Menghadapi si Cuek yang Menggemaskan

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Memiliki pasangan cuek memang menggemaskan. Membuat kita sering bertanya-tanya dan terus menebak apa isi hatinya. Lalu apa hal terbaik yang dapat kita lakukan?

Layanan pesan singkat dapat Anda jadikan sarana mendekati pasangan yang cuek

Layanan pesan singkat dapat Anda jadikan sarana mendekati pasangan yang cuek

Pernah suatu kali seorang teman uring-uringan. Pasalnya, suami yang ia harapkan untuk menjemput tak kunjung datang juga. Saat diselidiki apakah ia sudah meminta untuk dijemput, ternyata tidak. Namun, ia sudah memberi kabar bahwa hari ini ia lembur, sementara sang Suami juga sudah ada di rumah, jadi dia mengharap agar suaminya tahu dan menjemputnya tanpa perlu untuk ia minta. “Kan tahu istrinya capek, masak sih, yang begini aja nggak ngerti. Capek deh, punya suami cuek begini,” keluh teman saya sepanjang perjalanan pulang.

Menjalani biduk rumah tangga bersama pasangan yang cuek memang sebuah dilema. Terlebih lagi bagi si Romantis, cuek bisa berarti sebuah bentuk ketidak pedulian. Pembawaan setiap orang memang sangat unik. Terlebih bagi mereka yang tidak terbiasa untuk mengekspresikan perasaannya. Ditambah lagi budaya rakyat timur yang memang tidak mengajarkan kepada kita untuk bebas mengekspresikan perasaan sebagai tanda perhatian.

Laki-laki dan perempuan sesungguhnya tetap butuh perhatian sebagai wujud dari pengakuan eksistensi dirinya. Sayangnya, kehidupan suami istri bukanlah sebuah FTV ataupun sebuah fairy tale yang selalu happily ever after. Disinilah kadang yang membuat istri (dan mungkin juga sebagian suami), memiliki pasangan cuek sangatlah menyiksa hati. Apapun yang telah diberikan akan selalu terlihat kurang. Hingga kadang timbul pertanyaan, “Sayang nggak, sih?”





Pernikahan