Berapa Banyak Serat yang Diperlukan Bayi Setiap Harinya? Baca di Sini!

Berapa Banyak Serat yang Diperlukan Bayi Setiap Harinya? Baca di Sini!

Tak hanya orang dewasa, bayi juga membutuhkan asupan serat untuk kesehatan pencernaannya. Berikut adalah hal yang perlu diketahui tentang memberikan serat pada bayi.

Serat adalah kandungan makanan yang bisa didapatkan dari tumbuhan dan diperlukan oleh tubuh, khususnya pada sistem pencernaan. Tak hanya orang dewasa, serat juga diperlukan untuk bayi agar tetap sehat dan lancar buang air.

Melansir dari SehatQ, serat adalah karbohidrat kompleks yang tak dapat dicerna dan tak dapat dipecahkan oleh organ tubuh. Melalui organ pencernaan setelah dikonsumsi dan dikeluarkan lagi melalui feses.

Berapa Banyak Serat yang Diperlukan Bayi Setiap Harinya? Baca di Sini!

Ada dua jenis serat, yaitu:

  • Serat yang larut dalam air

    Serat jenis ini akan menciptakan gel yang dapat melancarkan sistem pencernaan dan dapat membantu menyerap kelebihan cairan di dalam usus. Mengonsumsi serat larut dapat membuat feses lebih padat dan berbentuk. Oleh karena itu, serat larut sangat disarankan dikonsumsi untuk menurunkan berat badan, mengendalikan kadar gula darah, dan baik untuk penderita diare serta kolesterol tinggi.

  • Serat yang tidak larut dalam air

    Serat yang tidak larut ini akan dibiarkan utuh ketika makanan dicerna. Mengonsumsi serat tidak larut akan membuat feses lebih lembut dan buang air menjadi lebih lancar, sehingga cocok untuk penderita sembelit atau konstipasi.

Makanan yang kaya serat biasanya sudah mengandung kedua jenis serat tersebut. Oleh karena itu, mengonsumsi sayur dan buah sudah cukup menjadi sumber serat yang baik.

Serat untuk Bayi, Berapa Banyak yang Dibutuhkan Tubuh Kecilnya?

Berapa Banyak Serat yang Diperlukan Bayi Setiap Harinya? Baca di Sini!

Sama seperti orang dewasa, bayi pun membutuhkan serat untuk kebutuhan pencernaannya. Bayi bisa mendapatkan serat dari MPASI yang dikonsumsi sehari-hari. Serat penting untuk menjaga kesehatan bayi dan membuat bayi kenyang lebih lama.

Bayi tak membutuhkan suplemen serat tambahan. Sebaiknya, Parents membuat MPASI yang mengandung serat dengan menggunakan bahan alami, seperti sayur dan buah karena saluran pencernaan bayi masih berkembang. Serat tambahan bisa membuat perut bayi menjadi tidak nyaman.

Pada usia 6 bulan, bayi sudah biasa diperkenalkan pada berbagai jenis bubur buah dan sayur. Mulailah dengan jumlah sedikit seperti 1 sendok teh atau 5 gram per harinya, karena faktanya bayi tak terlalu membutuhkan banyak serat seperti orang dewasa.

Artikel Terkait: Agar Lancar BAB, Konsumsi 11 Makanan Lezat & Kaya Serat Ini Yuk!

Berapa Banyak Serat yang Diperlukan Bayi Setiap Harinya? Baca di Sini!

Parents bisa meningkatkan jumlah asupan serat harian secara perlahan hingga ia dapat mengonsumsi sekitar 1 atau 2 sendok makan bubur sereal atau buah per harinya.

Setelah berusia 9 bulan, gantilah bubur sereal dengan beberapa sendok nasi, atau oat. Dilansir dari Healthy Eating, bagilah makanan bayi menjadi 3 hingga 9 sendok sereal atau beras dan ¼ hingga ½ cangkir buah dan sayur yang dibagi antara 2 hingga 3 kali makan.

Pada usia 10 hingga 12 bulan, bayi sudah bisa diperkenalkan dengan buah dan sayuran yang direbus dengan tekstur lembut. Kulit buah atau sayur memang mengandung banyak serat, tapi sebaiknya tidak usah diberikan pada bayi karena dapat menimbulkan risiko tersedak dan sulit dikunyah.

Dari usia 1 hingga 3 tahun, bayi membutuhkan sekitar 19 gram serat per hari untuk kebutuhan tubuhnya.

Perkenalkanlah satu makanan baru pada satu waktu dan beri waktu sekitar 3 hingga 5 hari di antara setiap pemberian makanan baru. Amati juga jika anak menunjukkan reaksi alergi atau sensitivitas terhadap satu jenis makanan.

Artikel Terkait: Oat Untuk MPASI Bayi, Amankah Diberikan? Ini Penjelasan Lengkapnya!

Makanan yang Memiliki Kandungan Tinggi Serat untuk Dikonsumsi si Kecil

serat untuk bayi

Serat hanya bisa ditemukan pada tanaman atau produk nabati. Berikut adalah daftar makanan tinggi serat yang baik untuk dikonsumsi bayi. Olahlah buah dan sayuran menjadi puree, dikukus, atau disajikan langsung sesuai dengan tahapan usia si kecil.

  • Bayam
  • Brokoli
  • Polong-polongan
  • Ubi
  • Lobak
  • Wortel
  • Kacang merah
  • Apel
  • Pisang
  • Plum
  • Pir
  • Persik
  • Oatmeal
  • Beras merah

serat untuk bayi

Selain mengandung banyak serat, buah dan sayuran juga mengandung vitamin dan mineral yang baik untuk tumbuh kembang bayi.

Perlu diperhatikan dalam memberikan kacang-kacangan atau polong-polongan sebagai sumber serat untuk bayi, pastikan bayi tidak alergi pada kacang dan olah sedemikian rupa agar mudah untuk ditelan.

Itu dia manfaat serta pentingnya serat dan makanan kaya serat yang baik untuk dikonsumsi bayi. Semoga dapat membantu Parents dalam menyusun menu makan untuk si kecil, ya.

Baca Juga:

Ini aturan penting sebelum memberikan jus sebagai MPASI untuk bayi

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Semua opini & pendapat dalam artikel ini merupakan pandangan pribadi milik penulis, dan sama sekali tidak mewakilkan theAsianparent atau klien tertentu.
app info
get app banner