Rambut rontok saat hamil? Ternyata ini penyebab dan cara mengatasinya!

lead image

Cari tahu di sini cara mengurangi kerontokan rambut saat hamil!

Salah satu kekhawatiran ibu hamil adalah saat melihat kondisi rambut rontok yang kian parah. Jangan panik, rambut rontok saat hamil sebenarnya wajar, kok!

Meskipun begitu, Bunda perlu tahu fakta di baliknya dan bagaimana cara mengatasinya.

Masa-masa saya hamil memang sudah lewat beberapa tahun yang lalu. Namun, karena momen ini sangat membahagiakan dan menjadi catatan sejarah buat saya pribadi, maka ada banyak hal yang sulit saya lupakan.

Hal ini tentu saja termasuk dengan rasa khawatir yang sering kali dirasakan calon ibu baru. Misalnya kondisi rambut rontok saat hamil.

Iya, dulu saya cukup kaget karena saat hamil rambut saya mengalami kerontokan yang cukup parah. Sampai-sampai saya pun membatin, “Kalau sampai botak gimana, sih? Apa jangan-jangan nutrisi yang saya asup itu kurang atau bahkan tidak baik?”

Tapi, setelah konsultasi dengan dokter kandungan, saya mendapatkan jawaban yang melegakan. Saya ingat. dr.Soemanadi SpOg, mengatakan bahwa rambut rontok saat hamil memang lumrah. Hal ini disebabkan terjadinya perubahan hormobal dalam tubuh ibu hamil.

Kalau hormon progesteronnya meningkat, bisa membuat rambut jadi kering sehingga berisiko membuat rambut gampang patah dan sangat rapuh.

Dalam artikel Detik Health, dokter spesialis kandungan dan kebidanan dr. Manny Alvarez juga menyebutkan bahwa kondisi rambut rontok pada ibu hamil sebenarnya hanya sementara. Rambut akan tumbuh kembali. Umumnya, rambut rontok setelah melahirkan ini akan mereda setelah 3-4 bulan seiring peremajaan folikel secara alami.

Tak hanya itu, dr. Manny mengingatkan bahwa setelah hamil, fungsi kelenjar tiroid akan berubah. Rendahnya kadar hormon tiroid juga bisa membuat rambut rontok.

Oleh karena itu, amat disarankan ibu mengecek kadar hormon tiroid pasca melahirkan karena kondisi ini pada dasarnya bisa diatasi dengan beberapa obat.

Fakta lain yang menyebabkan rambut rontok saat hamil juga bisa dikarenakan sebagai kurangnya mineral atau vitamin. Tak mengherankan jika dokter kandungan selalu mengingatkan bahwa penting bagi ibu hamil untuk memenuhi kebutuhan mineral dengan mengonsumsi air patuh yang cukup serta memenuhi kebutuhan vitamin.

Apa yang bisa dilakukan untuk mengurangi rambut rontok saat hamil?

rambut rontok Rambut rontok saat hamil? Ternyata ini penyebab dan cara mengatasinya!

Saat hamil dulu, untuk mencegah kerontokan kian parah, saya memang selalu berusaha memenuhi kebutuhan nutrisi. Toh, hal ini memang wajib dilakukan untuk perkembangan janin yang sehat.

Selain itu, seperti yang saya kutip dari laman Alodokter, sebenarnya ada beberapa cara yang bisa dilakukan ibu hamil untuk mengurangi kerontokan rambut.

  • Pilih sampo dan kondisioner dengan kandungan yang lembut dan tidak iritatif. Jika memungkinkan, pilih sampo dan kondisioner yang mengandung silika dan biotin.
  • Jangan menyisir rambut dalam keadaan basah, karena rambur basah sangat rapuh.
  • Pilih sisir bergigi lebar, jangan yang terlalu rapat. Jika perlu saat rambut basah, hanya sisir dengan jari tangan saja.
  • Saat rambut sering diikat ke belakang menjadi cepol atau ekor kuda sebenarnya berisiko menyebabkan rambut menjadi lebih mudah patah. Tak menghernkan jika banyak ibu hamil yang akhirnya memutuskan untuk memangkas rambutnya lebih pendek.
  • Hindari mengeringkan rambut dengan panas maksimal atau melakukan perawatan meluruskan rambut, ini hanya akan memperburuk rambut rontok saat hamil.
  • Perbanyak mengonsumsi sayur dan buah yang kaya antioksidan dan flavonoid. Sebuah penelitian menyebutkan langkah ini dipercaya dapat memperkuat pertumbuhan dan melindungi folikel rambut.
  • Jika kondisi rontok makin parah, tidak ada salahnya untuk segera konsultasikan pada dokter kandungan. 

 

Baca juga:

6 Cara Alami Mengatasi Rambut Rontok Sesudah Melahirkan