Tak Bisa Orgasme Saat Berhubungan Seksual? Waspadai Penyakit Berikut

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Tak bisa orgasme jangan disepelekan. Karena itu bisa jadi tanda awal Anda mengidap penyakit tertentu yang menghalangi kepuasan dalam hubungan seksual.

Jangan pernah sepelekan orgasme. Selain bermanfaat untuk keharmonisan rumah tangga, tak bisa orgasme saat berhubungan seksual bisa jadi tanda bahwa ada masalah dengan kesehatan fisik maupun mental Anda.

1. Penyakit pembuluh darah perifer

Penyakit pembuluh darah perifer adalah suatu kondisi dimana ada penyumbatan pembuluh darah perifer yang menyebabkan berkurangnya aliran darah ke anggota badan dan alat kelamin. Hal tersebut menyebabkan orgasme jadi lemah atau bahkan tidak ada sama sekali.

2. Penyakit tiroid

Hipotiroidisme atau tiroid yang kurang aktif dapat menyebabkan gejala disfungsi seksual seperti dorongan seks rendah dan Ketidakmampuan untuk terangsang. Tentu saja hal ini akan menghambat orgasme.

Ikuti Kuis Ini Untuk Mengenali Gangguan Tiroid Anda!

3. Diabetes

Diabetes dapat mempengaruhi pembuluh darah kecil yang mengalir dari darah ke alat kelamin Anda. Sehingga hal ini menyebabkan hilangnya rasa sensitif saat berhubungan seksual dan tak bisa orgasme.

4. Tekanan darah tinggi

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Hypertension, wanita pramenopause dengan tekanan darah tinggi cenderung mengalami kekeringan vagina. Hal ini dapat menyebabkan seseorang tak bisa orgasme dan merasakan sakit saat berhubungan seks.

5. Masalah kesehatan mental

Tidak hanya depresi, gangguan kecemasan (anxiety disorder), dan masalah kesehatan mental lainnya membuat seorang wanita tak bisa orgasme. Pada lelaki pun, masalah mental dapat menyebabkan ia mengalami disfungsi seksual. Sehingga ia akan menemui kendala dalam kegiatan berhubungan seksual.

6. Gangguan sistem saraf

Multiple sclerosis dan epilepsi mempengaruhi orgasme karena mengganggu fungsi neurologis di daerah genital yang diperlukan untuk mengirim "pesan kesenangan" yang tepat ke otak. Sehingga seseorang tak bisa orgasme.

7. Perubahan hormonal

Saat seorang perempuan mengalami menopause, sedang menyusui dan menggunakan alat kontrasespsi, maka hal itu bisa membuat kadar testosteron dan estrogen jadi tidak seimbang. Sehingga akan mengurangi sensasi di daerah klitoris, sehingga membuat seseorang jadi tak bisa orgasme.

Jika Anda masih bisa menikmati kegiatan seksual dengan suami, maka itu artinya Anda cukup sehat secara fisik dan mental. Seks rutin juga dapat membuat seseorang lebih bahagia karena ada hormon yang keluar saat sedang melakukan hubungan seks.

Baca: Air Mani Bermanfaat Bikin Wanita Bebas Depresi dan Memperkuat Ikatan Suami-Istri

Jadi, jangan ragu ya Bun, ajak ayah untuk menjaga kesehatan bersama dengan seks yang rutin. Selain menyenangkan, ini juga jadi cara murah untuk menjaga kesehatan bersama.

 

Referensi: Femina, Web MD, Huffington Post.

Baca juga:

5 Kesalahan (dan Solusi) Dalam Posisi Seks yang Dapat Menghalangi Wanita Orgasme

 

Dapatkan Infomasi Terbaru dan Hadiah Menarik Khusus Member

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Seks