Smartphone Dapat Mendeteksi Kanker Mata pada Balita

lead image

Simak bagaimana peran smartphone dalam menyelamatkan nyawa seorang bocah pada kisah berikut ini.

src=https://id.theasianparent.com/wp content/uploads/2015/05/dreamstime s 51031861.jpg Smartphone Dapat Mendeteksi Kanker Mata pada Balita

Bagaimana peranan smartphone dalam mengatasi kenker mata? Temukan jawabannya di sini.

Kejanggalan mata anak tertangkap kamera smartphone

Julie Fitzgerald merasa ada sesuatu yang aneh pada foto anak laki-lakinya, Avery (2), yang diabadikan menggunakan smartphone berlampu flash.

Salah satu bola matanya tidak tampak merah sebagaimana biasanya foto mata yang terkena kilatan flash, melainkan putih.

“Saya yakin mata Avery bermasalah,” kata Fitzegerald pada ABC News. Ia kemudian memeriksa berbagai sumber di internet. Fizegerald membaca sebuah berita yang menceritakan tentang gejala serupa dengan Avery.

Ia menduga anak laki-laki itu mengidap retinoblastoma, sebuah jenis kanker mata ganas yang jarang ditemukan dan hanya diderita oleh anak-anak usia dini. Seorang dokter yang ditemuinya membenarkan dugaan tersebut.

Avery memang kehilangan salah satu matanya akibat penyakit ini, namun nyawanya masih dapat diselamatkan.

src=https://id.theasianparent.com/wp content/uploads/2015/05/800px HTC Trophy smartphone e1366610688863.jpg Smartphone Dapat Mendeteksi Kanker Mata pada Balita

Mari gunakan smartphone untuk sesuatu yang bermanfaat.

Sisi positif kecanggihan teknologi smartphone

Avery bukan satu-satunya penderita retinoblastoma yang selamat berkat smartphone. Elise Somers, seorang ibu dari Inggris, juga menemukan gejala sejenis pada sebuah foto yang diambil menggunakan smartphone.

Dalam foto itu tampak mata Arwen, bayi perempuannya yang saat itu berusia 4 bulan, tampak berwarna putih. Arwen didiagnosa menderita retinoblastoma dan menjalani operasi pengangkatan mata. Kini Arwen telah berusia satu tahun dan telah pulih dari penyakit mematikan itu.

Pupil berwana putih dalam foto yang diambil menggunakan smartphone tidak selalu menandakan adanya retinoblastoma.

Tapi tidak ada salahnya Anda segera bertindak jika menemukan adanya gejala yang sama pada foto salah satu anggota keluarga Anda.

“Lebih baik segera memeriksakan diri dan memastikan ada tidaknya penyakit tersebut, daripada tidak melakukannnya sama sekali,” ujar Michael W. Stewart, seorang dokter mata dari Mayo Clinic pada USA Today.

“Retinoblastoma dapat disembuhkan jika terdeteksi sejak awal. Teknologi terkini dan kemoterapi dapat diandalkan untuk menyelamatkan nyawa dan jiwa penderitanya.”

Hal inilah  yang mendasari CHECT (Childhood Eye Cancer Trust) membuat sebuah iklan layanan masyarakat tentang bagaimana mendeteksi kanker mata menggunakan smartphone.

CHECT adalah sebuah lembaga non profit berbasis di Inggris yang melakukan penelitian dan memberikan dukungan pada penderita retinoblastoma.

Nah, Parents, setidaknya kini Anda tahu bahwa kamera smartphone ternyata memiliki manfaat lebih dari sekedar perangkat selfie belaka.

Referensi : theverge.comhindustantimes.comchect.org.uk

Baca juga artikel menarik lainnya:

Ketahui Dampak Psikologis pada Anak Bila Anda Bermain Smartphone Saat Mengasuh Mereka

Selebritis Dunia Melakukan Bresfeeding Selfie (Brelfie)

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Adroid.