12 langkah pijatan perineum untuk hindari robekan vagina saat persalinan

lead image

Pijat perineum sangat bermanfaat bagi persalinan, yaitu mengurangi risiko robekan jalan lahir saat persalinan. Yuk, pelajari langkah-langkahnya!

Risiko robekan jalan lahir menjadi momok yang menakutkan bagi ibu yang baru pertama kali melahirkan. Melakukan pijat perineum sebelum persalinan adalah salah satu cara yang bisa membantu mengurangi risikonya.

Pijatan ini idealnya dilakukan ketika usia kehamilan memasuki usia 35 minggu agar perineum lebih elastis, sehingga risiko robekan jalan lahir pun berkurang dan persalinan lebih mudah.  

Hal yang harus diketahui sebelum melakukan pijatan perineum

Pijatan vagina atau perineum dilakukan pada daerah antara vagina dan anus. Jika terjadi robekan pada vagina, episotomi atau pemotongan vagina akan dilakukan untuk memudahkan bayi keluar dari jalan lahir.

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/08/perineum isi.jpg 12 langkah pijatan perineum untuk hindari robekan vagina saat persalinan

Sebelum memulai pijatan ini, pastikan kuku Bunda tetap pendek, sudah dicuci bersih, dan tidak tajam. Namun sebelum melakukannya, sangat disarankan untuk berkonsultasi pada dokter terlebih dahulu mengenai kondisi Anda dan janin di dalam rahim. Jika dokter memperbolehkan Bunda melakukan pijatan perineum, maka Anda bisa memulai pijatan selama 5-10 menit, setiap dua kali dalam sehari.

Artikel terkait: Cara Menghindari Episiotomi, Sayatan Antara Vagina dan Anus Saat Melahirkan

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/08/pijat perineum.jpg 12 langkah pijatan perineum untuk hindari robekan vagina saat persalinan

Untuk memudahkan pijatan, Bunda bisa menggunakan minyak zaitun, minyak kelapa murni, atau jenis minyak lainnya yang aman bagi ibu hamil dan tidak berwarna.

12 langkah pijat vagina (perineum)

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/08/perineum isi 2.jpg 12 langkah pijatan perineum untuk hindari robekan vagina saat persalinan

  1. Olesi jari Anda dengan minyak dan letakkan ibu jari Anda pada vagina.
  2. Letakkan empat jari Anda ke bagian belakang paha.
  3. Mulailah dengan lapisan pertama vagina.
  4. Bayangkan vagina seperti jam dan bagian perineum adalah arah jarum jam 6.
  5. Mulailah pijat bagian vagina tersebut dengan ibu jari perlahan dan lembut, dari arah jarum jam 3 ke arah jarum jam 9.
  6. Cobalah berhenti sejenak dan tahan di setiap titiknya.
  7. Mulai dengan tekanan pada arah jarum jam 3, 4, 5, dan seterusnya.
  8. Kemudian, lakukan sedikit peregangan dengan mendorongnya ke dalam jaringan dengan kuat.
  9. Setelah itu, coba lakukan lebih dalam. Anda akan mencapai bagian yang lebih dalam dari dasar panggul.
  10. Lakukan dengan hati-hati.
  11. Setelah menyelesaikan pijat vagina, lakukan latihan kegel. Caranya, seperti ingin menahan kencing atau buang angin dari luar. Tahan selama 10 detik dan lepaskan selama 10 detik. Ulangi sebanyak 10 kali.
  12. Pijat vagina ini bisa dilakukan setidaknya dua kali dalam sehari.

Dengan pijat vagina dan latihan kegel ini, risiko jahitan selama persalinan bisa berkurang karena daerah perineum telah dilatih elastisitasnya. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Bunda.

Dilansir dari artikel Nurul Halifah di theAsianparent Malaysia
Baca juga: 

9 Hal Menjijikkan yang Terjadi pada Vagina Setelah Melahirkan

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Adroid.