Penelitian: Sup instan tingkatkan risiko anak-anak masuk UGD

lead image

Makanan instan memang kurang baik bagi kesehatan. Selain dari segi nutrisi, penelitian bahkan mengungkap penyajian sup instan meningkatkan risiko kecelakaan pada anak.

Sesuatu makanan yang instan pasti dinilai tidak sehat dan memiliki dampak. Mulai dari mie instan, sup instan, dan berbagai olahan makanan instan lainnya. Yang mengejutkan, jenis makanan ini bukan hanya diduga ‘miskin nutrisi’, tetapi juga bertanggung jawab atas kasus ribuan anak yang masuk UGD setiap tahunnya. 

Sup instan juga meningkatkan kecelakaan darurat pada anak

Baru-baru ini, sebuah penelitian baru yang dilakukan para ilmuwan mengungkapkan bahwa 20 persen luka bakar pada masa kecil disebabkan oleh mie dan sup instan yang dimasak dengan microwave.

Tidak seperti luka bakar normal, luka bakar melepuh berasal dari paparan cairan panas atau uap. Beberapa kasus luka bakar yang melepuh juga mungkin memerlukan rawat inap atau operasi.

Studi ini memperkirakan bahwa sup instan menyebabkan hampir 10.000 luka bakar pada anak-anak yang tinggal di Amerika. Selain itu, temuan mereka menunjukkan bahwa anak-anak berusia 4 hingga 7  tahun lebih berisiko terluka, dengan area dada pada tubuh sebagai tempat yang terkena cedera pada 40 persen kasus kecelakaan.

Seorang dokter UGD anak Emory University di Atlanta, Dr. Courtney Allen menduga para orangtua menganggap microwave lebih aman digunakan daripada kompor. Namun, penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang mengonsumsi sup instan yang dipanaskan dengan microwave perlu dalam pengawasan orangtua.

Direktur pusat luka bakar Universitas Staten Island University di New York City, Dr. Michael Cooper mengatakan, “Kami melihat risiko sup instan dan mie terhadap anak-anak di kelompok usia ini.”

Untungnya, mereka tidak dirawat di rumah sakit dan hanya membutuhkan waktu kurang dari 14 hari untuk sembuh.  

“Luka bakar ini cukup menyakitkan, tetapi kebanyakan tampak ringan,” jelasnya.

Bagaimana risiko luka bakar ini terjadi?

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/11/sup instan.png Penelitian: Sup instan tingkatkan risiko anak anak masuk UGD

Menurut Cooper, umumnya para orangtua setelah memanaskan sup instan langsung menyerahkannya pada anak dalam wadah yang sama. Seringkali, anak-anak akan menjatuhkannya dan isi supnya yang masih panas dan mendidih bisa melukai mereka.

Penelitian ini menunjukkan bahwa para orangtua dan orang dewasa lainnya yang mengawasi anak-anak perlu menyadari bahwa luka bakar sangat berisiko terjadi. kami juga menyarankan agar orangtua mengawasi anak-anak untuk mencegah peristiwa ini.

 

Di luar dari risiko cedera, sup instan juga dinilai kurang baik karena memiliki lebih sedikit nutrisi.

 

 

Dilansir dari artikel Kevin Wijaya Oey di theAsianparent Singapura
Baca juga: 

Gara-gara makan mie instan tiap hari, remaja ini meninggal kena kanker perut

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Adroid.