Pernah merasa sulit fokus kerja sebelum makan yang manis atau selalu mencari camilan bergula setelah makan siang? Kebiasaan ini disebut sugar craving, yang dipicu oleh lonjakan-penurunan drastis gula darah, kurang tidur, stres, konsumsi karbohidrat olahan tinggi, hingga ketidakseimbangan hormon pengatur gula darah (insulin). Jika dibiarkan, kondisi ini dapat meningkatkan risiko prediabetes dan diabetes tipe 2.
Bagaimana Mengatasi Sugar Craving?
Menurut dr. Mulianah Daya, M.Gizi, Sp.GK, Dokter Spesialis Gizi dari Mayapada Hospital Tangerang, sugar craving sering dialami pekerja kantoran yang lama duduk dengan aktivitas fisik minim, sehingga metabolisme melambat. Stres dan waktu makan terbatas juga mendorong konsumsi makanan manis dan cepat saji seperti kopi manis, kue, dan camilan instan.
Untuk mengatasi sugar craving secara sehat, dr. Mulianah menjelaskan, “Tidak semua keinginan mengonsumsi gula harus langsung dipenuhi.” Untuk mengatasinya, Anda bisa melakukan beberapa hal ini:
- Mengatur agar pola makan yang seimbang dan tepat waktu. “Pastikan untuk tidak melewatkan sarapan atau makan siang, serta mengombinasikan karbohidrat kompleks dengan protein dan serat agar kadar gula darah tetap stabil.”
- Minum air putih atau minuman non kalori seperti teh tawar saat ada keinginan makan manis. “Karena rasa haus sering kali disalahartikan sebagai rasa lapar. Dengan minum segelas air, Anda bisa mengurangi dorongan untuk mengonsumsi makanan manis secara berlebihan,” imbuh dr. Mulianah.
- Pastikan Anda tidur cukup. Kurang tidur dapat mengganggu hormon pengatur nafsu makan, seperti ghrelin, sehingga memicu craving gula yang lebih intens.
- Kelola stres dengan baik karena “Stres sering membuat tubuh mencari ‘comfort food’ yang biasanya kaya gula. Cobalah alihkan dengan stretching, berjalan kaki, atau latihan pernapasan dalam untuk membantu mengendalikan keinginan tersebut.
- Substitusikan makanan manis dengan camilan tinggi protein dan serat seperti kacang-kacangan, yogurt tanpa gula, atau buah potong.
Cara Memantau Kadar Gula Darah
Untuk hasil optimal, penting juga memantau kadar gula darah secara rutin, seperti di layanan Sugar Clinic Mayapada Hospital yang menyediakan pemeriksaan skrining berbasis AI, pemeriksaan gula darah (HbA1c dan kolesterol), serta konsultasi medis dan pendampingan gaya hidup sehat untuk membantu mendeteksi risiko prediabetes dan diabetes serta menjaga metabolisme tubuh tetap sehat.
Sugar Clinic tersedia di beberapa unit Mayapada Hospital, termasuk di Jakarta Selatan (Lebak Bulus dan Kuningan), Tangerang, Bandung, dan Surabaya. Anda dapat melakukan booking skrining, jadwal konsultasi dokter, dan mengakses layanan darurat melalui fitur Emergency Call di aplikasi MyCare.
MyCare juga menawarkan fitur Health Articles & Tips yang menyediakan informasi kesehatan terkini, serta fitur Personal Health yang terintegrasi dengan Health Access dan Google Fit untuk memantau aktivitas seperti langkah, kalori, detak jantung, dan BMI.
Unduh MyCare sekarang dan kumpulkan reward point untuk mendapatkan potongan harga pada berbagai pemeriksaan di seluruh unit Mayapada Hospital.
***
Baca Juga:
Orang Tua Tenang, Dokter Spesialis Anak Standby 24 Jam di Mayapada Hospital Tangani Kondisi Darurat Anak
Ketika Orang Tua Mengeluh Nyeri Dada, Ini yang Harus Dilakukan!
Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.