Syok Sepsis, Anak Reisa 'dr.Oz' Brotoasmoro Sempat Henti Nafas

Syok Sepsis, Anak Reisa 'dr.Oz' Brotoasmoro Sempat Henti Nafas

Keluarga Reisa Brotoasmoro baru saja terkena musibah. Putrinya, Ramania mengalami syok sepsis hingga sempat henti nafas. Bagaimana ceritanya?

Melalui akun instagramnya, dr Reisa Brotoasmoro berbagi kisah bagaimana putrinya yang bernama Ramania terkena syok sepsis.

Si kecil Ramania awalnya mengalami infeksi yang semakin lama semakin berat hingga pada jam 3 pagi, ia mengalami syok yang diketahui ialah sepsis.

Pembawa acara program kesehatan ‘dr Oz Indonesia’ ini mengatakan, saat itu nafas anaknya sudah dalam dan cepat. Ketika dicek, ia sudah tidak bisa lagi meraba nadinya. Bahkan si kecil sudah hilang kesadaran dan sempat henti nafas saat perjalanan ke UGD.

Syukurlah, berkat penanganan cepat tim medis, Ramania bisa diselamatkan dan menjalani perawatan intensif di ICU selama 4 hari.

foto: instagram @reisabrotoasmoro

foto: instagram @reisabrotoasmoro

Apa itu syok sepsis?

Tidak ingin orang lain bernasib sama seperti anaknya, Reisa kemudian menjelaskan apa itu syok sepsis yang pernah menyerang putri tercintanya.

Sepsis sering diartikan sebagai infeksi darah, padahal sepsis juga bisa menyerang seluruh anggota tubuh akibat masuknya bakteri yang menyerang kekebalan tubuh dan menyebabkan infeksi.

Karena serangan bakteri ini, sistem kekebalan tubuh menjadi bekerja berlebihan. Saat inilah muncul komplikasi yang bisa mengancam jiwa penderitanya.

Sepsis bisa terjadi karena penyakit seperti pneumonia, radang usus buntu, atau infeksi saluran kemih. Umumnya, sepsis menyerang mereka yang memiliki kekebalan tubuh lemah seperti anak-anak atau manula.

Mual, muntah, tekanan darah menurut serta kulit yang pucat merupakan salah satu tanda sepsis. Jika dibiarkan maka akan berakibat buruk, untuk itu apabila orangtua menemukan gejala tersebut pada anak hendaknya langsung dibawa ke rumah sakit untuk penanganan terbaik.

View this post on Instagram

Subhanallah.. Beberapa hari yg lalu, keluarga kami tertimpa musibah. Anak kami Ramania mengalami infeksi yang sangat berat pada hari Selasa dini hari lalu dan mengalami syok yang belakangan diketahui merupakan syok sepsis. Tidak pernah terbayangkan #babyAnia yg masih aktif sampai tengah malam bisa tiba2 ketika saya cek jam 3 dini hari sudah tidak teraba nadi pada tangannya. Nafasnya sudah cepat dan dalam. Kesadaran sudah tidak ada. Bahkan sempat mengalami henti napas sesaat ketika dalam perjalan ke UGD rumah sakit. Hanya dengan mujizat Allah SWT melalui tangan2 Tuhan yakni para tim medis yg telah bersedia bekerja dengan segenap hatinya, telah berdedikasi tinggi dan penuh kesabaran serta perjuangan lah yg telah menyelamatkan nyawa Ramania. Alhamdulilah makin hari makin membaik kesehatannya setelah sempat dirawat di ICU selama 4 hari lalu dilanjutkan ke ruang rawat inap. Alhamdulilah hari ini Ramania sudah boleh pulang ke rumah. Meskipun masih dalam proses recovery karena kondisi gangguan fungsi liver-nya paska syok, tapi Ramania sudah ceria kembali. Tiada kata yg cukup menghantarkan rasa terima kasih dan rasa syukur kepada Allah SWT melalui perpanjangan tanganNya yakni semua tim dokter, tim perawat dan semua teman serta keluarga atas bantuan dan doa2nya. Semoga Tuhan membalaskan kebaikan kalian berpuluh2 beratus2 kali lipat. Dalam kesempatan ini pun saya dan keluarga mohon maaf sebesar2nya apabila selama ini ada kesalahan dalam perkataan maupun perbuatan. Mohon doanya untuk kesembuhan Ramania Putri Brotoasmoro binti Tedjodiningrat Broto Asmoro agar sembuh sempurna, sehat walafiat, lebih baik dari sebelum2nya. 🙏 #16monthsoldbabygirl

A post shared by Reisa Broto Asmoro (@reisabrotoasmoro) on

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

Febby

app info
get app banner