Rumput laut untuk ibu hamil? Cek dulu manfaat serta risiko sebelum mengonsumsinya

Rumput laut untuk ibu hamil? Cek dulu manfaat serta risiko sebelum mengonsumsinya

Eits, sebelum mengonsumsinya, ketahui dulu manfaat dan risiko rumput laut untuk ibu hamil!

Tahukah Bunda kalau rumput laut untuk ibu hamil punya manfaat yang luar biasa?

Tak mengherankan jika akhirnya rumput laut termasuk makanan superfood karena manfaat kesehatannya yang menakjubkan. Tumbuhan laut ini juga bisa dimanfaatkan untuk beragam olahan masakan Asia, baik dalam bentuk segar ataupun kering. Contoh olahan rumput laut yang sering ditemui salah satunya pada sushi, makanan khas Jepang.

rumput laut untuk ibu hamil

Selain kaya akan kandungan vitamin, mineral, protein, dan serat, berikut ini kandungan lain yang terdapat dalam rumput laut.

  • Karbohidrat: 0,9 gram
  • Protein: 0,3 gram
  • Vitamin: A 35.0 IU
  • Vitamin: C 0,3 mg
  • Kalsium: 14,0 mg
  • Magnesium: 10,5 mg
  • Potasium: 4,9 mg
  • Fosfor: 8,1 mg
  • Sodium: 85,3 mg

Mengingat beragam kandungan nutrisi, tak mengerankan jika rumput laut memiliki manfaat bagi ibu hamil, baik untuk mendukung kesehatan ibu maupun perkembangan janin di dalam kandungan.

Artikel terkait: Makan tape saat hamil bahayakah untuk janin? Ini penjelasannya!

Manfaat rumput laut untuk ibu hamil

rumput laut untuk ibu hamil

Dr. Putri Claudya dari Alodokter menegaskan kalau rumput laut memang boleh dikonsumsi ibu hamil karena memiliki nutrisi seperti omega 3, omega 6, serat, dan yodium untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan bayi, juga untuk kesehatan bumil.

“Namun pastikan bahwa rumput laut yang dikonsumsi sudah dicuci bersih dan dimasak dengan matang untuk mengindari kuman dan parasit,” tulis dr. Putri.

Artikel terkait: 5 manfaat ubi untuk ibu hamil, jangan lupa konsumsi ya, bumil!

Berikut ini beberapa manfaat rumput laut untuk ibu hamil:

  • Telah ditemukan bahwa rumput laut juga merupakan sumber antioksidan yang kaya, yang dapat melindungi tubuh dari beragam penyakit, terutama radang sendi, penyakit seliaka, obesitas, asma, dan bahkan depresi.
  • Beberapa penelitian juga menemukan bahwa rumput laut berpotensi membantu perkembangan normal organ seksual, sehingga mengurangi risiko kanker payudara.
  • Rumput laut juga dikatakan efektif dalam mengurangi gejala PMS, dan dianggap meningkatkan kesuburan wanita juga.
  • Zat besi juga sangat banyak dalam rumput laut karena kandungan vitamin C nya. Vitamin C membantu menyerap dan menggunakan lebih banyak zat besi dalam tubuh.
  • Rumput laut juga merupakan sumber asam lemak omega-3 yang baik yang membantu perkembangan otak janin.
  • Kandungan serat yang tinggi membantu mengobati sembelit dan juga meningkatkan kemampuan pencernaan.
  • Rumput laut mengandung sejumlah yodium yang dapat membantu memelihara fungsi tiroid pada ibu hamil, mengendalikan energi untuk beraktivitas, fungsi metabolisme dan produksi hormon untuk perkembangan serta pertumbuhan janin.

Risiko makan rumput laut terlalu banyak

rumput laut untuk ibu hamil

Di balik ragam manfaat yang bisa didapatkan, mengonsumsi rumput laut tentu saja tidak boleh berlebih. Food Standards Australia New Zealand menyatakan kalau ibu hamil harus membatasi konsumsi rumput laut setidaknya tidak lebih dari satu porsi per minggu. Hal ini dikarenakan rumput laut cenderung mengandung yodium dalam jumlah tinggi sehingga berpotensi berbahaya jika dikonsumsi secara berlebihan selama kehamilan.

Medline Plus juga menyatakan bahwa hal serupa.  Karena konsentrasi yodiumnya rumput laut yang tinggi tentu saja bisa berisiko jika ibu hamil tidak membatasinya. Mengapa?

Bila kadar yodium tinggi, nyatanya bisa mempengaruhi kelenjar tiroid ibu dan bayi. bahkan mungkin menyebabkan hipotiroidisme pada bayi baru lahir. Sebuah penelitian juga menunjukkan hubungan yang kuat antara konsumsi rumput laut yang berlebihan bisa berisiko sebabkan kanker tiroid pada wanita.

Oleh karena itu, meskipun manfaat rumput laut untuk ibu hamil sangat banyak, pastikan makan dalam jumlah yang cukup, ya. WHO sendiri telah menetapakan kalau kebutuhan yodium atau iodium per hari untuk ibu hamil dan menyusui adalah 200 mikrogram. Jumlah ini lebih banyak dibanding orang dewasa yang tidak hamil, yaitu 150 mikrogram per hari.

Semoga bermanfaat, ya.

 

Referensi: Parenting firstcry, Alodokter, Momjunction

Baca juga: 

Ngidam makan durian saat hamil? Ketahui dulu manfaat dan risikonya di sini!

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner