Suami Anak Mami? Lihat Sisi Positifnya

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Psikolog Rima Olivia memberikan pencerahan bila ternyata suami bersikap seperti si anak mami. Bacalah tips untuk menerima kekurangan dan juga kelebihannya.

Punya suami si anak mami, carilah sisi positifnya.

Punya suami si anak mami, carilah sisi positifnya.

Kita seringkali berpikir, memiliki suami yang bersikap seperti ‘anak mami’ merupakan hal yang sebisa mungkin dihindari. Kita beranggapan bahwa suami seperti ini selalu memicu konflik dalam rumah tangga.

Disadari ataupun tidak, setiap perbedaan yang kita temui dalam rumah tangga berpotensi menjadi konflik dan menyulut pertengkaran antara suami-istri. Konflik akan semakin tajam manakala kita memandang suami sebagai anak mami yang begitu mengesalkan.

Kita akan berlarut-larut membenci sikapnya yang kerap membanding-bandingkan kita dengan sosok ibunya. Bersikap plin plan dan terkesan kurang bertanggung jawab.

Kekurangan-kekurangan suami yang tampaknya semakin jelas dari hari ke hari akan melelahkan kita. Dan tidak mustahil menjadi penyebab retaknya sebuah pernikahan.

Bagaimana cara menyikapi suami anak mami?

Psikolog Rima Olivia, Psi, dalam sebuah wawancara dengan theAsianParent mengatakan tentang pentingnya mengubah sudut pandang. “Begitu kita mengarahkan fokus kita pada kekurangan si suami sebagai anak mami, berderet-deret kelemahannya akan muncul dan membuat kita semakin kesal padanya.

Sebaliknya, kita perlu melihat ‘anak mami’ ini sebagai suatu kelebihan.

 





Pernikahan