Video banjir ini tunjukkan buruknya kondisi sampah di Indonesia!

lead image

Tidak terbayang jika nanti hujan turun semakin sering.

Bun, sampah di Indonesia ini memang sudah menjadi permasalahan yang tak kunjung selesai. Pemerintah telah melakukan segala cara untuk mengatasinya namun tetap saja kesadaran masyarakat akan sampah masih kurang tinggi.

Belum lama ini, beredar kembali video sampah di Indonesia yang menjadi sorotan dunia internasional setelah di-posting oleh Facebook Page bernama Make a Change World. Setelahnya, beberapa akun di jagat media sosial juga men-share video tersebut.

Sampah di Indonesia memburuk, video sampah membanjiri sungai beredar viral!

 

Apa yang terlintas di pikiran Bunda sekalian jika melihat video sampah membanjiri sungai seperti itu? Rasa jijik tentu menjadi hal pertama yang terlintas ya?

Apalagi setelah menjadi sorotan dunia internasional, hal ini tentu membuat Indonesia memiliki citra yang buruk di mata internasional. Apapun yang dilakukan pemerintah untuk setidaknya mengurangi sampah, tidak akan menghasilkan apa-apa jika kita sebagai masyarakat tidak membantu untuk menjaga lingkungan kita sendiri.

Seberapa sering sih, Bun, di jalanan melihat orang membuang puntung rokok sembarangan? Jangankan puntung rokok, minuman plastik kemasan juga berserakan di mana-mana. Lalu ketika musim hujan datang dan banjir melanda, apa kita masih mau menyalahkan pemerintah karena tak dapat menanggulangi bencananya?

Tahu nggak sih, Bun, kalau Indonesia ini merupakan peringkat kedua dengan konsumsi sampah plastik terbesar di dunia? Rasanya hal itu bukanlah prestasi yang membanggakan ya. Tapi kami akan share nih, bagaimana caranya mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari. Tentunya dibarengi dengan tidak membuang sampah sembarangan ya.

Sayangi dan lindungi lingkungan Anda dari sampah dengan 7 cara ini!

#1 Tidak membuang sampah sembarangan

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/11/GettyImages 624701456 e1542809478483.jpg Video banjir ini tunjukkan buruknya kondisi sampah di Indonesia!

Kebiasaan ini harus diajarkan sejak dini kepada anak-anak kita juga, Bun. Sehingga bukan kita saja yang menjaga lingkungan, namun generasi penerus di masa mendatang juga bisa menyayangi lingkungannya dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Jika tidak menemukan tempat sampah di jalanan, ada baiknya simpan dahulu sampah tersebut sampai Anda menemukan tempat sampah terdekat.

#2 Membawa tas belanja sendiri

Jangan lupa untuk selalu membawa tas belanjaan sendiri, tentu yang dapat dipakai berulang kali jangan pakai tas plastik, ya Bun!

Ketika berbelanja di supermarket, minimarket bahkan pasar tradisional selalu tegas untuk menolak kasir ataupun penjual ketike mereka menawarkan bungkusan plastik untuk membungkus belanjaan Anda.

#3 Membawa botol minum sendiri kemanapun Anda pergi

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/11/mengatasi sampah di indonesia bawa botol minum sendiri e1542809525580.jpg Video banjir ini tunjukkan buruknya kondisi sampah di Indonesia!

Selain untuk membiasakan diri untuk perbanyak minum air putih, membawa botol minum sendiri dapat membantu mengurangi konsumsi plastik dari minuman kemasan plastik dan tentunya bisa lebih hemat dong, Bun!

#4 Membawa kotak bekal untuk membungkus makanan

Beli makan siang di manapun, serahkan saja kotak bekalmu yang kosong agar tak diberikan pembungkus nasi atau plastik oleh penjualnya.

#5 Stop penggunaan sedotan dan sendok/garpu plastik

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/11/4f5ec0af6e5065f0558c5d33ed16c8cc e1542809633291.jpg Video banjir ini tunjukkan buruknya kondisi sampah di Indonesia!

Duh, yang satu ini harus beneran stop deh, Bun. Kalau Bunda sayang sama generasi penerus, stop yuk penggunaan sedotan dan sendok maupun garpu plastik untuk mengurangi sampah plastik kita.

#6 Pilih botol kaca untuk container produk

Apakah Bunda masih menggunakan toples plastik di dapur untuk menaruh bumbu-bumbu? Atau menggunakan toples plastik untuk menyimpan makanan atau produk lainnya? Ganti ke toples kaca aja yuk Bun. Walau harganya sedikit lebih mahal, tapi Bunda bisa berkontribusi untuk menyelamatkan lingkungan!

#7 Investasi tempat sampah di dalam dan luar rumah

Untuk mengajarkan si kecil ikut menjaga kebersihan lingkungan, mulai investasi tempat sampah yuk Bun di dalam dan luar rumah. Jadi, si kecil terbiasa untuk tidak membuang sampah sembarangan baik di dalam maupun luar rumah.

Selain ketujuh cara di atas, ada lagi nggak sih, Bun cara ampuh untuk mengurangi sampah dan penggunaan plastik? Share yuk di kolom komentar!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Adroid.