Amankah Ibu Menyusui Minum Teh Hijau dan Adakah Pengaruhnya untuk Bayi?

Amankah Ibu Menyusui Minum Teh Hijau dan Adakah Pengaruhnya untuk Bayi?

Teh hijau menjadi salah satu minuman yang disukai sebagian perempuan karena khasiatnya yang segudang. Namun bagaimana dengan Busui, bolehkah meminumnya?

Boleh atau tidaknya konsumsi teh hijau untuk ibu menyusui masih menjadi keraguan banyak pihak. Seperti yang sudah Bunda ketahui, bahwa ibu menyusui perlu memerhatikan pola makannya agar kandungan gizi pada ASI bisa maksimal.

Teh hijau adalah salah satu jenis minuman yang dipercaya memiliki banyak khasiat bagi kesehatan. Namun, apakah minuman ini aman untuk dikonsumsi ibu menyusui? Adakah dampak buruknya bagi ibu dan buah hatinya?

Bolehkah Ibu Menyusui Minum Teh Hijau?

Kandungan Teh Hijau

teh hijau untuk ibu menyusui

Penelitian selama bertahun-tahun telah membuktikan bahwa kandungan teh hijau mampu untuk mencegah kanker, baik untuk kesehatan jantung, dan mencegah obesitas. 

Antioksidan atau polifenol dalam teh hijau mampu melawan radikal bebas penyebab penyakit kanker dalam tubuh. Selain itu, teh hijau juga mengandung katekin, vitamin B, asam folat, mangan, kalium, magnesium, dan kafein.

Efek Kafein bagi Ibu Menyusui dan Buah Hatinya

Penelitian pada bayi yang ibunya mengonsumsi kafein dalam dosis tinggi menunjukkan bahwa ada beberapa efek buruk yang benar terjadi. Dampak buruk yang umumnya timbul antara lain munculnya rasa cemas, rewel tidak jelas, gangguan tidur, dan gangguan penyerapan zat besi pada bayi.

Selain pada bayi, ada juga efek buruk minum teh hijau yang terlalu banyak pada ibu menyusui, yakni dehidrasi, jantung berdebar secara berlebihan karena efek dari kafein yang tinggi dalam darah, sakit perut, dan gangguan tidur. Jika ibu menyusui terganggu kesehatnnya dan mengalami dampak tersebut, produksi ASI bisa berkurang. 

Artikel Terkait: Bolehkah ibu menyusui minum kopi? ini penjelasannya

Batas Dosis Aman Kafein pada Teh Hijau untuk Ibu Menyusui

Amankah Ibu Menyusui Minum Teh Hijau dan Adakah Pengaruhnya untuk Bayi?

Pemaparan tentang efek buruk teh hijau di atas tidak menandakan bahwa ibu menyusui sama sekali tidak boleh mengonsumsi teh hijau. Ibu menyusui masih boleh meminum teh hijau dalam dosis tertentu.

Batas dosis maksimal kafein yang boleh dikonsumsi ibu menyusui adalah 300 mg. Itu artinya ibu menyusui boleh minum teh hijau sebanyak 1-3 cangkir per hari. 

Akan tetapi, aturan ini masih tergantung dari kecepatan metabolisme masing-masing orang. Jika Bunda hanya meminum 3 gelas teh hijau, tapi buah hati menunjukkan tanda-tanda seperti yang sudah disebutkan di atas, maka sebaiknya kurangi lagi batasan maksimal konsumsinya.

Tips Aman Minum Teh Hijau pada Ibu Menyusui

Selain dosis yang terkontrol, ada beberapa tips yang bisa Bunda praktikkan di rumah saat mengonsumsi teh hijau atau minuman berkafein lainnya.

1. Waktu Minum Teh Hijau

Sebaiknya minum teh hijau setelah selesai melakukan proses menyusui, bukan sebelumnya. Tujuannya adalah untuk memastikan tidak ada kafein yang ikut dikonsumsi bayi.

2. Umur Bayi

Sebaiknya, ibu menyusui mulai mengonsumsi kafein saat anak sudah menginjak usia di atas enam bulan. 

3. Mencari Minuman Alternatif

teh hijau untuk ibu menyusui

Banyak jenis teh herbal yang tidak mengandung kafein. Namun, Bunda juga mesti memerhatikan potensi efek samping dari teh herbal tanpa kafein, seperti:

  • Adanya kemungkinan untuk menekan produksi ASI
  • Periksa label bahan baku teh herbal
  • Kemungkinan alergi dari beberapa jenis herbal

Teh herbal yang bisa dijadikan alternatif pengganti konsumsi teh hijau adalah teh jahe, teh lemon, teh bunga linden, teh kulit jeruk, teh kayu manis orange, adas, fenugreek, rosehip, dan chamomile

4. Perhatikan Konsumsi Kafein Harian, Selain dari Teh Hijau

Lantaran kafein juga terdapat di kopi, cokelat, dan beberapa makanan ringan lainnya, sebaiknya Parents mulai memerhatikan tiap jenis makanan yang dikonsumsi ibu menyusui. 

5. Konsultasikan dengan Tenaga Kesehatan 

teh hijau untuk ibu menyusui

Parents juga sebaiknya melakukan konsultasi terkait konsumsi teh tertentu selama menyusui. 

Jika pihak dokter atau tenaga kesehatan menilai bahwa teh yang Bunda minum membawa efek buruk pada buah hati dan merekomendasikan untuk berhenti mengonsumsinya, sebaiknya Parents mengikuti saran tersebut dan mencari minuman alternatif yang lebih aman.

Artikel Terkait: 9 Nutrisi Penting untuk Mengoptimalkan Produksi ASI saat Menyusui

6. Jangan Mengonsumsi Zat Besi Bersamaan dengan Teh Hijau

Kandungan di dalam teh hijau dapat membuat tubuh kesulitan menyerap makanan atau suplemen yang mengandung zat besi. Beri waktu jeda, sekitar 1-2 jam, antara minum teh hijau dengan konsumsi zat besi agar penyerapan zat besi tetap optimal.

Konsumsi teh hijau untuk ibu menyusui masih diperbolehkan dengan aturan tertentu. Patuhi aturannya sehingga Bunda bisa menikmati teh hijau tanpa mengganggu tumbuh kembang buah hati dan kesehatan diri sendiri.

Sumber: Reastfeeding problem, Hellosehat, klikdokter

Baca Juga:

Sering minum teh saat hamil, amankah untuk Bumil? Ini penjelasan dokter

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner