theAsianparent Logo

Dek Shafira, Ini loh Risiko yang Dialami Ibu Hamil Jika Berdiri Terlalu Lama

Banyak orang belum mengerti tentang pentingnya memberikan kursi prioritas pada ibu hamil yang berdiri di kereta. Padahal, ancaman kesehatannya serius lho.

Tak semua wanita memiliki fisik sekuat Gal Gadot yang hamil sembari syuting film Wonder Woman. Beberapa ibu hamil memang membutuhkan perhatian lebih dibanding yang lain tentang kondisinya. Sehingga dapat memanfaatkan kursi prioritas dalam gerbong kereta misalnya. Apa risikonya ibu hamil berdiri di kereta terlalu lama?

Namun, seorang wanita bernama Shafira Nabila Cahyaningtyas mengumpat di Facebook karena merasa terpaksa menyerahkan tempat duduknya saat di KRL kepada ibu hamil.

Status yang ditulisnya tersebut berisi cerita dirinya saat tidur di KRL, yang kemudian dibangunkan oleh petugas kereta karena ada ibu hamil, ia pun jadi kesal karena harus berdiri di kereta yang penuh sesak.

Banyak orang menyayangkan pernyataan tanpa empati dari Shafira. Bahkan beberapa orang terang-terangan langsung menyumpahi pernyataannya yang menyepelekan kondisi ibu hamil berdiri di kereta.

Kendati Shafira sudah minta maaf atas tulisannya, masalah tidak selesai begitu saja. Karena, selain Shafira, bisa jadi ada banyak orang lain yang juga tidak mengerti kondisi ibu hamil berdiri di kereta yang sebenarnya.

ibu hamil berdiri di kereta

Baca juga: Curahan hati ibu hamil yang tidak mendapat tempat duduk di kereta

Untuk orang-orang seperti itu, inilah yang perlu mereka pahami;

Risiko yang dialami ibu hamil berdiri di kereta terlalu lama

Benarkah ibu hamil hanya beralasan saja ketika meminta kursi prioritas pada penumpang lain? Simak fakta yang dialami ibu hamil jika berdiri terlalu lama berikut ini yang disarikan dari Mom Junction:

1. Berdiri terlalu lama membuat ibu hamil sakit punggung

50-70% ibu hamil mengalami sakit punggung. Berdiri terlalu lama dapat memperparah kondisi ini.

2. Dapat memicu darah tinggi maupun darah rendah

Banyak orang yang tidak hamil juga memiliki penyakit darah tinggi. Tapi jika itu diderita oleh ibu hamil yang akan melahirkan dapat berujung pada kematian.

Sedangkan, ibu yang dari awal memiliki darah rendah akan mengalami rasa lemas yang tidak tertahankan jika berdiri. Bahkan bisa pingsan di tempat.

3. Mengakibatkan Symphysis Pubis Dysfunction (SPD)

Symphysis Pubis Dysfunction (SPD) atau Disfungsi simpisis pubis adalah rasa sakit yang dirasakan ibu hamil pada pubisnya. Rasa sakit ini bisa menjalar ke anggota tubuh lainnya.

4. Dapat menyebabkan bayi lahir kerdil

Rasa lelah yang disebabkan berdiri terlalu lama dapat menyebabkan anak terlahir dengan tubuh yang kerdil. Maka, ibu hamil yang masih bekerja dan harus berdiri lama saat bekerja adalah yang paling berisiko dengan ini.

5. Dapat memperperah kaki bengkak (edema)

Banyak wanita menderita edema atau kaki bengkak selama kehamilan. Berdiri berjam-jam bisa memperburuk kondisi ini.

***

Jadi, jika Anda berada di tempat umum dan ada seorang wanita hamil di sana, sebaiknya berikan kursi Anda padanya. Ini bukan soal Anda maupun si ibu hamil tersebut. Tapi tentang kehidupan kecil di dalam rahimnya yang perlu dijaga dengan sepenuh jiwa.

Karena, tanpa sistem sosial yang baik dan memadai untuk ibu hamil, sulit untuk mencetak generasi dan ibu yang sehat. Yuk, bersama-sama untuk jadi bagian dari support system lingkungan yang aman dan kondusif untuk ibu hamil.

Belum baca status lengkap yang ditulis Shafira? Simak di sini:

ibu hamil berdiri di kereta

 

Baca juga:

7 Cara Menghindari Kematian Ibu Pasca Melahirkan Menurut Obgyn