Apa itu senam kegel dan bagaimana cara melakukannya?

Apa itu senam kegel dan bagaimana cara melakukannya?

Selain mempermudah persalinan pada ibu hamil, senam kegel menambah kenikmatan hubungan suami istri. Bacalah selengkapnya di sini.

Senam kegel (kegel exercises) adalah senam yang di lakukan rutin akan membuat otot panggul bagian bawah Anda kencang. Yang termasuk dalam otot panggul bagian bawah adalah otot-otot di bawah rahim, kantong kemih, dan usus besar.

Lalu, bagaimana cara melakukannya dan apa manfaatnya ya Bunda? Berikut penjelasannya untuk Bunda!

Manfaat senam kegel

Senam kegel

Baik perempuan maupun laki-laki bisa mendapatkan manfaat dari latihan kegel.

Banyak faktor yang bisa melemahkan dasar panggul perempuan, seperti kehamilan, persalinan, penuaan, dan kenaikan berat badan. Sementara otot-otot dasar panggul menopang rahim, kandung kemih, dan usus.

Jika otot-otot lemah, organ-organ panggul ini dapat turun ke vagina, menyebabkan rasa tidak nyaman, dan juga dapat menyebabkan inkontinensia urin (kesulitan menahan pipis).

Nah, berikut manfaat senam kegel yang perlu Bunda ketahui:

  • Manfat senam keget saat hamil

Senam ini penting di lakukan oleh para wanita terutama terutama saat hamil dan setelah melahirkan. Jika di lakukan saat hamil, senam kegel dapat membantu memperlancar proses persalinan. Otot panggul yang kuat dan elastis bermanfaat membuka jalan lahir dan mencegah episiotomi.

  • Manfat senam setelah melahirkan

Senam kegel akan membuat otot-otot di sekitar panggul lebih mudah menjalankan fungsinya kembali saat melahirkan lewat persalinan normal.

Kebayang kan Bunda, saat melahirkan jalan lahir  melebar sebesar kepala bayi? Nah untuk mengencangkannya kembali, Bunda bisa melakukan kegel.

  • Manfaat senam kegel secara umum

Selain manfaat di atas, senam Kegel juga bermanfaat untuk  untuk menjaga keharmonisan Bunda dan suami lho.  Senam ini juga mampu mencegah Anda mengompol saat tertawa, bersin dan batuk yang disebabkan melemahnya otot karena usia.

Bagaimana cara melakukan senam kegel?

senam ibu hamil - kegel

Senam kegel tidak membutuhkan alat, pakaian dan ruang khusus. Bisa di lakukan dalam berbagai posisi sambil melakukan aktivitas lain. Tetapi, sebagai permulaan ikuti langkah berikut sambil berbaring.

  • Pertama ketahui bagian yang disebut otot panggul bawah. Caranya dengan mencoba menahan keluarnya urine seperti saat buang air kecil. Otot yang menahan air seni itulah yang disebut otot panggul bawah Anda.
  • Kosongkan kantung kemih. Ambil posisi berbaring. Berikutnya, kencangkan otot panggul bawah Anda, tahan hingga 5 detik, kemudian lepaskan. Ulangi 4-5 kali. Kemudian tingkatkan durasi dari 5 ke 10 detik.
  • Saat mengencangkan otot panggul bawah ini, hindari mengencangkan otot perut, paha, dan bokong, serta tetaplah bernapas bebas.
  • Ulangi gerakan ini tiga kali sehari dengan pengulangan setidaknya sebanyak 3×10 kali. Namun hindari melakukan gerakan ini untuk menahan kencing karena justru dapat melemahkan otot panggul serta  berisiko terjadinya infeksi saluran kencing.

Artikel terkait: Senam kegel untuk pria ternyata bisa meningkatkan gairah bercinta, lho!

Kapan waktu terbaik melakukan kegel?

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, gerakan tubuh ini sebaiknya dilakukan tiap hari. Anda dapat melakukannya ketika sedang duduk mengetik, dalam perjalanan, atau saat nonton TV.

Setidaknya lakukan 3 set latihan setiap hari dengan pengulangan hingga 10 kali pada setiap set. Setelah otot panggul Anda makin kencang, cobalah untuk melakukan senam kegel sambil berdiri atau berjalan.

Perhatian yang perlu Bunda cermati

Apa itu senam kegel dan bagaimana cara melakukannya?

Jangan berkecil hati jika Bunda tidak segera melihat hasil yang diinginkan setelah rutin melakukan kegel. Menurut Mayo Clinic, mungkin perlu waktu selama beberapa bulan untuk melihat efek senam kegel dalam mengatasi inkontinensia urin.

Tingkat efektivitasnya juga berbeda untuk setiap orang. Beberapa orang merasakan hasil dari kegel dalam beberapa minggu saja, namun yang lain mungkin memerlukan waktu beberapa bulan. Namun setidaknya, latihan ini dapat  mencegah kondisi memburuk.

Selain itu, jika Bunda merasakan sakit di perut atau punggung setelah sesi latihan kegel, itu adalah pertanda bahwa Anda tidak melakukannya dengan benar.

Selalu ingat bahwa saat Anda mengencangkan otot-otot dasar panggul Anda, otot-otot di perut, punggung, bokong, dan sisi tubuh Anda harus tetap kendur atau rileks. Jika tidak, maka Anda bisa sakit di perut atau punggung setelah sesi latihan.

Yang paling penting, Bunda juga tidak dianjurkan untuk olahraga secara berlebihan. Jika Anda melatih otot terlalu keras, mereka akan menjadi lelah dan tidak mampu melakukan fungsinya.

Bunda, semoga informasi di atas bermanfaat.

Referensi: Webmd

Baca juga: 

5 Gerakan senam ibu hamil untuk memudahkan persalinan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner