Waspada tanda-tanda keguguran, Bumil wajib tahu!

Waspada tanda-tanda keguguran, Bumil wajib tahu!

Inilah beberapa di antara tanda-tanda keguguran yang wajib Anda ketahui untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Keguguran merupakan mimpi buruk semua ibu hamil. Berbagai faktor penyebab keguguran harus dihindari, dan ciri-ciri atau tanda-tanda keguguran yang bisa muncul sewaktu-waktu harus diwaspadai.

Keguguran adalah gagalnya kehamilan sebelum usia kandungan 20 minggu. Meski bukan termasuk hal yang menyenangkan, namun nyatanya keguguran terjadi pada satu dari 6 wanita di seluruh dunia mengalami keguguran. Bahkan terkadang, ibu mengalami keguguran sebelum ia tahu dirinya sedang hamil.

Apa Penyebab Keguguran?

tanda-tanda keguguran

Penyebab dan tanda-tanda keguguran yang harus Anda waspadai.

Biasanya, keguguran terjadi akibat sel telur yang telah dibuahi, tidak bisa berkembang secara alami di dalam rahim. Kondisi ibu yang tidak siap dengan perubahan hormonal selama trimester pertama dan kedua juga bisa menjadi penyebab keguguran. Gaya hidup, pola makan, juga infeksi penyakit tertentu juga bisa mengakibatkan keguguran.

Ketika keguguran terjadi, janin yang masih ada di rahim harus segera dikeluarkan. Jika tidak, bisa berubah menjadi racun dan berbahaya bagi tubuh ibu. Serta menghambat proses kehamilan selanjutnya.

Dr. Neema Sharma, seorang OB/GYN dan konsultan senior di RS Fortis, Delhi, India mengatakan bahwa keguguran umum terjadi pada wanita yang hamil di atas usia 30 tahun.

“Bagi wanita yang berusia di bawah 30 tahun, kemungkinan keguguran hanya 1 dari 10 kehamilan. Pada wanita berusia 35-39 tahun, angka keguguran meningkat jadi 2 dari 10 kehamilan. Sedangkan pada wanita di atas 45 tahun, lebih dari 50% kehamilan bisa berujung keguguran,” paparnya.

Artikel terkait: Penelitian Mengungkapkan Usia Terbaik untuk Hamil Bagi Perempuan

5 Tanda-Tanda Keguguran yang Harus Bunda Waspadai

tanda-tanda keguguran

Tanda-tanda keguguran yang harus diwaspadai oleh ibu hamil.

1. Kram atau rasa sakit di bagian pelvis

“Rasa sakit di bagian ini mirip dengan kram saat menstruasi,” kata Dr. Sharma.

Dia menyarankan jika ibu hamil mengalami hal ini, segera memeriksakan diri ke dokter. Terutama jika ada flek, atau darah yang keluar, yang merupakan salah satu tanda keguguran.

2. Perdarahan

Perdarahan di bagian vagina merupakan salah satu  tanda keguguran. Bila Anda menyadari ada cairan keluar dari vagina berwarna cokelat, atau merah terang, segeralah menghubungi dokter. Beberapa wanita juga mengalami perdarahan hebat saat terindikasi mengalami keguguran.

Namun, sebelum Anda panik berlebihan, timbulnya flek atau cairan berwarna merah terang pada 12 minggu pertama kehamilan merupakan hal normal. Bila Anda khawatir, periksakan diri saja ke dokter untuk memastikan kondisi ini.

3. Sakit di bagian bawah perut

Bila Anda mengalami sakit yang menusuk di bagian bawah perut, bisa jadi ini tanda keguguran. Namun, tidak semua sakit perut yang Anda alami menandakan keguguran. Rasa tidak nyaman atau perut terkesan kencang, juga disebabkan oleh janin yang sedang tumbuh.

Otot perut Anda akan meregang untuk mengakomodasi pertumbuhan janin di dalam rahim. Tetapi jika rasa sakit hanya dirasakan di satu sisi, sebaiknya konsultasi ke dokter kandungan.

4. Rasa mual dan muntah menurun

Menurunnya tanda-tanda kehamilan, seperti mual dan muntah bisa menjadi salah satu tanda Anda mengalami keguguran. Bila gejala kehamilan berkurang di awal masa-masa kehamilan, Anda berisiko mengalami keguguran.

Namun ada pula beberapa perempuan yang sama sekali tidak mengalami gejala mual dan muntah selama kehamilan. Sebaiknya dikonsultasikan ke dokter kandungan untuk memastikan gejala ini ya, Bun.

5. Tidak ada gerakan janin

Biasanya, gerakan bayi di dalam kandungan berhubungan dengan pertumbuhan janin. Hal ini juga mengindikasi bahwa kehamilan berjalan lancar dan sehat.

Biasanya, gerakan bayi akan terasa pada minggu ke-16 dan minggu ke-15. Gerakan janin yang terasa di masa kehamilan sebelum 16 minggu juga dianggap normal, sehingga tidak perlu khawatir.

Di atas usia 24 minggu, frekuensi tendangan bayi akan meningkat. Karenanya, jika Anda merasa tiba-tiba bayi tidak menendang ketika akan memasuki trimester ketiga, Anda harus segera menghubungi dokter kandungan.

Artikel terkait: Jangan sepelekan bayi tidak menendang dalam kandungan trimester ketiga

5 Tips atau Cara Mencegah Keguguran

tanda-tanda keguguran

Tanda-tanda keguguran bisa dicegah dengan mengurangi faktor risikonya.

Mencegah keguguran tentunya dengan cara menghindari faktor penyebab keguguran. Bahkan sejak awal perencanaan kehamilan, sebagai salah satu upaya untuk mengurangi risiko keguguran.

Berikut adalah hal-hal yang harus Anda lakukan untuk mencegah keguguran:

  • Tidak merokok saat hamil. Ayah juga tidak boleh merokok di dekat istri yang sedang hamil
  • Hindari alkohol selama hamil
  • Konsumsi makanan sehat dan seimbang. Pastikan asupan buah dan sayur selalu ada setiap hari
  • Hindari faktor infeksi penyakit yang bisa menyebabkan keguguran seperti rubella. Salah satu caranya adalah dengan vaksin.
  • Jangan melakukan olahraga berlebihan, konsultasi dengan dokter sebelum melakukan olahraga apapun

Semoga bermanfaat.

 

Disadur dari theAsianparent Singapura

Baca juga:

6 Penyebab keguguran berulang yang perlu Bunda ketahui

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

Fitriyani

app info
get app banner