Hari Anak Nasional Jadi Google Doodle, Apa Makna dan Sejarahnya?

Hari Anak Nasional Jadi Google Doodle, Apa Makna dan Sejarahnya?

Memperingati Hari Anak Nasional pada tanggal 23 Juli 2020, Google membuat Doodle bertema anak-anak. Bagaimana sejarah Hari Anak Nasional di Indonesia?

Selamat Hari Anak Nasional! Parents tentu ingat bukan kalau setiap tanggal 23 Juli kita memiliki hari khusus yang ditujukan untuk anak-anak? Namun, bagimana dengan bagaimana sejarah tercetusnya?

Jika membuka browser Google di komputer maupun ponsel pada hari ini (23/7/2020), Anda tentu akan akan menemukan doodle (gambar sederhana yang dapat memiliki makna representasi konkret) bertema hari anak nasional. Mengingakan  kalau di Indonesia memiliki Hari Anak Nasional. 

Google Doodle Bertema Hari Anak Nasional

Sejarah hari anak nasional

Ikut menyambut Hari Anak Nasional, Google menampilkan gambar anak-anak yang ceria dengan kostum atau piyama hewan. Anak-anak itu sedang bermain aneka permainan tradisional, seperti layang-layang serta sejumlah kreasi dari kertas lipat menyerupai pesawat terbang dan kapal.

Saat kita mengklik doodle tersebut, kita akan diarahkan ke laman pencarian tentang Hari Anak Nasional. Dalam laman pencarian itu, Google juga menyajikan daftar pertanyaan yang sering diajukan untuk mengetahui lebih dalam tentang Hari Anak Nasional, di antaranya “Apa makna Hari Anak Nasional?” dan “Kapan Hari Anak Sedunia diperingati?”

Jawaban dari daftar pertanyaan tersebut bisa langsung didapatkan dalam kolom box dengan mengklik panah yang mengarah ke bawah.

Artikel terkait: Akibat Pandemi, Hari Anak Nasional 23 Juli 2020 Diperingati secara Daring

Perayaan Hari Anak Dirayakan pada tanggal berbeda di Seluruh Dunia

Hari Anak Nasional Jadi Google Doodle, Apa Makna dan Sejarahnya?

Sebagai informasi tambahan, Hari Anak memang diperingati pada tanggal berbeda di tiap negara. Misalnya di Meksiko dirayakan setiap tanggal 30 April sementara di Jepang dan Korea, Hari Anak diperingati setiap tanggal 5 Mei.

Sementara Hari Anak Internasional diperingati setiap tanggal 1 Juni dan Hari Anak Universal diperingati setiap tanggal 20 November.

Khusus Indonesia, Hari Anak Nasional bermula dari gagasan untuk mewujudkan kesejahteraan anak bangsa. Perayaan ini diperingati setiap 23 Juli sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 1984 pada 19 Juli 1984.

Sejarah Ditetapkannya Hari Anak Nasional di Indonesia

Sejarah hari anak nasional

Mengutip Okezone, sejarah Hari Anak Nasional berawal dari gagasan mantan Presiden Soeharto yang melihat anak-anak sebagai aset kemajuan bangsa. Sehingga sejak tahun 1984 berdasarkan Keppres RI Nomor 44 Tahun 1984, ditetapkan setiap tanggal 23 Juli sebagai Hari Anak Nasional.

Pemerintah juga membentuk Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) sebagai institusi independen guna melakukan pengawasan dan pelaksanaan upaya perlindungan anak.

KPAI dapat melakukan investigasi terhadap pelanggaran hak anak yang dilakukan negara, hingga memberikan saran dan masukkan secara langsung ke Presiden tentang berbagai upaya yang perlu dilakukan yang berkaitan dengan perlindungan anak.

Artikel terkait: 4 Kegiatan seru ini bisa Parents tiru untuk habiskan waktu bersama si kecil di Hari Anak Nasional

Sejatinya perjuangan penetapan Hari Anak Nasional sudah berlangsung saat Kongres Wanita Indonesia (Kowani) di era Presiden Sukarno. Kowani merupakan federasi dari organisasi-organisasi perempuan.

Sejak 1951, Kowani melalui salah satu sidangnya sudah menyepakati untuk menyelenggarakan peringatan Hari Anak Nasional yang kala itu disebut sebagai Hari Kanak-Kanak Indonesia.

Saat itu, peringatan Hari Kanak-Kanak Indonesia digelar meriah dengan pertunjukan pawai yang dilakukan anak-anak yang disambut Presiden Soekarno di Istana Merdeka.

Sidang Kowani di Bandung tahun 1953 menyepakati penyelenggaraan Pekan Kanak-kanak Indonesia digelar setiap Minggu kedua Bulan Juli, lantaran merupakan waktu luang menjelang kenaikan kelas anak-anak sekolah. Keputusan Kowani juga disetujui Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (saat ini Kemendikbud).

Pernah diperingati pada tanggal 6 Juni

anak usia 6 tahun 5 bulan bermain

Hari Anak Nasional pernah diperingati pada 6 Juni sesuai tanggal kelahiran Bung Karno dalam Kongres ke-13 Kowani. Namun, saat rezim Orde Berkuasa peringatan Hari Anak Nasional yang kerap berlangsung pada 1-6 Juni itu pun dihapuskan.

Rezim Orde Baru menetapkan Hari Anak Nasional pada 23 Juli setelah UU Nomor 4 Tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak disahkan pada 23 Juli 1979.

Pada saat itu, Hari Kanak-Kanak Indonesia yang telah berganti nama menjadi Hari Kanak-Kanak Nasional turut diganti oleh rezim Orde Baru sebagai Hari Anak Nasional. Pada 1984, Presiden Soeharto menerbitkan Keppres Nomor 44 Tahun 1984 yang menetapkan 23 Juli sebagai Hari Anak-anak Nasional.

Tujuan Peringatan Hari Anak Nasional

ini Mengajarkan si Kecil Menyanyi dan Menari Lagu Anak Indonesia Terbaik untuk si Kecil

Peringatan Hari Anak Nasional bertujuan melibatkan seluruh komponen bangsa Indonesia, untuk bersama-sama mewujudkan kesejahteraan anak.

Juga menghormati hak-hak mereka dan memberikan jaminan terhadap pemenuHari Anak Nasionalnya tanpa perlakuan diskriminatif.

Diharapkan dengan diperingatinya Hari Anak Nasional ini bisa memberikan pengertian terhadap semua pihak, hak anak bisa dipenuhi dan dijauhkan dari hal negatif untuk kemajuan bangsa dan negara di masa depan. 

Tahun 2020 ini pun, tema Hari Anak Nasional yang dipilih adalah ‘Anak Terlindungi, Indonesia Maju’, alasannya tidak terlepas dari kondisi pandemi COVID-19 yang masih dirasakan di hampir semua negara, termasuk Indonesia.  Indonesia sendiri saat ini memiliki data ada 79 juta anak Indonesia membutuhkan perlindungan.

Itulah sejarah Hari Anak Nasional yang kini diperingati setiap tahun. Selamat Hari Anak Nasional 2020!

Baca juga:

Memasak bersama anak, kegiatan Ussy Sulistiawaty selama WFH

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner