Kena PHK Saat Pandemi? Ini Tata Cara Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 4

Kena PHK Saat Pandemi? Ini Tata Cara Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 4

Masyarakat yang terdampak pandemi secara ekonomi bisa mempertimbangkan untuk mengikuti program Kartu Prakerja dari pemerintah.

Kartu Prakerja adalah salah satu program pemerintah yang dijalankan untuk menanggulangi dampak ekonomi akibat pandemi. Bagaimana tata cara pendaftaran kartu prakerja yang memiliki banyak manfaat ini?

Sasaran utama program Kartu Prakerja ini adalah masyarakat yang terdampak ekonominya akibat pandemi. PHK atau pemotongan gaji kerap dilakukan oleh perusahaan di tengah serbuan virus ini.

Dengan memiliki Kartu Prakerja, Parents bisa mendaftar untuk mengikuti berbagai macam pelatihan untuk meningkatkan kemampuan sehingga siap untuk bekerja.

Selain mendapatkan pelatihan, Parents pun akan mendapatkan sejumlah uang insentif yang bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari atau modal usaha.

Artikel terkait: Bagaimana Cara Membuat Kartu Identitas Anak (KIA)?

Bulan Agustus ini, pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang IV dibuka dengan kuota sebanyak 800.000 peserta.

Dikutip dari Kompas, Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Sesmenka) Susiwijono Moegiharso menjelaskan bahwa nilai insentif di gelombang IV ini sama besarnya dengan sebelumnya yakni 3,55 juta rupiah.

Insentif yang akan didapatkan berupa voucher senilai 1 juta rupiah untuk membeli kelas pelatihan yang ditawarkan vendor yang bekerja sama dengan Kartu Prakerja.

Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta akan mendapatkan 600 ribu rupiah per bulan selama 4 kali. Ada pula insentif untuk pengisian tiga kali survey dengan nilai 150 ribu rupiah untuk satu kali pengisian.

Syarat dan Tata Cara Pendaftaran Kartu Prakrja

Kena PHK Saat Pandemi? Ini Tata Cara Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 4

Pendaftaran kartu Prakerja secara online. Sumber: CNN Indonesia

Ketua Tim Pelaksana Komite Cipta Kerja Mohammad Rudy Salahuddin memastikan bahwa program Kartu Prakerja ini diproritaskan untuk menjangkau mereka yang terkena PHK dan belum menerima bantuan sosial dari pemerintah.

Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan, korban PHK saat ini naik menjadi 2,1 juta orang. Kemenaker dan BPJS Ketenagakerjaan akan mendata pekerja yang terdampak PHK dan dirumahkan untuk menjadi peserta prioritas sejumah 80 persen dari kuota.

Apabila Parents hendak mendaftar di program Kartu Prakerja, berikut adalah syarat dan cara pendaftarannya yang perlu diperhatikan.

Syarat Mendaftar Kartu Prakerja

Kena PHK Saat Pandemi? Ini Tata Cara Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 4

Berdasarkan Peraturan Presiden nomor 76 tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 36 Tahun 2020 tentang Pengembangan Kompetensi Kerja Melalui Program Kartu Prakerja, syarat utama untuk mendaftar kartu Prakerja adalah sebagai berikut:

  • Berstatus sebagai Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Berusia paling rendah 18 tahun
  • Tidak sedang mengikuti pendidikan formal

Yang bisa mendaftar program Kartu Prakerja adalah pencari kerja, pekerja yang terkena PHK, pekerja yang membutuhkan peningkatan kompetensi, dan pekerja yang dirumahkan. Pelaku usaha mikro dan kecil juga bisa mendaftar untuk mengikuti program tersebut.

Akan tetapi jika berstatus sebagai pejabat negara, anggota dewan perwakilan rakyat daerah, aparatur sipil negara, prajurit tentara nasional Indonesia (TNI), anggota kepolisian, serta kepala desa dan perangkat desa maka tidak boleh untuk mendaftar Kartu Prakerja.

Tingkat pendidikan juga tidak menjadi syarat utama untuk mendaftar kartu prakerja. Lulusan universitas pun boleh untuk mendaftar. Hanya saja prioritas tetap diberikan pada pencari kerja usia muda atau pelaku usaha mikro.

Artikel terkait: Kartu Prakerja, Solusi Ibu Bekerja yang Terkena PHK di Pandemi COVID-19?

Cara Pendaftaran Kartu Prakerja

Kena PHK Saat Pandemi? Ini Tata Cara Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 4

Pertama, Parents harus membuat akun terlebih dahulu. Caranya adalah sebagai berikut:

  • Masuk ke situs www.prakerja.go.id
  • Masukkan nama lengkap, alamat e-mail, dan kata sandi
  • Cek email dan konfirmasi akun Prakerja

Kemudian, Parents akan diminta untuk mengisi data diri. Berikut adalah tata caranya:

  • Masuk menggunakan e-mail dan kata sandi yang sudah dibuat sebelumnya
  • Masukkan nomor KTP dan tanggal lahir
  • Isi data diri berupa nama lengkap, alamat e-mail, alamat tempat tinggal, alamat domisili, pendidikan, status kebekerjaan, foto KTP, dan swafoto (selfie) dengan KTP
  • Masukkan nomer telepon dan kode OTP yang akan dikirimkan melalui SMS

Setelah itu, akan ada Tes Motivasi dan Kemampuan Dasar. Tes tersebut bisa diselesaikan dalam waktu kurang lebih selama 15 menit. Siapkan kertas dan alat tulis bila diperlukan.

Terakhir, Parents akan mendapatkan e-mail pemberitahuan setelah menyelesaikan tes. Baru setelah itu Anda bisa kembali ke halaman utama dan bergabung ke gelombang pendaftaran.

Nah, itu dia syarat dan tata cara pendaftaran program Kartu Prakerja. Semoga dapat berguna bagi Parents yang ingin mendaftar. Jangan lupa untuk memanfaatkan pelatihan serta insentif yang didapat dengan sebaik mungkin, ya.

Baca Juga:

Kartu nikah mulai diluncurkan, apa bedanya dengan buku nikah?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner