai berjalan, sekitar usia 1 sampai 2 tahun. Orang tua dapat melihat caranya berdiri ataupun berjalan untuk melihat bentuk telapak kakinya, sehingga dapat memberikan penanganan yang tepat pada si kecil.

tau Kelainan di Telapak Kaki Datar

Jika anak Anda masih berusia di bawah 3 tahun, maka tidak perlu khawatir tentang bentuk kaki ini. akan tetapi, jika sudah mulai memasuki usia 3 tahun harus diwaspadai karena dapat diindikasikan adanya kelainan. Hal tersebut dapat menghambat perkembangan kakinya. Gejala umumnya, seperti ketika berjalan si kecil mudah lelah, terasa nyeri pada telapak kakinya, dan adanya gangguan keseimbangan.

tau Kelainan ini Telapak Kaki Datar

Pencegahan di Usia Balita

Pencegahan dapat dilakukan pada saat si kecil masih balita dengan beberapa cara, yaitu pertama tidak memberikan alas kaki jika tidak dibutuhkan. Cara pertama ini sangat bagus untuk melatih sensor motorik pada telapak kaki anak. Kedua membeli ukuran alas kaki yang tidak terlalu pas agar masih tersisa ruang gerak di kaki si kecil.

tau Kelainan Telapak Kaki Datar

Mencegah kaki datar dapat dilakukan dengan menghindari alas kaki yang dapat mengganggu pergerakan pergelangan kaki pada saat masih bayi. salah satu contohnya adalah sepatu boots yang tingginya mencapai mata kaki. Cara terakhir yang dapat dilakukan adalah memilih alas kaki yang memiliki sol fleksibel, sehingga dapat mengikuti bentuk kakinya.

Bayi memiliki beberapa tulang dan otot yang masih rawan, sehingga perkembangannya harus dipantau dengan baik. Hal tersebut bertujuan untuk menghindari kelainan atau pertumbuhan yang tidak seharusnya, seperti bentuk telapat kaki yang datar. Untuk menghindari bentuk telapak seperti itu, dapat dilakukan 4 cara sejak si kecil masih berusia balita. Dengan begitu, Anda dapat menghindari kelainan perkembangan pada anak.

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

Febby

app info
get app banner